Home » Headline » Membaca Motif Politik di Balik Satgas Dasco

Membaca Motif Politik di Balik Satgas Dasco

Dhio Justice Law 30 Mei 2026 104

Oleh: Ridwan Umar

(Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) 

NasionalPos.com, Jakarta – Posisi Sufmi Dasco Ahmad sebagai Ketua Satgas Pemulihan Pasca Bencana DPR RI sulit dibaca semata sebagai langkah teknokratis. Dalam politik, terutama pada lingkar kekuasaan inti, hampir tidak ada penempatan strategis yang benar-benar netral dari kepentingan politik.

Apalagi Dasco bukan hanya pimpinan DPR. Ia juga merupakan elite penting Prabowo Subianto tokoh sentral Partai Gerindra. Posisi ini membuat perannya tidak hanya administratif, tetapi juga politis dan simbolik.

Setidaknya ada beberapa kemungkinan motivasi politik yang dapat dibaca.

Pertama, konsolidasi pengaruh kekuasaan.
Dalam pemerintahan yang bertumpu pada koalisi besar, tokoh yang mampu menjembatani parlemen dan pemerintah memiliki nilai strategis tinggi. Memimpin satgas memberi ruang bagi Dasco untuk memperluas pengaruh lintas institusi: legislatif, birokrasi, pemerintah daerah, hingga distribusi sumber daya negara.

Dalam politik Indonesia, penguasaan jalur koordinasi sering kali sama pentingnya dengan jabatan formal.

Baca Juga :  Kemenkopolhukam dan Mahkamah Konstitusi Lakukan Kesepakatan MOU

Kedua, pembangunan citra kepemimpinan nasional.
Bencana selalu menjadi panggung politik yang sensitif sekaligus efektif. Figur yang tampil di tengah krisis sering memperoleh legitimasi publik lebih besar dibanding mereka yang hanya bekerja di ruang parlemen.

Di sini, satgas bukan hanya instrumen kebijakan, tetapi juga instrumen visibilitas politik.

Ketiga, penguatan posisi internal partai dan lingkar kekuasaan.
Sebagai elite inti Gerindra, keterlibatan Dasco dalam agenda strategis negara mempertegas posisinya sebagai salah satu figur paling dipercaya dalam orbit kekuasaan Prabowo. Dalam politik, kedekatan terhadap agenda-agenda penting negara sering kali menjadi ukuran pengaruh riil, bukan sekadar jabatan struktural.

Keempat, kontrol politik terhadap isu bencana dan distribusi kebijakan.
Pemulihan pasca bencana bukan hanya urusan kemanusiaan. Di dalamnya ada anggaran besar, proyek rehabilitasi, relasi dengan pemerintah daerah, hingga pengaruh sosial-politik di wilayah terdampak. Karena itu, mengendalikan satgas berarti juga mengendalikan narasi, koordinasi, dan arah distribusi sumber daya politik.

Baca Juga :  Temuan Ombudsman soal Intimidasi di Kasus Rempang Dibantah Luhut

Namun di balik semua itu, ada konsekuensi yang lebih besar.

Semakin dalam elite legislatif masuk ke wilayah operasional pemerintah, semakin kabur batas antara pengawas dan pelaksana. Dan ketika elite partai penguasa mulai aktif mengelola langsung agenda-agenda eksekutif, publik akan melihat DPR bukan lagi sebagai institusi kontrol, tetapi sebagai bagian dari pusat konsolidasi kekuasaan.

Di titik itulah pertanyaannya menjadi lebih serius:
apakah satgas ini benar-benar lahir untuk memperkuat tata kelola bencana, atau justru memperkuat tata kelola pengaruh politik?

