- HeadlineDi Acara HUT PPM ke 45 di TMPN Kalibata, Ketum PP PPM sampaikan pesan Persatuan dan Dukungan Penuh Kepada Pemerintah Presiden Prabowo Subianto
- daerahKomisi III DPRD Pessel Bahas Strategi PJU, Lalin, dan Tata Ruang 2026 Bersama OPD Terkait
- NasionalRegenerasi Kepemimpinan PPSI Mundu, Langkah Awal Menuju Kesuksesan Internasional
- daerahDPRD Pessel Apresiasi Langkah Strategis Pemkab Pessel Percepat BUMD dan Perjuangkan Hunian Layak
- NasionalPanglima TNI Resmikan Lapangan Serba Guna “Serka Dedi Unadi” di Kodam III/Siliwangi

Di Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, FSAB Mengajak Membulatkan Tekad Untuk Bangkit Bersama Pancasila
NasionalPos.com, Jakarta– Tanggal 30 September, 57 tahun silam, telah terjadi suatu peristiwa kelam dalam sejarah Bangsa Indonesia, yaitu gugurnya 6 Jenderal TNI Angkatan Darat dan satu Perwira TNI Angkatan Darat. Peristiwa tersebut merupakan ujian terhadap Pancasila yang menghadapi serangan ideologis sangat kuat, yang menimbulkan kekacuan sosial politik, dan hampir memecah belah Bangsa Indonesia. Namun karena “kesaktian Pancasila”, perpecahan dapat dicegah dan situasi sosial politik dapat dipulihkan. Pancasila berhasil menyingkirkan pihak-pihak yang berupaya menggantikan Pancasila dengan ideologi lain.
Untuk memperingati kesaktian Pancasila tersebut, maka tanggal 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila, melalui Keputusan Presiden Nomor 153 Tahun 1967, demikian disampaikan Suryo Susilo Ketua Forum Silahturahmi Anak Bangsa (FSAB), kepada wartawan, Sabtu, 1 Oktober 2022 di Jakarta.
“Kemudian setiap tanggal 1 Oktober dijadikan sebagai momentum peringatan kebulatan tekad untuk mempertahankan Pancasila sebagai Ideologi Bangsa Indonesia yang tidak boleh digantikan oleh ideologi manapun yang ada dan berkembang di dunia” ungkap Suryo Susilo.
Dalam konteks situasi kekinian, lanjut Suryo, peringatan Hari Kesaktian Pancasila sangat relevan, jika dikaitkan dengan kondisi Bangsa Indonesia yang sedang menghadapi problematika di berbagai bidang kehidupan, baik sosial, politik, ekonomi, budaya, pertahanan maupun keamanan, apalagi di saat pandemi covid-19, yang melumpuhkan sendi-sendi kehidupan, disinilah, kemudian muncul berbagai tawaran solusi yang tanpa disadari berbasis pada ideologi yang bertentangan dengan Pancasila, melalui beragam cara dan bentuknya, dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi, untuk merubah paradigma berpikir, pola hidup dan bahkan perilaku masyarakat, sehingga tanpa disadari menafikan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
Fenomena tersebut apabila dicermati dengan seksama dapat menjadi ancaman serius, tidak hanya bagi keberadaan Pancasila, melainkan juga pada keberlangsungan kehidupan bangsa Indonesia, karena menjadikan rapuhnya persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.
“Memang, dalam kurun waktu beberapa tahun belakangan ini, Indonesia mengalami keterpurukan, antara lain dengan terus maraknya korupsi, sulitnya lapangan pekerjaan, meningkatnya harga bahan pokok, kinerja aparat penegak hukum yang merosot akibat diterpa banyak kasus yang mengusik rasa keadilan, namun apakah karena keterpurukan itu, kita harus meninggalkan Pancasila lalu beralih ke ideologi lain ? Jawabannya tentu TIDAK. Dalam situasi apapun, Pancasila harus tetap menjadi ideologi bagi Negara Indonesia, pandangan hidup (way of life) Bangsa Indonesia, pedoman berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia, dan Pancasila juga merupakan karakter bangsa Indonesia” tukas Suryo Susilo.
Selain itu, Suryo juga mengungkapkan dirinya menyesalkan bahwa setiap akhir bulan September, selalu dibahas tragedi 30 September 1965 yang kemudian berkembang pro dan kontra, serta saling menyalahkan. Semestinya masing-masing pihak bisa introspeksi dan berupaya untuk berdamai dengan masa lalu, serta menjadikan konflik-konflik masa lalu sebagai pelajaran yang sangat mahal bagi Bangsa Indonesia, agar tidak terulang lagi di masa depan, karena terbukti bahwa pada akhirnya “yang menang jadi arang, yang kalah jadi abu”.
