- daerahBAZNAS Pesisir Selatan Serahkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Nagari Painan
- Top NewsPemkot Lubuk Linggau Peringati Harlah Pancasila 2026
- daerahPengukuhan dan Pelantikan LPM Kelurahan Se-Kecamatan Kiaracondong Masa Bhakti 2026–2031
- Top NewsKapolda Sumsel Perkuat Sinergi Empat Satker Dukung Asta Cita dan Stabilitas Nasional
- HeadlineSawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

FAKTA Jakarta : Mempertanyakan Penelitian BPS Soal Kemiskinan Ekstrem di Jakarta.
NasionalPos.com, Jakarta– Diperoleh informasi menyebutkan bahwa sampai hari ini masyarakat masih terus mempertanyakan akurasi data kemiskinan ekstrem yang dihasilkan oleh BPS Jakarta, bahkan hingga saat ini, sikap masyarakat itu, belum juga disikapi oleh BPS Jakarta untuk dilakukan penelitian ulang perbaikan akurasi datanya. Seharusnya data yang dihasilkan oleh BPS ini dikonfirmasi ulang sebelum dipublikasi dan menjadi hasil akhir agar akurat. Masyarakat mempertanyakan data adanya kemiskinan ekstrem di kawasan Kampung Apung, Jakarta Barat dan kawasan Nelayan di Cilincing, Jakarta Utara, demikian disampaikan Azas Tigor Nainggolan. Ketua FAKTA Jakarta kepada nasionalpos.com, Sabtu, 18/2/2023 di Jakarta.
“Dari hasil penelitian di kedua wilayah tersebut, BPS Jakarta mendapatkan adanya warga dalam kondisi kemiskinan ekstrim dengan penghasilan Rp 11 ribu per hari atau di bawah Rp 500 ribu per bulan. Masyarakat mempertanyakan cara atau mekanisme penelitian BPS Jakarta tersebut”ungkap Azas Tigor Nainggolan.
Menurut Azas Tigor Nainggolan, d Jakarta ini, secara kasat mata sering ditemukan banyak masyarakat miskin yang merokok dan juga mengkonsumsi minuman kopi manis dalam kemasan sehari-hari, Adapun harga satu gelas kopi manis kemasan yang sudah diseduh air panas setidaknya harganya Rp 4.000. Sementara harga rokok sekarang ini setidaknya Rp 20.000. Jika si peneliti melihat langsung dan mencermati fakta lapangan ini tentu mengetahui bahwa pendapatan masyarakat miskin Jakarta masih lebih dari Rp 11.000. Berdasarkan hitungan pengeluaran tersebut berarti mereka pendapatannya bisa jadi di atas Rp 24.000 karena mereka juga memiliki pengeluaran untuk makan. Sulit dibayangkan jika masyarakat hanya hidup dari minum kopi manis saset dan sebungkus rokok setiap hari.
“Sebagaimana saya ungkapkan sebelumnya, penelitian yang dilakukan BPS Jakarta ini rawan tidak akurat datanya. Petugas pengumpul data yang digunakan. BPS Jakarta hanya menyalin data lama dari ketua RT setempat. Pengumpul data tidak melihat dan tidak mengetahui kondisi atau pola hidup si masyarakat yang menjadi sasaran penelitian secara benar. Akibatnya adalah penelitian yang dilakukan oleh BPS Jakarta tersebut patut dipertanyakan karena menghasilkan data yang tidak akurat” ucap Azas Tigor Nainggolan
Sedangkan, lanjut Azas Tigor Nainggolan, dalam rangka menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia terkait penanggulangan kemiskinan ekstrem 0% pada tahun 2024, maka diperlukan adanya data yang akurat agar sasaran dari program penanggulangan kemiskinan ekstrem bisa sesuai dan tepat meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat miskin.
Sayangnya, imbuh Azas Tigor, situasi data yang tidak akurat seperti hasil penelitian BPS Jakarta ini masih menjadi momok dalam mengurangi angka kemiskinan. Untuk itu seharusnya BPS Jakarta mencabut hasil penelitian terdahulu dan melakukan lagi penelitian baru yang benar dan akurat.
“Penelitian yang menghasilkan data akurat diperlukan untuk memastikan ketepatan sasaran dari program penanggulangan kemiskinan baik penurunan beban pengeluaran maupun peningkatan pendapatan harus menyasar pada lokus dan komunitas masyarakat yang telah ditentukan secara tepat, kalau datanya saja diduga tidak akurat, maka hal tersebut akan mempengaruhi kebijakan terhadap upaya penanganan kemiskinan ekstrem di Jakarta”pungkas Azas Tigor Nainggolan (*dit)
Dhio Justice Law
02 Jun 2026
Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …
Dhio Justice Law
01 Jun 2026
NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …
Dhio Justice Law
01 Jun 2026
NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …
dito
01 Jun 2026
Nasionalpos.com, Jakarta- Proses lahirnya Pancasila tidak terjadi dalam ruang hampa, melainkan melalui adu gagasan yang intens dalam sidang PPKI. Namun, adu gagasan ini diselesaikan setelah dihilangkan kata kata kewajiban menjalankan syariat Islam bagi penganutnya. Suatu kompromi nasional saat itu, yang kemudian pada Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945, Pancasila yang Sah sebagai ideologi negara adalah …
Dhio Justice Law
01 Jun 2026
NasionalPos.com, Jakarta – Mantan Menteri Kehutanan, Dr. MS. Kaban menilai Bangsa Indonesia belum menemukan pemimpin yang tepat. Indikasinya, segala bentuk kejahatan dan yang dibenci Allah SWT semakin tumbuh subur. Hal itu dilontarkan Kaban yang juga dikenal senior KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) dalam Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi …
Dhio Justice Law
01 Jun 2026
NasionalPos.com, Jakarta – Rochendi Suryadinata terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Korps Alummni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Rayon Universitas Nasional (Unas) periode 2026-2030 menggantikan Hamka, S.IP, M.si yang menjabat periode 2022-2026. Musyawarah KAHMI Rayon Unas yang digelar di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat pada Minggu (31/5/2026) kali ini bertema Merajut Silaturahim, Meneguhkan Kiprah Menyongsong Kepemimpinan Baru …
21 Nov 2024 1.926 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.536 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.383 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.322 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.301 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.263 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.162 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.