Home » Headline » Diduga Menista Agama Islam, Poros Rawamangun Desak Polri Tangkap Pdt Gilbert

Diduga Menista Agama Islam, Poros Rawamangun Desak Polri Tangkap Pdt Gilbert

dito 16 Apr 2024 98

NasionalPos.com, Jakarta-  Terkait dengan beredarnya video khotbah Pendeta Gilbert, yang menyinggung soal amalan zakat 2,5 persen umat Islam, dengan gimick terkesan melecehkan ajaran agama Islam tersebut, sehingga memicu timbulnya keresahan bukan hanya di kalangan umat Islam, melainkan juga meresahkan umat beragama lainnya yang menghendaki terjaganya kerukunan umat antar agama, terutama dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1445 H, demikian disampaikan Rudi Darmawanto, SH, Ketua Poros Rawamangun kepada awak media, Selasa, 16/4/2024 di Jakarta.

” Ketika kami melihat video khotbah Pendeta Gilbert tersebut, ternyata bukan hanya kami sebagai umat Islam, tapi juga ada rekan kami yang beragama non muslim, yang menyesalkan dan bahkan mengutuk keras apa yang di lontarkan oleh Pendeta Gilbert tersebut yang diduga menistakan aqidah ibadah umat Islam.” ungkap Rudi.

Menurut Rudy, Pendeta Gilbert diduga terindikasi telah menghina cara ibadah agama Islam, hal itu terlihat pada tayangan video khotbah Pendeta Gilbert yang sudah beredar luas di masyarakat, serta berdampak sangat meresahkan umat dan kehidupan beragama di Indonesia, bukan hanya itu dugaan penistaan agama itu, juga nampak adanya ucapan yang bersangkutan  menyinggung prinsip rukun islam diajarkan oleh Rasulullah  dan juga merupakan bagian ibadah yang sakral, di dalam video itu pula ia terkesan menyombongkan diri dengan menyebutkan bahwa umat Kristen biasa bersedekah 10 persen.

Baca Juga :  AGRAK Desak PPATK Usut Transaksi Mencurigakan Kasus Korupsi BTS Kominfo Diduga Libatkan Politisi Nasdem

” Bahkan di video itu, si pdt Gilbert ini menyinggung soal ibadah shalat umat Islam yang harus bersuci dulu, tidak hanya itu dengan gimick terkesan meledek, ia juga mengatakan bahwa kalau umat Islam diajari bersih sebelum sembahyang, cuci semuanya, tapi dia kemudian ngomong , lu 2,5 persen gua 10 persen, ia membandingkan dengan sedekah 10 persen, umat Kristiani tak perlu repot ibadah seperti umat Islam, ini kan omongan dia terkesan bikin adu domba, dengan membanding-bandingkan akidah Umat Islam dengan Umat Kristiani, omongan dia sangat membahayakan lho, bernada provokatif “tukas Rudi Darmawanto, SH.

Baca Juga :  Hasil PKPU Untuk Cairkan PMN ke Garuda Indonesia Di Tunggu Kemenkeu

Omongan Pdt Gilbert itu membahayakan  lanjut Rudi, sebab bisa memicu terjadinya pertentangan bahkan bisa memicu konflik antara umat Islam dengan umat Kristiani, video itu sudah tersebar luas dan dilihat oleh ratusan jutaan orang, baik yang sudah memiliki kedewasaan iman maupun belum memiliki kedewasaan iman, begitu lihat omongan pdt Gilbert tersebut, diduga bisa memicu kemarahan orang kemudian terjadilah konflik, oleh karena itu agar tidak terjadi konflik harus segera di cegah, untuk itu  pdt Gilbert harus bertanggungjawab atas omongannya tersebut.

” Ya, menurut kami,  dia tidak hanya sekedar mohon maaf ke pak JK saja, tapi dia juga harus mempertanggungjawabkan dihadapan hukum, karena apa yang Gilbert katakan itu sudah mengandung unsur ujaran kebencian, unsur provokatif, unsur penistaan agama dan bahkan ada unsur pidananya, sehingga terkait masalah tersebut, kami mendesak agar Polri segera menangkap Pdt Gilbert dan memprosesnya sesuai Undang-Undang yang berlaku di negeri ini.”tandas Rudy Darmawanto, SH.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
PPM – LVRI Gandeng Pemerintah Turki Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Dunia Usaha

dito

14 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat.   Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

Kajati Sumbar Kunjungi Kejari Pesisir Selatan, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Penguatan Sinergi

Primadoni,SH

10 Jun 2026

Pesisir Selatan, Naainalpos.com – Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Dedie Tri Hariyadi, didampingi Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Wilayah Sumatera Barat, Seftie Dedie, melaksanakan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan pada Rabu (10/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, Kajati Sumbar turut didampingi Asisten Pembinaan, Asisten Tindak Pidana Khusus, Kepala Bagian Tata Usaha serta rombongan dari Kejaksaan Tinggi …

Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

LSM Garuda Nasional Desak Kejari Painan Usut Dugaan Pungli PPK Pertanian Pessel Terkait Program OPLAH 2025

Primadoni,SH

06 Jun 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Garuda Nasional secara resmi melaporkan dugaan Pungutan Liar (Pungli) PPK Pertanian, Hendro Kurniawan dalam pelaksanaan Program Optimalisasi Lahan (OPLAH) Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat (Sumbar), kepada Kejaksaan Negeri Painan. Laporan tersebut diajukan menyusul munculnya dugaan pemotongan dana bantuan sebesar 15 persen yang diterima …

x
x