“Kesadaran itulah yang mendasari berdirinya FSAB, yang dibentuk oleh putra-putri yang dahulu orang tuanya terlibat konflik yang menimbulkan banyak korban, dan telah sepakat untuk “Berhenti mewariskan konflik, tidak membuat konflik baru”, tukas Suryo
Suryo juga mengingatkan bahwa sudah saatnya Bangsa Indonesia fokus pada upaya untuk memperkokoh persatuan dalam menghadapi pihak-pihak, baik dari dalam maupun luar negeri, yang tidak menghendaki Pancasila menjadi ideologi Bangsa Indonesia. Mereka melakukan serangan ideologis melalui berbagai cara, dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi, untuk mempengaruhi mindset masyarakat, terutama generasi milineal, agar persatuan Bangsa Indonesia yang heterogen menjadi rapuh, dan akhirnya terpecah belah.
Fenomena tersebut imbuh Suryo, sudah sepatutnya diwaspadai melalui upaya edukasi, komunikasi dan pemberian informasi tentang Pancasila secara komprehensif, historis, filosofis, serta memberikan keteladanan mengenai pola hidup, pola pikir, pola perilaku maupun pola kebijakan yang mendasarkan pada Pancasila, sehingga Pancasila dapat menjadi “cahaya dalam kegelapan”, dan juga sebagai api yang mengobarkan semangat untuk bangkit dari keterpurukan. Oleh karena itu sangat tepat sekali jika peringatan Hari Kesaktian Pancasila dapat dijadikan momentum untuk kebangkitan bersama Pancasila, karena tanpa Pancasila, Bangsa Indonesia tidak memiliki landasan, arah dan tujuan; tanpa Pancasila, Bangsa Indonesia akan mudah dipecah-belah.
“Mari di Hari Peringatan Kesaktian Pancasila ini, kita bulatkan tekad dan satukan kehendak untuk Bangkit Bersama Pancasila, guna mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur, sejahtera lahir dan batin, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.” pungkas Suryo Susilo. (*dit)
dito
13 Jan 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Sejumlah tokoh yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa menyampaikan pesan kebangsaan pada awal tahun 2026 dalam sebuah pertemuan yang digelar di Grha Pemuda, Komplek Katedral, Jakarta, Selasa (13/1/2026). Dalam pesan kebangsaannya, Gerakan Nurani Bangsa menegaskan pentingnya menjaga demokrasi sebagai manifestasi kedaulatan rakyat. Mereka menilai pelaksanaan demokrasi harus terus diperkuat melalui pemerintahan yang berlandaskan …
Primadoni,SH
11 Jan 2026
Padang, Nasionalpos .com — H. Amran Sidi lahir pada 20 September 1929 di Padang Panjang, Kota Padang Panjang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) sebuah kota kecil yang kelak menjadi saksi awal perjalanan hidupnya. Ia tumbuh dalam kesederhanaan, menjalani masa muda dengan tekad kuat untuk bekerja keras dan bertanggung jawab atas hidup serta keluarganya. Pada tahun 1952, …
dito
09 Jan 2026
Nasional pos.com, Jakarta- Peristiwa geopolitik yang mengguncang Venezuela menjadi alarm keras bagi negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Kasus penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh Amerika Serikat, yang diikuti dengan cepatnya pengambilalihan kekuasaan oleh Wakil Presiden Delcy Rodríguez, memunculkan satu isu sensitif namun krusial: pengkhianatan elite dari dalam kekuasaan itu sendiri. Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah …
dito
08 Jan 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Terkait pemberitaan di beberapa media on-line tentang kisruhnya sengketa Yayasan Trisakti dengan pembentukan “Yayasan Trisakti” versi Menteri Pendidikan terdahulu (Nadiem Makarim), hal ini cukup mempengaruhi animo siswa yang ingin melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi di lingkungan Trisakti, juga menimbulkan keresahan bagi Dosen dan Karyawan yang ada. Menanggapi pemberitaan tersebut, kepada wartawan yang menghubunginya, …
dito
07 Jan 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Berdasarkan surat edaran yang dikirimkan oleh kuasa hukum Ketua Pembina Yayasan Trisakti dimana disampaikan sudah adanya ketetapan hukum yang tetap akan kejelasan Badan Penyelenggara yang sah dari Universitas Trisakti kembali kepada Akta No.22/2005 dengan Putusan Kasasi Mahkamah Agung No: 292/K/TUN/2024, demikian di sampaikan Giri Putra Pamungkas Koordinator Persatuan Alumni Satuan Pendidikan Trisakti (PASTRI) …
dito
31 Des 2025
Disampaikan oleh: A. Darwin R Rangreng SH MH Praktisi hukum. Ini menjadi babak baru dalam penyelesaian reformasi korupsi Permasalahan korupsi seringkali melibatkan pertanyaan: apakah pelaku bisa bernegosiasi dengan Jaksa Agung agar tidak terjerat sangsi hukuman, terutama jika uang atau aset hasil korupsi dikembalikan? Nah saat ini, masih menjadi perdebatan karena ada ketidaksesuaian antara pandangan …
21 Nov 2024 1.262 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.188 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.117 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
23 Jul 2025 1.059 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
28 Jul 2025 1.031 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
31 Okt 2024 999 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …
09 Jul 2025 985 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …



Comments are not available at the moment.