KPK di Desak Aliansi Mahasiswa agar Segera Tangkap Tonny Kasogi & Alif Anaknya Terduga TPPU & Tambang Liar

- Editor

Kamis, 11 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NasionalPos.com, Jakarta- Terkait dengan kasus penambangan Ilegal yang ada di Kalimantan dan dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang, yang diduga dilakukan oleh Alif anak seorang mafia judi Tonny Kasogi, maka sekitar ratusan orang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Anti Judi dan Mafia Tambang menggelar aksi massa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis, 11/1/2023

Pada pelaksanaan aksi massa itu, kepada wartawan,  Aliansi Mahasiswa Anti Judi dan Mafia Tambang menyampaikan pernyataan sikap berupa tuntutan mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai Lembaga Antirasuah agar segera mengungkap dan menuntaskan kasus penambangan Ilegal yang ada di Kalimantan, yang di duga juga telah terjadi praktek Tindak Pidana Pencucian Uang yang dilakukan oleh Alif anak dari Mafia Judi Toni Kasogy, demikian pernyataan itu disampaikan Ahmad KB Koordinator Aliansi Mahasiswa Anti Judi & Mafia Tambang.

“Kami menggelar aksi massa damai ke KPK, jelas bertujuan untuk mendesak kepada Komisi Pemberantasan Korupsi. KPK untuk segera mengusut tuntas, kasus penambangan ilegal batu bara yang ada di kalimantan, yang telah dilakukan oleh Alif  anak mafia judi Toni Kasogy.”ungkap Ahmad KB kepada awak media di depan Gedung KPK, Jakarta Selatan.

Menurut Ahmad KB, dalam praktek kasus penambangan Batu Bara Ilegal ini, Alif telah menggunakan bendera PT LIMAS TUNGGAL, mereka melakukan aktivitas penambangan ilegal bersama saudara Ismail Bolong, yang saat ini sedang menjalani proses hukum, akan tetapi seiring dengan perjalanan waktu, sampai saat ini sdr Alif masih bebas berkeliaran, sehingga menimbulkan kecurigaan Alif kebal hukum, yang diindikasikan terduga Alif di lindungi petinggi penegak hukum.

Selain itu, lanjut Ahmad KB, dari Hasil Investigasi mereka di temukan adanya informasi yang menyebutkan bahwa diduga saudara Tony Kasogy dari hasil menjalankan kegiatan judi online, uang tersebut digunakan untuk kegiatan penambangan ilegal tersebut, bahkan pihaknya menduga adanya sinyalemen dari hasil kegiatan haram tersebut saudara Toni Kasogi juga berpartisipasi untuk mendukung salah satu Paslon Capres-Cawapres 2024 dari Partai Besar

Ahmad KB juga mengungkapkan bahwa dari hasil investigasi tersebut, pihaknya Beberapa waktu yang lalu sudah melakukan aksi unjuk rasa di Kejaksaan Agung, Markas Besar Kepolisian, bahkan terahkir kalinya melakukan aksi di Istana Negara, dengan tuntutan mendesak kepada Presiden Joko Widodo agar memerintahkan Kapolri untuk segera menangkap dan memeriksa Toni Kasogy beserta Alif anaknya,

Baca Juga :   Komentar Ketua KPU RI Hasyim Soal Sistem Proporsional Tertutup Pemilu,Dipertanyakan

Akan tetapi nampaknya sampai saat ini kasus tersebut terkesan didiamkan, dan bahkan tidak ada tindakan apapun yang dilakukan oleh pihak Kapolri, untuk itulah , hari ini, pihaknya bersama ratusan orang mahasiswa yang tergabung dalam  Aliansi Mahasiswa Anti Judi Dan Mafia Tambang, mendatangi KPK, untuk mendesak kepada Komisi Pemberantasa Korupsi agar melakukan supervisi kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Kepolisian Republik Indonesia, supaya kasus tersebut bisa segera ditangani dengan tuntas

“Tolong, Buktikan kepada masyarakat Indonesia bahwa KPK dibawah kepmimpinan saudara Mawawi Pomolango punya NYALI, untuk Segera Tangkap dan adili  Toni Kasogy beserta Alif anaknya, sekali lagi kami tekan kan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih punya taji dan integritas dalam penegakan hukum.”pungkas Ahmad KB.

 

 

Berita Terkait

Dinilai Mbalelo terhadap Putusan Kasasi Mahkamah Agung, Yayasan Trisakti Somasi Prof. Kardasah Pj Rektor Usakti
Distribusi 8,3 Juta KTP DKJ Tunggu Keppres
Jelang Berakhirnya Masa Baktinya, ISCW Desak Menpora Dito Fokus Evaluasi Kinerja Managerial di Kemenpora
Peristiwa Penembakan Direktur LP3BH Manokwari Di Atensi Komnas HAM
Bawaslu Minta Jajaran Tangani Pelanggaran Pilkada Secara Profesional
Wujudkan Mimpi Sekolah Gratis Di Perda Pendidikan
Heru Minta Orang Tua Bimbing Anak Bijak Berinternet
Longsor Akibatkan Tujuh Warga Mimika Meninggal Dunia

Berita Terkait

Minggu, 21 Juli 2024 - 17:38 WIB

Dinilai Mbalelo terhadap Putusan Kasasi Mahkamah Agung, Yayasan Trisakti Somasi Prof. Kardasah Pj Rektor Usakti

Jumat, 19 Juli 2024 - 20:56 WIB

Distribusi 8,3 Juta KTP DKJ Tunggu Keppres

Kamis, 18 Juli 2024 - 23:27 WIB

Jelang Berakhirnya Masa Baktinya, ISCW Desak Menpora Dito Fokus Evaluasi Kinerja Managerial di Kemenpora

Kamis, 18 Juli 2024 - 23:20 WIB

Peristiwa Penembakan Direktur LP3BH Manokwari Di Atensi Komnas HAM

Kamis, 18 Juli 2024 - 23:12 WIB

Bawaslu Minta Jajaran Tangani Pelanggaran Pilkada Secara Profesional

Kamis, 18 Juli 2024 - 23:03 WIB

Wujudkan Mimpi Sekolah Gratis Di Perda Pendidikan

Kamis, 18 Juli 2024 - 22:54 WIB

Heru Minta Orang Tua Bimbing Anak Bijak Berinternet

Kamis, 18 Juli 2024 - 12:17 WIB

Longsor Akibatkan Tujuh Warga Mimika Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Top News

BPKK PKS Kota Tegal Gelar Seminar Kesehatan Mental

Minggu, 21 Jul 2024 - 19:40 WIB