Home » Headline » Di Tengah Cuaca Ekstrem, Para Petembak Asia Tetap Semangat Bertanding

Di Tengah Cuaca Ekstrem, Para Petembak Asia Tetap Semangat Bertanding

dito 13 Jan 2024 195

NasionalPos.com, Jakarta- Para atlet menembak dari berbagai negara di Asia tetap semangat bertanding dalam Asian Rifle/Pistol Championship 2024, Sabtu, di tengah cuaca panas Jakarta.

Cuaca panas sangat terasa karena salah satu nomor pertandingan Asian Rifle/Pistol Championship 2024, yakni 50 meter (m) Rifle 3 Positions Women, digelar dengan konsep semi outdoor.

“Cuaca yang panas ini tidak mengganggu dan mempengaruhi performa saya. Saya tetap bersemangat,” kata atlet menembak dari Korea Selatan, Jehee Kim saat ditemui dalam perhelatan Asian Rifle/Pistol Championship 2024 di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, Sabtu, 13/1/2024

Kim mengaku telah mengetahui kondisi cuaca di Jakarta, sehingga dirinya telah beradaptasi dan bersiap. Dengan bekal kesiapan tersebut, Kim berhasil menduduki peringkat keenam dalam nomor pertandingan 50m Rifle 3 Positions Women dan mendapatkan satu tiket ke Olimpiade Paris 2024.

Baca Juga :  Legislator Desak Pemerintah Sediakan Vaksin Covid-19 Untuk Anak

Dalam kesempatan yang sama, atlet menembak dari India, Sift Kaur Samra sempat merasa kaget dengan cuaca di Indonesia lantaran cuaca di negara asalnya saat ini sedang berbanding terbalik, yakni sedang berada pada musim dingin.

“Di sini memang panas, tetapi kami harus menghadapinya. Saya sangat senang dengan hasil kali ini,” ucap Samra.

Adapun Samra berhasil menyelesaikan nomor pertandingan tersebut di peringkat kedua dengan skor 460,6, sehingga mendapatkan medali perak. Rekan senegaranya, Ashi Chouksey, pun berhasil menyusul Samra dengan skor 447 dan mendapatkan medali perunggu.

Baca Juga :  Amila Yaqin, Penyumbang Emas Pertama bagi Indonesia di SEA Games 2023

Keduanya berada di bawah Eunseo Lee dari Korea Selatan yang mendapatkan peringkat pertama dengan skor 462,5. Dengan demikian Lee mendapatkan medali emas dalam nomor pertandingan 50m Rifle 3 Positions Women.

Meski sempat merasa sulit menembak karena merasa kepanasan, Chouksey tetap merasa senang telah mendapatkan dua medali perunggu dalam perhelatan Asian Rifle/Pistol Championship 2024.

“Saya senang bisa mengatasi cuaca panas dan agak lembab di Jakarta serta mendapatkan medali,” tutur Chouksey.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Tragedi Little Aresha Yogyakarta, Catatan Penting Bagi Orang Tua, Masyarakat dan Pemerintah

dito

29 Apr 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

Negara di Era Perang Narasi: Negara Kalah karena Kehilangan Narasi (1)

Dhio Justice Law

26 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI)   NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …

Tantangan Menteri Pertahanan RI ditengah Isu Agama dan Konflik Papua

Dhio Justice Law

22 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera)   NasionalPos.com, Jakarta – Beberapa hari terakhir, negeri tercinta ini dihadapkan pada isu sensitif soal agama dan masalah konflik Papua . Jika pemerintah salah atau abai dalam menangani hal tersebut, maka kedaulatan NKRI taruhannya. Ironisnya, isu agama dan kondisi Papua mencuat di tengah konflik global akibat perang Iran Vs …

x
x