Home » Headline » Membaca Motif Politik di Balik Satgas Dasco

Membaca Motif Politik di Balik Satgas Dasco

Dhio Justice Law 30 Mei 2026 93

Oleh: Ridwan Umar

(Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) 

NasionalPos.com, Jakarta – Posisi Sufmi Dasco Ahmad sebagai Ketua Satgas Pemulihan Pasca Bencana DPR RI sulit dibaca semata sebagai langkah teknokratis. Dalam politik, terutama pada lingkar kekuasaan inti, hampir tidak ada penempatan strategis yang benar-benar netral dari kepentingan politik.

Apalagi Dasco bukan hanya pimpinan DPR. Ia juga merupakan elite penting Prabowo Subianto tokoh sentral Partai Gerindra. Posisi ini membuat perannya tidak hanya administratif, tetapi juga politis dan simbolik.

Setidaknya ada beberapa kemungkinan motivasi politik yang dapat dibaca.

Pertama, konsolidasi pengaruh kekuasaan.
Dalam pemerintahan yang bertumpu pada koalisi besar, tokoh yang mampu menjembatani parlemen dan pemerintah memiliki nilai strategis tinggi. Memimpin satgas memberi ruang bagi Dasco untuk memperluas pengaruh lintas institusi: legislatif, birokrasi, pemerintah daerah, hingga distribusi sumber daya negara.

Dalam politik Indonesia, penguasaan jalur koordinasi sering kali sama pentingnya dengan jabatan formal.

Baca Juga :  Kejagung Periksa Kepala BPJT Terkait Kasus Korupsi Tol MBZ

Kedua, pembangunan citra kepemimpinan nasional.
Bencana selalu menjadi panggung politik yang sensitif sekaligus efektif. Figur yang tampil di tengah krisis sering memperoleh legitimasi publik lebih besar dibanding mereka yang hanya bekerja di ruang parlemen.

Di sini, satgas bukan hanya instrumen kebijakan, tetapi juga instrumen visibilitas politik.

Ketiga, penguatan posisi internal partai dan lingkar kekuasaan.
Sebagai elite inti Gerindra, keterlibatan Dasco dalam agenda strategis negara mempertegas posisinya sebagai salah satu figur paling dipercaya dalam orbit kekuasaan Prabowo. Dalam politik, kedekatan terhadap agenda-agenda penting negara sering kali menjadi ukuran pengaruh riil, bukan sekadar jabatan struktural.

Keempat, kontrol politik terhadap isu bencana dan distribusi kebijakan.
Pemulihan pasca bencana bukan hanya urusan kemanusiaan. Di dalamnya ada anggaran besar, proyek rehabilitasi, relasi dengan pemerintah daerah, hingga pengaruh sosial-politik di wilayah terdampak. Karena itu, mengendalikan satgas berarti juga mengendalikan narasi, koordinasi, dan arah distribusi sumber daya politik.

Baca Juga :  Menteri yang Terlibat Pemenangan Capres Didesak Mundur

Namun di balik semua itu, ada konsekuensi yang lebih besar.

Semakin dalam elite legislatif masuk ke wilayah operasional pemerintah, semakin kabur batas antara pengawas dan pelaksana. Dan ketika elite partai penguasa mulai aktif mengelola langsung agenda-agenda eksekutif, publik akan melihat DPR bukan lagi sebagai institusi kontrol, tetapi sebagai bagian dari pusat konsolidasi kekuasaan.

Di titik itulah pertanyaannya menjadi lebih serius:
apakah satgas ini benar-benar lahir untuk memperkuat tata kelola bencana, atau justru memperkuat tata kelola pengaruh politik?

Karena dalam politik modern, kekuasaan tidak selalu bekerja melalui keputusan besar. Kadang ia bekerja lewat sesuatu yang tampak administratif—tetapi perlahan mengubah keseimbangan antar lembaga negara. Perubahan itu bisa jadi sinyal kuat menuju runtuhnya rezim berkuasa. (X)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Warga Desak APH & Satpol PP Banyuwangi “JANGAN TUTUP MATA!!! Aduan Masyarakat Jangan Diabaikan

- Banyuwangi

10 Jul 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Dugaan masih beroperasinya aktivitas Prostitusi Terselubung di kawasan PAKEM, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi, kembali menuai sorotan masyarakat. Warga mendesak Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, khususnya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan aparat penegak hukum (APH), agar segera turun ke lapangan untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar sekaligus mengambil langkah tegas apabila ditemukan adanya …

Saling Tuding dan Saling Lapor, Konflik Perawat dan Security di Puskesmas Krui Masuk Ranah Hukum

- Banyuwangi

10 Jul 2026

Pesisir Barat, Nasinalpos.com – Sebuah Peristiwa memalukan yang mencoreng nama baik Dunia Medis di kabupaten Pesisir Barat Lampung kini menjadi sorotan masyarakat, Salah Seorang tenaga pengamanan (Security) berinisial AD diduga terlibat perkelahian dengan seorang tenaga kesehatan (perawat) berinisial AH di UPTD Puskesmas Krui Kecamatan Pesisir Tengah Kabupaten Pesisir Barat saat ada seorang pasien membutuhkan rujukan …

HUT ke 58 ORARI Momentum Untuk mengembalikan ORARI sesuai dengan Marwahnya

dito

09 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pada Peringatan HUT ke 58 ORARI, saat yang tepat untuk melakukan refleksi oleh seluruh Komponen ORARI, baik pengurus maupun anggota, demikian di sampaikan oleh Ketua Umum ORARI Pusat hasil Munaslub ORARI 2022, Suryo Susilo YBØJTR kepada wartawan, Kamis, 9 Juli 2026 di Jakarta “Saat ini ORARI masih dalam kondisi yang memprihatinkan,” menurut Suryo. …

Akademisi: Implementasi Pasal 33 UUD 1945, Prabowo Sedang Diuji Melawan Oligarki dan Kapitalisme Global

Dhio Justice Law

09 Jul 2026

NasionalPos. com, Jakarta – Ekonom senior Fuad Bawazier menilai implementasi Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 hingga kini belum berjalan secara maksimal. Menurutnya, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sedang menghadapi ujian besar untuk membuktikan bahwa pembangunan ekonomi nasional benar-benar berpijak pada amanat konstitusi. Sebagai keynote speaker dalam Seminar “Konflik Geopolitik dan Ancaman Krisis …

Wawako Lubuk Linggau Pimpin Rakor Inventarisasi Kekayaan Intelektual Komunal

Admin Redaksi

08 Jul 2026

Nasionalpos.com/LUBUK LINGGAU – Wakil Wali Kota Lubuk Linggau, H Rustam Effendi, memimpin rapat koordinasi dan inventarisasi Objek Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) Kota Lubuk Linggau yang berlangsung di Op Room Lantai 3 Pemerintah Kota Lubuk Linggau, Rabu (8/7/2026). Rapat tersebut digelar sebagai upaya Pemerintah Kota Lubuk Linggau dalam mengidentifikasi, mendata, dan melindungi berbagai potensi kekayaan intelektual …

PTUN Padang Tolak Gugatan Sengketa Pilwana Kambang Utara

Primadoni,SH

08 Jul 2026

Pessel, Nasionalpos.com – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Padang menolak gugatan sengketa Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Kambang Utara, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Putusan itu diumumkan PTUN Padang dalam informasi putusan Nomor 7/G/2026/PTUN.PDG. pada Senin 6 Juli 2026. Dalam informasi putusan tersebut menyatakan eksepsi yang diajukan Tergugat I, Tergugat II, …

x
x