Home » Headline » Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Segera Tindaklanjuti Aspirasi Penyelesaian Penataan Ojol di Jakarta

Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Segera Tindaklanjuti Aspirasi Penyelesaian Penataan Ojol di Jakarta

dito 11 Agu 2025 333

NasionalPos.com, Jakarta-

Bertempat di Ruang Rapat Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, di lantai 3 Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 11/8/2025, sejumlah Driver online yang tergabung dalam Koalisi Ojol Nasional (KON) dan beberapa orang Pengguna jasa Transportasi Online, di terima audensi oleh Pantas Nainggolan Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI, Dwi Rio Sambodo Sekretaris Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta beserta Laode Herlina dan Jhony Simanjuntak yang keduanya anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta.

 

Dalam kesempatan ini, Sekjen Koalisi Ojol Nasional (KON), Juwel Safriko Hutasoit mengungkapkan berbagai permasalahan yang selama ini di alami oleh adanya kebijakan dari aplikator yang semakin mengurangi pendapatan ojek online, begitu pula dengan keberadaan pemerintah yang juga nampak nya tidak mempedulikan sama sekali keberadaan ojol yang sudah menjadi kebutuhan transportasi bagi masyarakat.

 

” Sudah selama 1 dekade kami para ojol di hadapkan pada satu permasalahan yakni bersumber pada tidak adanya payung hukum bagi Ojol, intinya kami ini di posisi kan sebagai subjek, bukan obyek kebijakan” tegas Juwel Safriko Hutasoit.

 

Senada dengan Juwel, Pengguna jasa Transportasi yang di wakili Cahyo, ia mengatakan bahwa dirinya sebagai pengguna jasa transportasi online, tentunya sangat terganggu dan sangat miris melihat pendapatan ojek online yang semakin menurunkan tingkat kesejahteraan ojol.

Baca Juga :  Terkait Kasus Dugaan Rasuah Pengadaan Tanah di Pulogebang, KPK Geledah Gedung DPRD DKI Jakarta

 

” Persoalan Ojol juga persoalan Pengguna jasa Transportasi, sebab sudah saling membutuhkan dan saling ketergantungan satu sama yang lain, oleh karena itu saya sangat berharap adanya kehadiran pemerintah dalam hal ini pemerintah provinsi DKI Jakarta, agar segera menangani masalah Ojol ini.” Ucap Cahyo.

 

Untuk itu, lanjut nya, untuk penataan ojek online di wilayah Provinsi DKI Jakarta sekaligus memulihkan dan bahkan meningkatkan kesejahteraan ojol, maka dari hasil diskusi diri nya dengan berbagai pihak termasuk dengan rekan rekan ojol, yakni untuk menginisiasi dan bahkan mengusulkan kepada Gubernur Provinsi DKI Jakarta agar segera menerbitkan regulasi bersifat diskresi untuk membentuk Badan Layanan Umum Daerah Bidang transportasi online berbasis koperasi.

 

” Saya dengar pemprov Kaltim saja berani merencanakan bikin perumda Ojol, tapi kalau perusahaan daerah jelas ojol di posisikan sebagai pekerja, sedangkan ojol bukan pekerja, masa’ Gubernur DKI Jakarta tidak berani bikin gebrakan untuk memberikan perhatian ke ojol, padahal jumlah ojol di jakarta lebih banyak di Kaltim ” tukas Cahyo.

Baca Juga :  Disinyalir Masuk Lewat Batam dan Palembang, Beras Selundupan dari Vietnam

 

Lebih lanjut Cahyo mengatakan bahwa dirinya berharap bukan perusahaan daerah untuk mengelola ojol, melainkan Badan Layanan Umum Daerah Bidang transportasi online berbasis koperasi, yang memposisikan ojol yang terorganisir dalam koperasi ( Badan Usaha) sebagai mitra usaha Pemprov DKI Jakarta.

 

Sedangkan, menanggapi aspirasi dari para ojol maupun pengguna jasa transportasi online, Dwi Rio Sambodo Sekretaris Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta mengatakan pihaknya sangat senang dapat langsung mendengar permasalahan ojol dari para ojol, untuk itu pihaknya bukan hanya menerima dan mencatat aspirasi dari ojol maupun pengguna jasa transportasi online, tentunya segera menindaklanjuti baik ke pihak Dishub DKI Jakarta maupun ke Gubernur Pramono Anung, agar segera menjadi sebuah kebijakan regulasi yang menata, mengayomi dan mensejahterakan ojol di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

 

” Ya, sangat mengapresiasi atas usulan dari teman teman Ojol, dan insyaallah kami segera menindaklanjuti aspirasi teman teman Ojol penyelesaian masalah penataan, pengayoman dan kesejahteraan ojol” tandas nya.

Comments are not available at the moment.

Sorry, the comment form has been disabled on this page/article.
Related post
Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

TB Massa: Indonesia Gagal Bangun Demokrasi

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …

Pancasila bukan untuk slogan, tapi untuk dijalankan

dito

01 Jun 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Proses lahirnya Pancasila tidak terjadi dalam ruang hampa, melainkan melalui adu gagasan yang intens dalam sidang PPKI. Namun, adu gagasan ini diselesaikan setelah dihilangkan kata kata kewajiban menjalankan syariat Islam bagi penganutnya. Suatu kompromi nasional saat itu, yang kemudian pada Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945, Pancasila yang Sah sebagai ideologi negara adalah …

MS. Kaban: Indonesia Belum Menemukan Pemimpin Yang Tepat

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan Menteri Kehutanan, Dr. MS. Kaban menilai Bangsa Indonesia belum menemukan pemimpin yang tepat. Indikasinya, segala bentuk kejahatan dan yang dibenci Allah SWT semakin tumbuh subur. Hal itu dilontarkan Kaban yang juga dikenal senior KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) dalam Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi …

Rochendi Terpilih Ketua KAHMI Rayon Unas Periode 2026-2030

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Rochendi Suryadinata terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Korps Alummni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Rayon Universitas Nasional (Unas) periode 2026-2030 menggantikan Hamka, S.IP, M.si yang menjabat periode 2022-2026. Musyawarah KAHMI Rayon Unas yang digelar di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat pada Minggu (31/5/2026) kali ini bertema Merajut Silaturahim, Meneguhkan Kiprah Menyongsong Kepemimpinan Baru …

x
x