Home » Headline » Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Segera Tindaklanjuti Aspirasi Penyelesaian Penataan Ojol di Jakarta

Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Segera Tindaklanjuti Aspirasi Penyelesaian Penataan Ojol di Jakarta

dito 11 Agu 2025 389

NasionalPos.com, Jakarta-

Bertempat di Ruang Rapat Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, di lantai 3 Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 11/8/2025, sejumlah Driver online yang tergabung dalam Koalisi Ojol Nasional (KON) dan beberapa orang Pengguna jasa Transportasi Online, di terima audensi oleh Pantas Nainggolan Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI, Dwi Rio Sambodo Sekretaris Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta beserta Laode Herlina dan Jhony Simanjuntak yang keduanya anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta.

 

Dalam kesempatan ini, Sekjen Koalisi Ojol Nasional (KON), Juwel Safriko Hutasoit mengungkapkan berbagai permasalahan yang selama ini di alami oleh adanya kebijakan dari aplikator yang semakin mengurangi pendapatan ojek online, begitu pula dengan keberadaan pemerintah yang juga nampak nya tidak mempedulikan sama sekali keberadaan ojol yang sudah menjadi kebutuhan transportasi bagi masyarakat.

 

” Sudah selama 1 dekade kami para ojol di hadapkan pada satu permasalahan yakni bersumber pada tidak adanya payung hukum bagi Ojol, intinya kami ini di posisi kan sebagai subjek, bukan obyek kebijakan” tegas Juwel Safriko Hutasoit.

 

Senada dengan Juwel, Pengguna jasa Transportasi yang di wakili Cahyo, ia mengatakan bahwa dirinya sebagai pengguna jasa transportasi online, tentunya sangat terganggu dan sangat miris melihat pendapatan ojek online yang semakin menurunkan tingkat kesejahteraan ojol.

Baca Juga :  Malam Puncak Anugerah Kebudayaan Indonesia 2023 Siap Digelar

 

” Persoalan Ojol juga persoalan Pengguna jasa Transportasi, sebab sudah saling membutuhkan dan saling ketergantungan satu sama yang lain, oleh karena itu saya sangat berharap adanya kehadiran pemerintah dalam hal ini pemerintah provinsi DKI Jakarta, agar segera menangani masalah Ojol ini.” Ucap Cahyo.

 

Untuk itu, lanjut nya, untuk penataan ojek online di wilayah Provinsi DKI Jakarta sekaligus memulihkan dan bahkan meningkatkan kesejahteraan ojol, maka dari hasil diskusi diri nya dengan berbagai pihak termasuk dengan rekan rekan ojol, yakni untuk menginisiasi dan bahkan mengusulkan kepada Gubernur Provinsi DKI Jakarta agar segera menerbitkan regulasi bersifat diskresi untuk membentuk Badan Layanan Umum Daerah Bidang transportasi online berbasis koperasi.

 

” Saya dengar pemprov Kaltim saja berani merencanakan bikin perumda Ojol, tapi kalau perusahaan daerah jelas ojol di posisikan sebagai pekerja, sedangkan ojol bukan pekerja, masa’ Gubernur DKI Jakarta tidak berani bikin gebrakan untuk memberikan perhatian ke ojol, padahal jumlah ojol di jakarta lebih banyak di Kaltim ” tukas Cahyo.

Baca Juga :  Sarlin Calon Kuat Koorpresnas BEM PTMAI di Silatnas 2023-2024

 

Lebih lanjut Cahyo mengatakan bahwa dirinya berharap bukan perusahaan daerah untuk mengelola ojol, melainkan Badan Layanan Umum Daerah Bidang transportasi online berbasis koperasi, yang memposisikan ojol yang terorganisir dalam koperasi ( Badan Usaha) sebagai mitra usaha Pemprov DKI Jakarta.

