Home » Nasional » daerah » Dugaan Pelarangan Ibadah Natal di Sukaraja Bogor, Disorot Gus Muhaimin

Dugaan Pelarangan Ibadah Natal di Sukaraja Bogor, Disorot Gus Muhaimin

dito 26 Des 2022 91

NasionalPos.com, Jakarta– Disaat Umat Kristiani ingin beribadah merayakan hari Raya Natal, namun keinginan itu, nampaknya mengalami kendala, ketika terjadi penolakan yang diduga oleh sekelompok orang, adapun peristiwa tersebut diawali dari penyelenggaraan ibadah Natal di salah satu rumah warga. Penolakan terjadi karena sebelumnya sudah ada kesepakatan bahwa beribadah Natal hanya untuk keluarga.

Adapun yang menjadi poin keberatan warga karena adanya jemaah dari berbagai daerah ikut datang untuk beribadah di tempat tersebut. Mendapat laporan tersebut, polisi serta TNI mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan mediasi dan pengamanan, terkait masalah tersebut, diperoleh informasi dari Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin, peristiwa itu terjadi pada Minggu 25 Desember 2022 dan telah diselesaikan melalui mediasi, yang hasilnya antara lain keinginan untuk tetap melaksanakan kegiatan ibadah perayaan Natal dari Jema’at HKBP Betlehem Cilebut Parmingguon dan warga masyarakat melalui para tokoh menolak dengan alasan apapun, pada tanggal 25 Desember 2022 kegiatan Perayaan Natal Jema’at HKBP Betlehem Cilebut Parmingguon tetap dilaksanakan di Kediaman Bpk. ARITONANG.

Baca Juga :  Aset Rafael Alun Senilai Rp150 Miliar Disita KPK

Pukul 09.05 WIB, di gerbang Rumah yang dijadikan Tempat Ibadah telah berlangsung Negosiasi antara Warga Masyarakat dengan para Jema’at HKBP Betlehem Cilebut Parmingguon dihasilkan (1) pelaksanaan Perayaan Ibadah Natal dengan hasil tidak jadi dilakukan di Rumah yang dijadikan Tempat Ibadah namun Ibadah bergeser dikediaman Bpk. ARITONANG (Koordinator Jema’at/Purnawirawan Polri) yang diikuti para Jema’at sekitar 30 orang Jema’at.

Pukul 09.50 WIB, puluhan jamaah melaksanakan ibadah perayaan Natal Jema’at HKBP Betlehem Cilebut Parmingguon di Kediaman Bapak ARITONANG (Koordinator Jema’at) yang beralamat RT. 01/07 Kp. Batu Gede Ds. Cilebut Barat Kec. Sukaraja Kab. Bogor. Dan dipimpin Pendeta BIBELVROUW M Br PASARIBU

Mencermati peristiwa tersebut, Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandarpun angkat bicara mengenai kasus yang viral mengenai dugaan pelarangan ibadah Natal oleh sejumlah warga di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Politisi yang akrab disapa Gus Muhaimin itu menyatakan, beragama adalah hak setiap warga bangsa. Sehingga, tidak boleh ada pemaksaan apalagi pelarangan dalam setiap aktivitas beragama.

Baca Juga :  Perindah Lingkungan Desa, Satgas TMMD Reguler ke-116 Kodim 1203/Ktp Dan Warga Gelar Kerja Bakti

“Tidak boleh ada pemaksaan dan pelarangan dalam beragama. Biarkan masing-masing agama menjalankan ibadah sesuai agama dan keyakinan,” kata Gus Muhaimin kepada awak media, di Gedung DPR RI, Senin 26/12/2022

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menyatakan, kebebasan memeluk dan menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinan masing-masing adalah wujud konkret dari kebhinekaan Indonesia.