Karena dalam politik modern, kekuasaan tidak selalu bekerja melalui keputusan besar. Kadang ia bekerja lewat sesuatu yang tampak administratif—tetapi perlahan mengubah keseimbangan antar lembaga negara. Perubahan itu bisa jadi sinyal kuat menuju runtuhnya rezim berkuasa. (X)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dana CSR Diduga Mengalir Puluhan Juta Tiap Tahun, Jalan Plantaran Tetap Hancur; AWI Dpc Banyuwangi Soroti Transparansi Pengelolaan Dana

- Banyuwangi

16 Jul 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Kerusakan Jalan Plantaran, Dusun Plantaran, Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, kembali memicu sorotan tajam. Di tengah kondisi jalan yang bertahun-tahun dikeluhkan warga karena menghambat aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan, justru beredar dokumen yang menunjukkan adanya dana kontribusi atau Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang diperkirakan mencapai sekitar Rp40 juta setiap tahun. …

Didukung Berbagai Stakeholder, PMKRI Cabang Jakarta Pusat Optimistis Siap Menjadi Tuan Rumah Kongres XXXV dan MPA XXXIV Tahun 2028

dito

15 Jul 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Keseriusan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Jakarta Pusat Sanctus Robertus Bellarminus untuk menghadirkan Kongres PMKRI kembali di Jakarta semakin nyata.   Setelah membangun komunikasi dan menjalin audiensi dengan berbagai pemangku kepentingan di Jakarta, PMKRI Cabang Jakarta Pusat menyatakan optimisme dan kesiapannya apabila dipercaya oleh forum nasional PMKRI sebagai penyelenggara Kongres XXXV …

SLF dan Pansus Parkir DKI: Ujian Integritas Pemerintahan Pramono

Dhio Justice Law

15 Jul 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos,com, Jakarta – Pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta seharusnya menjadi momentum memperbaiki tata kelola kota secara menyeluruh, bukan sekadar mengejar peningkatan pendapatan parkir. Sebab, persoalan parkir tidak berdiri sendiri. Ia berkaitan erat dengan kepatuhan bangunan terhadap aturan, termasuk kepemilikan Sertifikat Laik …

Poros Rawamangun Desak PT Moya Indonesia Bertanggung jawab Atas Kecelakaan kerja Karyawannya, & Minta Said Iqbal Tidak Cari Panggung

dito

15 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Beberapa hari lalu terjadi kecelakaan kerja yang mengakibatkan tiga pekerja meninggal dunia. Ketiga korban merupakan pekerja subkontraktor PT Moya Indonesia yang sedang mengerjakan proyek pembangunan jaringan distribusi pipa air bersih di dalam gorong-gorong di kawasan Jalan Pintu III TMII, Cipayung, Jakarta Timur, pada Kamis 9 Juli 2026 pekan lalu. Insiden tersebut bermula ketika …

Wakil Wali Kota Terima Audiensi Pihak BPJS Ketenagakerjaan Kota Lubuk Linggau

Andi Ledi Lubuk Linggau

15 Jul 2026

Nasionalpos.com/LUBUK LINGGAU-Wakil Wali Kota Lubuk Linggau, H Rustam Effendi menerima audiensi sekaligus membahas rencana pembuatan video sosialisasi bersama BPJS Ketenagakerjaan di Ruang Kerja Wakil Wali Kota Lubuk Linggau, Rabu (15/7/2026). Pertemuan tersebut membahas upaya memperkuat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan guna mendukung peningkatan kesejahteraan para pekerja, khususnya di Kota Lubuk Linggau. Dalam diskusi, disepakati rencana pembuatan …

Ketua TP PKK Hadiri Kegiatan Pentas Seni Momentum Matamuda MAN 2 Lubuk Linggau

Andi Ledi Lubuk Linggau

15 Jul 2026

Nasionalpos.com/LUBUK LINGGAU-Ketua TP PKK Kota Lubuk Linggau, Hj Risca Priba Ayu mengunjungi kegiatan pentas seni, PKK Peduli dan Stop Bullying pada acara Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda) MAN 2, Rabu (15/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, Hj Risca Priba Ayu menyatakan apresiasinya terhadap MAN 2 Lubuk Linggau yang telah melaksanakan MPLS/Matamuda dengan penuh kreativitas dan kegiatan positif …

x
x