Home » Headline » Dinilai Mbalelo terhadap Putusan Kasasi Mahkamah Agung, Yayasan Trisakti Somasi Prof. Kardasah Pj Rektor Usakti

Dinilai Mbalelo terhadap Putusan Kasasi Mahkamah Agung, Yayasan Trisakti Somasi Prof. Kardasah Pj Rektor Usakti

dito 21 Jul 2024 211

NasionalPos.com, Jakarta-  Sehubungan dengan tindakan Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi yang saat ini menjabat sebagai Pj Rektor Universitas Trisakti (USAKTI), tetapi tidak mentaati putusan-putusan perkara no. 410/Pdt.G/2007/PN Jkt.Bar., Jo No. 248/PDT/2009PT DKI, Jo  No.821.K/PDT/2010, Jo No. 575 PK/PDT/2011 yang telah berkuatan hukum tetap (Inkracht)  sejak 2011, dan telah dilaksanakan eksekusi riil pada 31 Juli 2023 di mana dalam amar putusannya nomor 2 jelas dinyatakan bahwa “Yayasan Trisakti adalah Pembina, pengelola, badan penyelenggara dari Universitas Trisakti serta menjadi pemilik uang pembayaran mahasiswa”, maka pada 19 Juli 2024 yang lalu, melalui Kuasa Hukumnya Yayasan Trisakti melakukan Somasi kepada Prof. Kadarsah.

“Ya, benar, melalui Kuasa Hukum yang ditunjuk oleh Yayasan Trisakti telah disampaikan somasi kepada Prof. Kadarsah yang masih menjabat di USAKTI. Beliau masih aktif menyelenggarakan kegiatan akademik, pengelolaan aset keuangan dan non-keuangan, yang seharusnya diserahterimakan dulu kepada Yayasan Trisakti yang sah mengacu pada  Putusan Kasasi MA  Tahun 2011 tersebut” Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Badan Pengurus Yayasan Trisakti, Dr. Himawan Brahmantyo, dalam wawancara dengan nasionalpos.com, Minggu, 21/7/2024.

Kilas balik timbulnya perselisihan antara Yayasan Trisakti dengan Thoby Mutis yang menjabat sebagai Rektor USAKTI (tahun 1998 – 2002), menurut Dr. Himawan Brahmantyo selanjutnya,  dengan berakhirnya masa jabatan Thoby Mutis sebagai Rektor, mengacu pada Statuta Universitas, untuk pemilihan Rektor disyaratkan adanya tiga kandidat. Thoby Mutis pada saat itu bersikeras tidak mau mematuhi ketentuan tersebut dan menyatakan dirinya sebagai calon tunggal kandidat Rektor USAKTI. Yang bersangkutan mbalelo terhadap Yayasan Trisakti dengan membuat “Statuta Perubahan” Universitas Trisakti yang meniadakan Yayasan Trisakti dan membentuk Majelis Wali Amanat, suatu ketentuan yang sebenarnya hanya dikenal di Perguruan Tinggi Negeri.

Baca Juga :  Jurnalis Jember Tolak Revisi RUU Penyiaran Ancam kebebasan pers

Melalui jalur hukum, perselisihan antara Yayasan Trisakti dengan Thoby Mutis Melalui jalur hukum, perselisihan antara Yayasan Trisakti dengan Thoby Mutis dan kroninya, sebenarnya telah diselesaikan dengan dimenangkannya berbagai perkara oleh Yayasan Trisakti, tetapi Thoby Mutis dan kroninya tetap tidak bersedia menyerahkan Universitas Trisakti kepada Yayasan Trisakti, lanjut Dr. Himawan Brahmantyo.  Pemerintah via Dirjen DIKTI oleh Yayasan Trisakti diterima untuk berperan melakukan upaya mediasi, setelah meninggalnya Thoby Mutis, kemudian menunjuk Prof. dr Ali Ghufron Mukti, MSc,PhD. sebagai Rektor USAKTI masa bakti 2016-2021 dilanjutkan dengan penunjukan Prof. Kadarsah  masa tahun 2021- sekarang

Lebih lanjut disampaikan Dr. Himawan Brahmantyo bahwa dengan “turun tangannya” Pemerintah via Dirjen Dikti sebenarnya Yayasan Trisakti berharap dengan kewenangan yang dimiliki DIKTI, oknum pimpinan yang ada di USAKTI akan patuh hukum dan menyerahkan kewenangan kepada Yayasan Trisakti. Yang terjadi kemudian bahkan menjadi hal yang mengejutkan yaitu diterbitkannya SK Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI no. 330/P/2022 tentang Susunan Keanggotaan Pembina Yayasan Trisakti.

Baca Juga :  2.235 Petugas Satpol PP Perkuat Pengamanan KTT ASEAN ke-43

Yang janggal adalah Ketua Pembina Yayasan Trisakti tandingan versi Pemerintah merupakan ASN yang masih menjabat, yaitu Dr. Lukman (Direktur Kelembagaan Dikti Ristek), anggota Pembina di antaranya Dirjen AHU, Dirjen Pemasyarakatan,  Kepala BPHN, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan, sedangkan Ketua Pengurus dijabat oleh Dr. Ainun (mantan Sekjen Dikti).