“Inilah hakikat Indonesia yang berbhineka. Kita harus menjadi bangsa yang rukun dan damai. Agama bukan memecah belah, tapi agama itu pemersatu, karena itu di masa mendatang jangan ada lagi perilaku intoleran tersebut, ayolah jadikan agama memperkuat iman dan ketaqwaan, solidaritas serta kebersamaan untuk membangun bangsa Indonesia tercinta ini.” tegas Legislator Dapil Jawa Timur VIII itu.

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Sengketa Tanah 52 Hektar Manggala: Bukti Hanya Fotokopi, Di duga Pemprov-Pemkot Makassar Melanggar Konstitusi dan Hukum Agraria

dito

27 Agu 2026

Nasionalpos.com, Makassar-  Masih terkait dengan Sengketa lahan seluas 52 hektar di Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, A. Darwin R Rangreng SH MH Kuasa hukum pihak pemilik sah, Hj. Magdalena de Munnik, Kepada wartawan, Kamis, 27 Agustus 2026 di Makassar, ia mengatakan kini perkara tersebut kembali mencuat ke permukaan setelah pihak pemilik sah, Hj. Magdalena …

Di tengah di gelar nya Aksi 27 Agustus 2026, Botok Cs Berkesempatan Audiensi Dengan Pimpinan DPR RI Di Sidang Paripurna

dito

27 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Dari pantauan di lapangan di informasikan, massa aksi, sudah berdatangan ke depan gedung DPR RI sejak Pukul 08.30 WIB, massa yang datang nampak dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, serta dari kelompok masyarakat lainnya baik dari dalam Kota Jakarta maupun dari sekitar Bodetabek dan dari luar Bodetabek,   Sementara itu, Koordinator Aliansi Masyarakat Pati …

Saat RUU Perampasan Aset Jadi Ancaman Ekosistem Kekuasaan

Dhio Justice Law

26 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar Direktur Lentera Keadilan Indonesia (LAKI)   NasionalPos.com, Jakarta – Mengapa RUU Perampasan Aset tak kunjung disahkan? Jawaban yang paling sering terdengar adalah karena persoalan hukumnya rumit. DPR harus berhati-hati. Ada kekhawatiran penyalahgunaan kewenangan, perlindungan hak milik, pembuktian terbalik, hingga mekanisme perampasan aset tanpa putusan pidana. Terdengar semua alasan itu masuk akal. Tetapi …

Polsek Bayang Amankan Terduga Pelaku Pencurian, Sejumlah Barang Bukti Turut Diamankan

Primadoni,SH

25 Agu 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com – Unit Reskrim Polsek Bayang, Polres Pesisir Selatan, berhasil mengamankan seorang terduga pelaku tindak pidana pencurian yang terjadi di Kampung Limau Asam, Kenagarian Asam Kamba, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Terduga pelaku Inisial RR  (36), Minang, beralamat di Kampung Limau Asam, Kenagarian Asam Kamba, Kecamatan Bayang, Kabupaten …

Meneladani Akhlak Rosulullah SAW Sebagai Qudwah Berbangsa dan Bernegara

dito

25 Agu 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Setiap tahun, umat Islam di seluruh dunia memperingati kelahiran Rasulullah SAW dengan penuh cinta dan penghormatan.     Momen ini dikenal sebagai Maulid Nabi Muhammad SAW, yang tidak hanya menjadi perayaan sejarah kelahiran manusia agung, tetapi juga momentum untuk merenungi nilai-nilai kehidupan yang beliau ajarkan, demikian di sampaikan oleh Dr KH Yusuf Aman …

Kabinet Gagal, Reshuffle Menjadi Keharusan

Dhio Justice Law

24 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar Direktur Lentera Keadilan Indonesia (LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Seiring perjalanan, masalah besar dan sulit diabaikan dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto: semangat perubahan yang dijanjikan belum sepenuhnya tercermin dalam kinerja kabinetnya. Publik mencatat, Prabowo datang dengan agenda besar  pemberantasan korupsi, kedaulatan ekonomi, efisiensi, penguasaan sumber daya alam, dan keberpihakan kepada rakyat. Namun visi …

x
x