Home » Headline » Gagasan Edukatif & Solusi Penerapan Sistem Pengelolaan Sampah Karya Tulis Siswi di SMP Xaverius Bungo, Berpredikat Cum Laude

Gagasan Edukatif & Solusi Penerapan Sistem Pengelolaan Sampah Karya Tulis Siswi di SMP Xaverius Bungo, Berpredikat Cum Laude

dito 02 Feb 2023 89

NasionalPos.com, Muara Bungo, Jambi– Inovasi lahir dari kreativitas. Kreativitas adalah kemampuan untuk berpikir alternatif gagasan baru yang berguna untuk memecahkan suatu persoalan yang lahir dari suatu kegelisahan terhadap suatu situasi,

Dari rasa kegelisahan terhadap permasalahan sampah di Kota Muara Bungo inilah yang mengusik perasaan dan pikiran gadis cilik bernama Gena Jasminea Girsang siswa Kelas IX SMP XAVERIUS MUARA BUNGO untuk menorehkan sesuatu gagasan ke dalam sebuah karya tulis yang bukan sekedar karya tulis biasa melainkan sebuah karya tulis yang secara komprehensif mengupas tentang system pengelolaan sampah beserta solusi penerapannya secara obyektif dan ilmiah.

“ Ya, saya selama ini mencermati situasi pengelolaan Sampah Di Kabupaten Bungo, Padahal Kabupaten Bungo sudah mendapatkan Adipura predikat kota bersih hingga 2x pada tahun 2018 dan 2019, namun terjadi masih terdapat permasalahan pada penerapan sistem pengelolaan sampah Di Kabupaten Bungo, yang harus diungkap dan dicari solusinya”ungkap Gena Jasminea Girsang yang lahir di Kota Jambi, tanggal 9 Februari 2008 silam, kepada awak media yang menghubunginya, Kamis, 2/2/2023 di Muara Bungo, Jambi.

Menurut Gena, dalam penulisan makalahnya itu, dirinya memulai dengan mencermati mengenai Permasalahan sampah di Kota Muara Bungo yang menjadi perhatian dan pelayanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bungo di 4 kecamatan yaitu Kecamatan Bungo Dani, Rimbo Tengah, Batin III, dan Pasar Muara Bungo yang berasal dari sampah sekitar 129.000 jiwa dengan timbunan sampah per harinya mencapai 70 ton. Sedangkan yang diangkut ke TPA antara 50-54 ton saja, yang lainnya sudah dimanfaatkan oleh pemulung untuk dijual ke bank sampah atau Pedagang Loak (istilah pedagang penerima sampah anorganik),

Sistem pengelolaan sampah di kota Muara Bungo, lanjut Gena, dimulai dari sampah rumah tangga, restoran, pertokoan, gudang dan pasar. Selanjutnya sampah dibuang ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang berada di perumahan, pertokoan dan pasar tradisional yang diangkut dengan menggunakan sepeda motor roda tiga, truk dan terakhir dibawa ke Tempat Pembuangan Terakhir (TPA) di Dusun Senamat, namun agar lebih obyektif informasi tersebut, kemudian dirinya  langsung terjun berdiskusi bukan hanya Kepala Bidang Kebersihan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bungo H. Zulkarnaen SiP., M.Si., melainkan juga berdiskusi dengan masyarakat, salah satu diantaranya adalah pemilik Vania Cake Café yakni  Cicilia Endang.

Baca Juga :  Wapres Ma'ruf Amin Bakal Ditemui Pansus PBNU

“Dari semua kegiatan yang saya lakukan itu, sehingga dapat diketahui bahwa permasalahan penerapan pengelolaan sampah itu, kata kuncinya adalah bagaimana membangun kesadaran masyarakat untuk memilah sampahnya dari mulai rumah tangga, toko, restoran, perusahaan dan perkantoran agar semakin berkurang jumlah sampah yang akan dibawa ke TPA., kondisi inilah yang kemudian menggelitik saya untuk membuat komik digital sebagai sarana mengedukasi masyarakat ” tukas Gena Jasminea Girsang anak kedua pasangan almarhum Bapak Jasuman G.P. Girsang dan ibu Ratna Akiefnawati.