Dr Himawan juga mengatakan bahwa keberadaan Oknum-oknum Pemerintah tersebut justru semakin memperkeruh situasi dan menciptakan konflik baru.  Mereka meniadakan Pembina, Pengawas dan Pengurus Yayasan Trisakti yang selama ini masih aktif. Dengan dukungan dari Kemenkumham, nama Yayasan Trisakti yang semula diblokir sejak tahun 2011, ternyata dapat muncul kembali di SABH tetapi dengan Kepengurusan versi Pemerintah.

Sementara itu, SK no. 330/2022 ini juga telah digugat, dan  Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) dengan Putusan Perkara no. 407/G/2022/PTUN.Jkt menyatakan tidak sah Keputusan Mendikbudristek No: 330/2022, dikuatkan dengan Putusan Banding No.250/B/2023PTUN.JKT.

“ Yang disayangkan itu, sikap dari Prof. Kadarsah yang sebenarnya telah mengetahui putusan-putusan perkara no. 410/Pdt.G/2007/PN Jkt.Bar., Jo No. 248/PDT/2009PT DKI, Jo  No.821.K/PDT/2010, Jo No. 575 PK/PDT/2011 yang telah berkuatan hukum tetap (Inkracht)  sejak 2011, juga Putusan PTUN terkait SK 330/2022, tetapi menolak untuk hadir dan bertemu dengan Kepengurusan Yayasan Trisakti yang sah, sehingga atas kejadian tersebut, Yayasan Trisakti akan membicarakan langkah hukum selanjutnya,” pungkas Dr. Himawan Brahmantyo.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dapur MBG beserta Aktivitasnya di Pulogebang Permai, Resah kan Warga, Warga Tuntut Tutup

dito

24 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Meski dapur MBG di komplek Pulogebang Permai RT 01/RW 12 Kelurahan Pulogebang dalam tahap persiapan operasi namun pada realitas nya di duga justru menimbulkan keresahan masyarakat dilingkungan komplek tersebut .   Adapun keresahan itu muncul antara dari soal Amdal yang dicurigai akan berdampak kepada masyarakat sekitarnya, baik masalah Bau, maupun masalah sanitasi, serta …

Poros Rawamangun Peringatkan Sudin Dishub Jakarta Timur, agar Bijaksana Dalam Lakukan Penertiban

dito

20 Jun 2026

NationalPos.com, Jakarta- Peristiwa pengemudi ojek online (ojol) yang memohon-mohon hingga menangis histeris karena motornya diangkut petugas Suku Dinas Perhubungan (Sudin Dishub) Jakarta Timur terjadi di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Kendaraan tersebut ditindak karena kedapatan parkir di atas trotoar yang melanggar aturan dan memicu kemacetan. Setelah video yang menayangkan Kejadian tersebut viral, hingga menuai respon simpatik …

KM Fortune Melimpah Disita, Nasib 1 Nahkoda dan 36 ABK Jadi Sorotan

- Banyuwangi

20 Jun 2026

Jakarta, Nasionalpos.com – Tim Kuasa Hukum PT Fortun Berkah Samudra menyampaikan keprihatinan atas penanganan perkara yang saat ini sedang berlangsung terhadap KM. FORTUNE MELIMPAH 99 GT 258. Perkara tersebut tidak hanya berdampak terhadap perusahaan sebagai pemilik kapal, tetapi juga berdampak langsung terhadap 1 (satu) orang nahkoda dan 36 (tiga puluh enam) Anak Buah Kapal (ABK) …

Klarifikasi Dugaan Pungli, SMAN 3 Painan Tegaskan Dana Orang Tua Merupakan Sumbangan Berdasarkan Kesepakatan Bersama

Primadoni,SH

19 Jun 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Mencuatnya dugaan pungutan liar (pungli) di SMA Negeri (SMAN) 3 Painan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), pihak sekolah bersama Komite Sekolah dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Sumatera Barat (Sumbar) memberikan klarifikasi terbuka kepada publik. Mereka menegaskan bahwa dana yang selama ini dibayarkan oleh orang tua siswa bukanlah pungutan liar, melainkan sumbangan yang …

Ketum PP- PPM Paramita: PPM Siap sebagai solusi Ketahanan Nasional di bawah naungan Bacadnas

dito

19 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP-PPM), Patriani Paramita Mulia, SH., LL.M, beserta jajaran dan rombongan diterima dengan sangat baik oleh Kepala Badan Cadangan Nasional (Bacadnas), Letjen TNI Gabriel Lema beserta seluruh pimpinan Bacadnas pada Kamis, 18 Juni 2026 di Markas Besar Badan Cadangan Nasional di Jakarta.   Pada kegiatan ini, Letjen …

PRJ 2026 Tak Berpihak ke Warga Jakarta, Poros Rawamangun Desak Pemprov DKJ Evaluasi PRJ 2026

dito

15 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta Fair 2026 atau Pekan Raya Jakarta sudah di buka oleh Gubernur Pramono Anung pada tgl 12 Juni 2026 merupakan Event yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1968 silam, dan untuk tahun 2026 ini, merupakan pelaksanaannya ke 57 kalinya.   Adapun untuk tahun ini, harga tiket masuk ajang pameran tahunan ini dibanderol mulai dari …

x
x