Home / Ekonomi / Headline / Nasional

Jumat, 10 Juni 2022 - 21:56 WIB

Hasil PKPU Untuk Cairkan PMN ke Garuda Indonesia Di Tunggu Kemenkeu

NasionalPos.com, Jakarta- Sebagaimana diketahui Pengadilan Negeri Jakarta direncanakan mengumumkan putusan PKPU Garuda pada 20 Juni 2022. Emiten berkode GIAA ini sebelumnya telah mengajukan penangguhan jadwal PKPU hingga dua kali untuk menyelesaikan renegosiasi dengan para krediturnya.

“Kami tunggu bagaimana putusan PKPU apakah disetujui (atau tidak). Apabila disetujui proposal restrukturisasi yang diajukan PT Garuda, maka pemerintah akan mencoba melihat apa yang bisa diberikan pemerintah untuk membantu menyelamatkan Garuda Indonesia,” ungkap DIREKTUR Kekayaan Negara Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan Meirijal Nur dalam acara Bincang Bareng DJKN bertajuk Investasi Pemerintah untuk Dana Pendidikan secara virtual, Jumat,10/6/2022 di Jakarta

Meski demikian, lanjutnya, untuk mencairkan Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk sebesar Rp7,5 triliun, pihaknya masih akan menunggu perkembangan hasil proses restrukturisasi utang atau penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU), dan belum dapat memastikan kapan PMN kepada Garuda Indonesia akan dicairkan meskipun jika nanti hasil PKPU restrukturisasi Garuda Indonesia disetujui. Sebelumnya, Komisi VI DPR RI sudah menyetujui rencana pemberian penyertaan modal negara (PMN) senilai Rp7,5 triliun dari pemerintah untuk Garuda Indonesia di tahun ini. Namun DPR RI memberikan syarat PMN baru dapat dicairkan apabila Garuda telah mencapai kesepakatan damai dengan kreditur dalam PKPU.

Baca Juga  Ketua DPK Korpri Unit TNI AD Lantik Dewan Pengurus Korpri Sub Unit Kodam IX/Udayana

Sementara itu, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, Garuda Indonesia berencana untuk melaksanakan right issue sebagai salah satu sumber pendanaan, apabila prospek PKPU telah mencapai perdamaaian dan homologasi, Rencana rights issue tersebut ada dua tahapan, pertama rights issue dari pemerintah melalui PMN dengan nominal Rp7,5 triliun yang berasal dari cadangan pembiayaan investasi pembiayaan operasional dan pendanaan restrukturisasi selama 2022-2023, Alhasil porsi kepemilikan pemerintah naik dari 60,54% menjadi 65%. Kemudian, tahap kedua pendanaan dari mitra strategis sehingga kepemilikan pemerintah menjadi 51%.

Baca Juga  Apresiasi Karya Seni Nyoman Nuarta, Ketua MPR RI Usulkan GWK Menjadi Aset Nasional

“Right isu kedua pada kuartal IV awal untuk tambahan pendanaan dari investor strategis. Sebagaimana diketahui, keputusan Rapat Kerja (Panja) Garuda terakhir, kami akan batasi bahwa porsi pemerintah tetap di 51% dari total kepemilikan saham di Garuda,” pungkas Tiko

Share :

Baca Juga

Mantan Dirut PTDI Budi Santoso

Headline

Mantan Dirut PTDI Jadi Tersangka di KPK
Helikopter jatuh

Headline

Helikopter M-17 TNI AD Yang Jatuh Di Kendal, Jateng Dalam Kondisi Baik Sebelum Terbang
PSBB Jakarta

Headline

Mulai Sabtu (3/7/2021) PPKM Jawa – Bali Berlaku, 28 Titik Pintu Masuk Jakarta Ditutup
Razia polisi

Headline

Fadil Sebut Ribuan Personel Polri Dikerahkan Dalam Operasi Patuh Jaya 2021
21d79d4a 84b6 4dbd 891e c6af7d6eb892

daerah

Nono Sampono Ajak Masyarakat Gorontalo Beri Apresiasi Kinerja Pemerintah
2379738784

Headline

Menang Di Pennsylvania, Biden Di Pastikan Unggul
Puan Maharani

Headline

Puan Warning Pemerintah Soal Antisipasi Lonjakan Covid-19 Luar Jawa – Bali
israel caplok palestina

Headline

Jika Israel Caplok Tepi Barat, Kongres AS Tangguhkan Bantuan Militer