 

Sedangkan, menanggapi aspirasi dari para ojol maupun pengguna jasa transportasi online, Dwi Rio Sambodo Sekretaris Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta mengatakan pihaknya sangat senang dapat langsung mendengar permasalahan ojol dari para ojol, untuk itu pihaknya bukan hanya menerima dan mencatat aspirasi dari ojol maupun pengguna jasa transportasi online, tentunya segera menindaklanjuti baik ke pihak Dishub DKI Jakarta maupun ke Gubernur Pramono Anung, agar segera menjadi sebuah kebijakan regulasi yang menata, mengayomi dan mensejahterakan ojol di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

 

” Ya, sangat mengapresiasi atas usulan dari teman teman Ojol, dan insyaallah kami segera menindaklanjuti aspirasi teman teman Ojol penyelesaian masalah penataan, pengayoman dan kesejahteraan ojol” tandas nya.

Comments are not available at the moment.

Sorry, the comment form has been disabled on this page/article.
Related post
40 Perusahaan China Jangan Ditutupi Pergantian Menteri

Dhio Justice Law

19 Sep 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – isu 40 perusahaan asal China diduga tidak mematuhii kewajiban pajak tidak boleh berakhir sebagai pernyataan pejabat yang kemudian tenggelam dalam pergantian kekuasaan.Pemerintah tidak boleh diam. Jika dugaan tersebut memiliki dasar pemeriksaan dan data yang dapat dipertanggungjawabkan, maka pemerintah wajib menjelaskan kepada publik. Bukan …

Akademisi dan Aktivis Ajak Bersatu Lawan Impunitas Di Acara Aksi Kamisan ke 925

dito

18 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pada aksi massa kamisan ke 925 , di depan istana Negara Jakarta, Kamis, 17 September 2026 kemarin. Selain di hadiri oleh ratusan orang dari kalangan aktivis Hak Azasi Manusia, mahasiswa, akademisi, para pencari keadilan Hak Azasi Manusia, hadir juga seorang dosen senior Paulus Januar, yang menyampaikan kuliah jalanan. Dalam orasinya, Paulus Januar menyampaikan …

KPK Didesak Klarifikasi Status Hukum Jaksa Syahrul

Dhio Justice Law

15 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk terbuka soal status hukum Jaksa Syahrul dalam perkara korupsi yang menjerat Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), Abdul Wahid. “Kami baru saja menyerahkan surat perihal Permintaan Klarifikasi dan Tindak Lanjut Hukum dalam Putusan Nomor 17/Pid.Sus-TPK/2022/PN.Bjm. Surat ini juga kami tembuskan kepada Jaksa Agung dan Jaksa Agung Muda …

PERISTIWA POLITIK DAN PENGARUH GEOPOLITIK GLOBAL.

dito

14 Sep 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Dr Kristiya Kartika        Salah satu Pengamat Politik dan Mantan Pejabat Pemerintah Moch. Said Didu menganalisis secara terbuka bahwa dalam gejolak politik akhir-akhir ini, peran tokoh politik dan mantan Penguasa yang didukung Oligarki domestik dan asing cukup strategis.   Jaringan aktivitas pergerakan regional dan domestik menurutnya juga …

Saat Akademisi Tak Berjarak dengan Kekuasaan

Dhio Justice Law

13 Sep 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – laki)   NasionalPos.com, Jakarta – Dulu, kampus adalah tempat yang paling sering digunakan untuk mempertanyakan kekuasaan. Di ruang dan forum akademik, kebijakan penguasa dibedah, angka diuji, narasi resmi dicurigai, dan keputusan politik diperdebatkan dan ditantang dengan argumen ilmiah Ironis, kini kampus justru semakin sering diminta berjalan searah …

Di Momentum Hari Udara Bersih International, Biru Voice Desak Pemerintah Menjaga Udara Bersih Yang Sudah Semakin Polutif

dito

07 Sep 2026

National pos.com. Jakarta- Mengingat sifat polusi udara yang lintas batas, semua pemangku kepentingan memiliki tanggung jawab untuk melindungi atmosfer bumi dan memastikan udara yang sehat bagi semua orang.     Bekerja bersama, melintasi batas dan batas, antar sektor dan melampaui silo, akan membantu mengurangi polusi udara, meningkatkan keuangan dan investasi untuk langkah-langkah dan solusi kualitas …

x
x