KGMBK Desak KPK agar Periksa Politisi Nasdem di Duga terlibat Beberapa Kasus Korupsi

- Editor

Rabu, 8 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NasionalPos.com, Jakarta- Masih mengenai Donny Imam Priambodo politisi Partai Nasdem yang juga menjabat sebagai Ketua DPP Partai NasDem Bidang Digital dan Siber, yang ditengarai adanya dugaan keterlibatan yang bersangkutan di beberapa kasus Korupsi berskala Nasional, namun demikian, hingga saat ini yang bersangkutan, tidak tersentuh hukum, justru malahan masih berkeliaran bebas, demikian disampaikan Amir Basman juru bicara Koalisi Gerakan Masyarakat Berantas Korupsi di Jakarta, Rabu, 8/5/2024.

“Ini fenomena yang sangat mengherankan dan sekaligus memprihatinkan bagi upaya penegakkan hukum dalam rangka pemberantasan korupsi di Indonesia, ada seorang petinggi Parpol yang diduga terlibat kasus korupsi proyek Bakamla 2016 silam, diduga juga terlibat kasus Korupsi Pengadaan Tower BTS Kemenkominfo 2022, tapi sampai sekarang yang bersangkutan masih berkeliaran bebas,” ungkap Amir Basman.

Baca Juga :   Bijaksana Kelola Anggaran, Pemprov DKI Berkomitmen Salurkan Bansos Tepat Sasaran

Selain itu, lanjut Amir Basman, dirinya bersama rekan-rekannya telah melakukan penelusuran terkait keterlibatan yang bersangkutan di beberapa kasus dugaan korupsi, sehingga berhasil menemukan adanya informasi yang menyebutkan selain diduga terlibat kasus pengadaan tower BTS kemenkominfo, yang bersangkutan bersama rekan separtainya diduga terlibat praktek pungutan Liar import Bawang Putih yang merugikan negara sebesar puluhan trilyun rupiah dari tahun 2018-2020.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

““Lebih aneh lagi, dan janggal, yang bersangkutan itu diduga juga menikmati duit dari kasus-kasus tersebut,  namun hingga saat ini tidak tersentuh hukum.”tukas Amir Basman.

Menurut Amir Basman, kemungkinan, yang bersangkutan ini mendapatkan backing dari pihak -pihak yang menikmati hasil kejahatan tersebut, bahkan para backing tersebut bisa jadi sebagai otak di balik kejahatan tersebut, sehingga mereka lebih berharap agar yang bersangkutan tidak terjerat hukum, agar pihak-pihak tersebut merasa aman dan nyaman, untuk itu mereka berusaha melindungi yang bersangkutan agar tidak terjerat hukum, mungkin si DIP ini memegang kunci dari para pihak yang menjadi backing dia.

Baca Juga :   Berlatarbelakang Jaksa Johanis Tanak Diharapkan Bisa Pertajam Kinerja KPK

““Ya, atas informasi temuan tersebut, kami mendesak KPK untuk memanggil dan memeriksa yang bersangkutan (DIP) terhadap berbagai kasus yang diduga melibatkan yang bersangkutan,  jangan ada kesan bahwa KPK terjebak oleh kepentingan tertentu, sehingga menjadikan seseorang kebal hukum, nah kalau itu terjadi jangan salahkan kalau rakyat menuntut agar KPK membubarkan diri saja, percuma ada KPK,” pungkas Amir Basman.

 

 

 

Loading

Berita Terkait

Cegah Bocornya Anggaran Pilkada DKI Jakarta 2024, Usai Pilkada Harus Ada Audit Internal & Ekternal
Sebagai Pihak Terkait, Desta Tak Hadiri Sidang Perdana Dugaan Asusila Hasyim Asy’ari
Heru Berpesan ke Pejabat yang Dilantik Untuk Tingkatkan Pelayanan
Pemprov DKI Jakarta Sediakan Posko Pengaduan PPDB Jakarta 2024 di Lima wilayah
ITDC Sebut Pengelolaan Sirkuit Mandalika Setara Hotel Bintang Lima
SYL Bantah Terima Durian Seharga Puluhan Juta
HNSI Siap Kolaborasi Dengan Pemerintah Untuk Kesejahteraan Nelayan
Rumah Mantan Pejabat Kementan Digeledah KPK

Berita Terkait

Kamis, 23 Mei 2024 - 22:13 WIB

Cegah Bocornya Anggaran Pilkada DKI Jakarta 2024, Usai Pilkada Harus Ada Audit Internal & Ekternal

Rabu, 22 Mei 2024 - 21:27 WIB

Sebagai Pihak Terkait, Desta Tak Hadiri Sidang Perdana Dugaan Asusila Hasyim Asy’ari

Rabu, 22 Mei 2024 - 20:55 WIB

Heru Berpesan ke Pejabat yang Dilantik Untuk Tingkatkan Pelayanan

Senin, 20 Mei 2024 - 22:54 WIB

Pemprov DKI Jakarta Sediakan Posko Pengaduan PPDB Jakarta 2024 di Lima wilayah

Senin, 20 Mei 2024 - 22:35 WIB

SYL Bantah Terima Durian Seharga Puluhan Juta

Senin, 20 Mei 2024 - 22:28 WIB

HNSI Siap Kolaborasi Dengan Pemerintah Untuk Kesejahteraan Nelayan

Minggu, 19 Mei 2024 - 21:56 WIB

Rumah Mantan Pejabat Kementan Digeledah KPK

Minggu, 19 Mei 2024 - 21:49 WIB

Saka Tatal Akui Korban Salah Tangkap Kasus Vina

Berita Terbaru