Home » Nasional » daerah » Festival Bandung Angklung 2026 Meriah, Ratusan Seniman dan Komunitas Rayakan Warisan Budaya Nusantara

Festival Bandung Angklung 2026 Meriah, Ratusan Seniman dan Komunitas Rayakan Warisan Budaya Nusantara

Suryana Korwil Jabar 06 Jun 2026 68

Bandung, NasionaĺPos.com – Festival Bandung Angklung 2026 berlangsung meriah di halaman Balai Kota Bandung, Sabtu (5/6/2026). Kegiatan yang menjadi agenda tahunan pelestarian seni budaya angklung ini di padati masyarakat dari berbagai kalangan dan menghadirkan ratusan pemain angklung dari puluhan komunitas di Kota Bandung.

Festival tersebut di hadiri Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bandung, Adi Djunjunan beserta jajaran, tokoh angklung Ujo, Taufik Hidayat beserta jajaran, sejumlah tokoh masyarakat, budayawan, serta para undangan lainnya.

Kegiatan ini di gelar sebagai bentuk komitmen dalam melestarikan seni budaya angklung yang merupakan warisan para leluhur sekaligus bagian penting dari sejarah budaya Nusantara. Selain menjadi sarana pelestarian budaya, festival ini juga menjadi ruang kolaborasi bagi komunitas angklung untuk menampilkan kreativitas dan eksistensinya kepada masyarakat luas.

Kepala Disparbud Kota Bandung, Adi Djunjunan, mengatakan bahwa angklung telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda sejak tahun 2012. Menurutnya, Kota Bandung memiliki jumlah komunitas angklung yang sangat banyak sehingga layak disebut sebagai Kota Angklung.

“Angklung sudah menjadi warisan budaya tak benda yang diakui UNESCO. Di Kota Bandung, komunitas angklung jumlahnya sangat banyak.
Sebutan Bandung sebagai Kota Angklung bukan sekadar klaim, tetapi memang didukung oleh keberadaan dan aktivitas komunitas yang terus berkembang,” ujarnya.

Adi menjelaskan, pada Festival Bandung Angklung 2026 ini sedikitnya 57 komunitas angklung turut terlibat. Jumlah tersebut bahkan belum mencakup seluruh komunitas yang ada di berbagai wilayah Kota Bandung.

Baca Juga :  Milangkala Ke-5 Cafe Taman Utara: Berbagi Bersama Anak Yatim, Perkuat Ruang Kreatif dan Destinasi Nongkrong Favorit di Bandung Utara

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus mendorong pertumbuhan dan pelestarian budaya angklung di tengah masyarakat. Menurutnya, angklung kini tidak hanya dimainkan oleh kalangan seniman, tetapi juga telah menjadi bagian dari berbagai kelompok masyarakat, mulai dari komunitas lansia hingga kelompok binaan lembaga kesehatan.

“Angklung sudah benar-benar memasyarakat. Bukan hanya dimainkan oleh seniman, tetapi juga oleh berbagai komunitas masyarakat. Ini menunjukkan bahwa budaya angklung masih hidup dan terus berkembang di Kota Bandung,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Festival Bandung Angklung 2026, Dadang, menyampaikan bahwa festival ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan memperkuat posisi Bandung sebagai pusat perkembangan seni angklung di Indonesia sekaligus mendukung sektor pariwisata daerah.

Menurutnya, rangkaian kegiatan Festival Bandung Angklung tahun ini telah berlangsung sepanjang bulan Mei melalui kerja sama dengan sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Bandung. Program tersebut menjadi upaya untuk memperkenalkan angklung kepada masyarakat yang lebih luas sekaligus membantu menghidupkan aktivitas ekonomi dan ruang publik.

“Festival ini bukan hanya tentang budaya, tetapi juga diharapkan mampu mendukung sektor wisata serta mengharumkan nama Kota Bandung melalui seni angklung,” ujarnya.

Dadang mengungkapkan, pihaknya memiliki rencana besar untuk tahun mendatang, yaitu mendorong hadirnya pengakuan resmi dari pihak eksternal mengenai predikat Bandung sebagai Kota Angklung. Pengakuan tersebut diharapkan dapat datang dari tingkat provinsi hingga pemerintah pusat.

Baca Juga :  Polres Tulungagung kerja sama Dengan PT. Wilmar Padi Indonesia dan Pemerintah Desa Lakukan Tanam Padi

“Kami berharap ke depan ada pengakuan dari pihak luar, baik pemerintah provinsi maupun kementerian. Mudah-mudahan tahun depan kami bisa menghadirkan Menteri Kebudayaan atau Menteri Pariwisata untuk turut mendeklarasikan dan mengakui Bandung sebagai Kota Angklung,” katanya.