Berikut ini tampilan komik digital Karya Gena;

Gena juga menjelaskan bahwa dari kegiatan bertemu dengan narasumber banyak pembelajaran yang menarik, yakni bahwa mengelola sampah di Kabupaten Bungo sangatlah rumit dan penuh perjuangan keras. Dari sekumpulan sampah yang dibuang tidak dipilah dan ketika dibuang ke TPS diacak-acak oleh pemulung yang mencari plastik botol atau barang lainnya yang masih layak dijual, perlakuan pengacak-acakan sampah menyebabkan sampah berserakan di sekitar TPS, akibatnya mengganggu lalu-lintas dan menyebarkan aroma bau yang mengganggu kesehatan, maka perlu kesadaran masyarakat untuk memilah sampahnya dari mulai rumah tangga, toko, restoran, perusahaan dan perkantoran agar semakin berkurang jumlah sampah yang akan dibawa ke TPA, maka sebagai solusinya adalah melakukan Sosialisasi ke masyarakat dan edukasi sejak dini ditingkat sekolah selayaknya dilakukan dan sesering mungkin untuk memberikan pemahaman dan keterlibatan masyarakat peduli dengan sampah, sosialisasi secara efektif dan murah dengan memanfaatkan teknologi digital.

Baca Juga :  Tiga Menteri Dijadwalkan Hadir, Saksikan Langsung Banyuwangi Ethno Carnival 2024

“Semua yang saya peroleh baik dari hasil wawancara maupun hasil pencarian referensi dan juga informasi yang saya dapat dari beragam sumber, saya tuangkan ke karya tulis tugas akhir untuk memenuhi syarat dalam proses kelulusan dari SMP Xaverius Muara Bungo tahun pelajaran 2022/2023, kemudian saya presentasikan ke kepala sekolah dan dewan guru penguji, alhamdulilah hasilnya mereka memberikan penilaian cum laude, karena itu dikesempatan ini, saya ucapkan rasa syukur kepada Tuhan, dan ucapan terima kasih kepada Mama Ratna Akiefnawati, abang Nager Alfanovansyah Girsang, juga ucapan terima kasih kepada Ibu Maria sebagai guru pembimbing, Bapak Kepala SMP Xaverius Muara Bungo, Johanes Suwarno, serta Bapak/Ibu guru dan staf SMP Xavemo, juga tak lupa kepada rekan-rekan yang senantiasa mesupportku dalam menyelesaikan karya tulis ini, tanpa mereka semua, Saya tidak bisa menyelesaikan karya tulis yang semoga bermanfaat bagi semua orang.”pungkas Gena.

Dari perbincangan dengan Gena, maka muncullah secercah harapan terhadap keberadaan anak-anak bangsa negeri ini, ternyata menyimpan potensi luar biasa yang tidak dapat dipandang remeh, bahkan harus terus digali dan dikembangkan menjadi sesuatu yang dapat disumbangkan bagi bangsa dan negeri ini, semoga di masa kini maupun dimasa mendatang muncul Gena-Gena yang lain, yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan, bernyali dan memiliki gagasan solusi yang kreatif, inovatif dan edukatif. Amin. (*dit)

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dewas KPK Diminta Selidiki dan Klarifikasi Tudingan Terhadap Faisal Assegaf

Dhio Justice Law

18 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Barang bukti disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan aktivis Faisal Assegaf terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Jendral Bea Cukai terus menuai polemik. Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof, TB Massa Djafar mengungkapkan kekawatirannya terhadap KPK yang dicurigai publik telah diintervensi kekuatan politik untuk membungkam kelompok sipil …

Sorotan Publik Terhadap Sultan Madura, H.Her

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

17 Apr 2026

NASIONALPOS.com | PAMEKASAN – Nama Khairul Umam atau yang lebih dikenal dengan sapaan akrab Haji Her, pemilik dari Bawang Mas Group, kini menjadi sorotan publik usai dirinya diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada April 2026. Pemeriksaan ini memunculkan berbagai spekulasi di tengah publik, terutama karena yang bersangkutan selama ini dikenal getol memperjuangkan terbentuknya …

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III Perkuat Seluruh Pos Keamanan serta Rest Area di PT Freeport Indonesia

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

17 Apr 2026

  NASIONALPOS.com | Papua – Pascaserangan mendadak dan mematikan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, TNI bahkan menyiagakan kendaraan tempur taktis, salah satunya panser Anoa Pindad, di sejumlah titik PT Freeport Indonesia. Dengan mengenakan senjata lengkap, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyambangi Rest Area Mile 50 PT Freeport …

Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Dewi Apriatin

11 Apr 2026

*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka*   Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Dewi Apriatin

10 Apr 2026

Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …

Hampir Setahun Jalan di Tempat, Laporan Dhofir di Banyuwangi Disorot Publik

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI,  NASIONALPOS.COM – Mandeknya Penegakkan hukum kembali mencuat. Kali ini datang dari penanganan kasus dugaan pencemaran nama baik dan ancaman melalui media sosial yang dilaporkan oleh Dhofir, pemilik akun TikTok Pasopati Jatim. Hampir satu tahun berjalan, laporan tersebut disebut tak kunjung bergerak signifikan. Dalam keterangannya kepada awak media, Dhofir secara blak-blakan menilai kinerja penyidik Subdit …

x
x