Dalam festival tahun ini, jumlah peserta yang tampil bahkan melampaui target awal. Jika sebelumnya hanya direncanakan sekitar 500 pemain angklung, jumlah yang hadir dan bermain bersama mencapai sekitar 600 orang.

Dadang juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, komunitas budaya, dan berbagai pemangku kepentingan agar pelestarian angklung dapat terus berkembang.

Ia memiliki harapan agar nuansa angklung semakin terasa dalam kehidupan masyarakat Kota Bandung. Menurutnya, sebagaimana Bali yang identik dengan musik dan budaya tradisionalnya sejak pengunjung tiba di bandara atau pelabuhan, Bandung pun diharapkan memiliki identitas kuat melalui suara angklung yang dapat dinikmati di berbagai ruang publik.

“Harapannya, ketika orang datang ke Bandung, mereka langsung merasakan suasana angklung. Di tempat-tempat umum terdengar alunan angklung sehingga menjadi identitas budaya yang kuat bagi Kota Bandung,” tuturnya.

Festival Bandung Angklung 2026 tidak hanya menjadi ajang pertunjukan seni, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa angklung masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat.

Melalui semangat kolaborasi dan pelestarian budaya, festival ini diharapkan mampu menjaga eksistensi angklung sebagai warisan budaya bangsa sekaligus memperkuat citra Bandung sebagai Kota Angklung di tingkat nasional maupun internasional.***

(Suryana)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
SMAN 3 Painan Wakili Pesisir Selatan, Tim Provinsi Lakukan Verifikasi Penilaian Sekolah Sehat Paripurna

Primadoni,SH

22 Jul 2026

Pessel , Nasionalpos.com – SMA Negeri (SMAN) 3 Painan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) menerima kunjungan Tim Verifikasi Penilaian Sekolah Sehat Paripurna Tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (22/7/2026). Kunjungan tersebut merupakan tahapan verifikasi lapangan setelah sekolah itu dipercaya mewakili Kabupaten Pesisir Selatan dalam ajang Penilaian Sekolah Sehat Paripurna tingkat provinsi. Tim verifikasi dipimpin Kepala Biro …

Poros Rawamangun Desak Terbentuk nya Team Investigasi Terbengkalai nya Gedung SDN yang Roboh

dito

22 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Kondisi memprihatinkan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi yang dibiarkan rusak selama hampir dua tahun menuai kritik dari berbagai kalangan.   Lambannya penanganan sekolah tersebut menjadi ironi, mengingat lokasinya berada di Jakarta yang merupakan pusat pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia, demikian di sampaikan Rudy Darmawanto SH Ketua Umum Poros Rawamangun kepada wartawan, Rabu, …

Dr. Itje Chodidjah: Pembelajaran Harus Disesuaikan dengan Karakter Generasi Saat Ini

Primadoni,SH

18 Jul 2026

Pessel, Nasionalpos.com – Praktisi Pendidikan, Konsultan Pelatihan Guru, dan Edukator Independen Dr. Itje Chodidjah, M.A. mengimbau para guru di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensi agar mampu menjawab kebutuhan peserta didik yang hidup di era yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Imbauan tersebut disampaikan Dr. Itje saat menjadi …

Disdik Pessel Gelar Temu Pendidikan Nusantara XIII, Perkuat Kompetensi Guru Hadapi Tantangan Pendidikan

Primadoni,SH

18 Jul 2026

Pessel , Nasionalpos.com– Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan menggelar Temu Pendidikan Nusantara (TPN) XIII Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) yang diikuti seluruh kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP, serta guru pengawas dari berbagai sekolah di Kabupaten Pesisir Selatan. Kegiatan berlangsung di Gedung Painan Convention Center (PCC), Sabtu (18/7/2026). Kegiatan tersebut dibuka …

Konfercab PWI Pessel Digelar 25 Juli, Tiga Calon Perebutkan Kursi Ketua

Primadoni,SH

17 Jul 2026

Pessel, Nasionalpos.com– Tiga calon akan bersaing memperebutkan kursi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, dalam Konferensi Kabupaten (Konfercab) yang dijadwalkan berlangsung di Aula Pertemuan SMKN 1 Painan, Sabtu, 25 Juli 2026. Konfercab merupakan forum tertinggi organisasi di tingkat kabupaten untuk memilih ketua periode kepengurusan berikutnya sekaligus menentukan arah kebijakan organisasi …

SLF dan Pansus Parkir DKI: Ujian Integritas Pemerintahan Pramono

Dhio Justice Law

15 Jul 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos,com, Jakarta – Pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta seharusnya menjadi momentum memperbaiki tata kelola kota secara menyeluruh, bukan sekadar mengejar peningkatan pendapatan parkir. Sebab, persoalan parkir tidak berdiri sendiri. Ia berkaitan erat dengan kepatuhan bangunan terhadap aturan, termasuk kepemilikan Sertifikat Laik …

x
x