- HeadlineDewas KPK Diminta Selidiki dan Klarifikasi Tudingan Terhadap Faisal Assegaf
- Top NewsBupati Garut Buka Rakar GTRA 2026 dan Kenalkan Skema Baru Redistribusi Lahan
- NasionalSorotan Publik Terhadap Sultan Madura, H.Her
- NasionalKomando Gabungan Wilayah Pertahanan III Perkuat Seluruh Pos Keamanan serta Rest Area di PT Freeport Indonesia
- daerahFKPPI Kota Bandung Gelar Halal Bihalal dan Pererat Silaturahmi

Pengamat Usulkan Pembentukan Badan Layanan Umum Daerah Berbasis Koperasi Solusi Masalah Ojek Online Di Wilayah Provinsi Daerah Khusus Jakarta
NasionalPos.com, Jakarta- Pengamat Perkotaan Drs Primus Wawo, Msi mengatakan kepada wartawan, dari hasil pengamatannya, Permasalahan kebijakan perusahaan aplikasi dengan menaikkan potongan upah yang di terima oleh pengendara ojek online dari customer, tentunya akan berdampak pada pengurangan pendapatan driver ojek online, dan sangat berpengaruh bagi kehidupan maupun penghidupan pengendara ojek online beserta keluarganya, dan tentunya Apabila pendapatan pengendara ojek online semakin menurun, maka akan menambah angka kemiskinan, sehingga dapat memicu meningkatnya angka kriminalitas dan gangguan keamanan maupun ketertiban, yang merugikan warga Provinsi Daerah Khusus Jakarta.
“Tidak hanya itu, Tindakan memanipulasi hubungan kemitraan dengan pihak pengendara ojek online yang di lakukan oleh pihak perusahaan aplikator, dan dapat berakibat munculnya konflik antara pengendara ojek online dengan pihak perusahaan aplikator, maka kondisi tersebut dapat memicu terjadinya gejolak sosial khususnya di dalam kehidupan warga Jakarta,”Ungkap Primus kepada wartawan, Selasa, 25/2/2025 di Jakarta.
Tidak hanya itu, lanjut Primus, Apabila kebijakan perusahaan aplikator semakin mengintimidasi pihak pengendara aplikator, maka akan memicu keresahan pihak pengendara ojek online, sehingga dapat mudah terprovokasi oleh kepentingan lain, serta dapat mendorong pengendara ojek online berhenti sebagai ojek online, akibatnya semakin menambah angka pengangguran, yang kemudian dapat memicu terjadinya meningkatnya angka kriminalitas, dan gangguan keamanan maupun ketertiban yang dapat merugikan warga Jakarta, serta dapat menambah beban pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta yang di pimpin oleh Gubernur Pramono Anung dengan Wagub H Rano Karno.
“Oleh karena itu permasalahan Ojek Online harus segera di tanggulangi oleh kehadiran Pemprov Daerah Khusus Jakarta melalui kebijakan yang Terstruktur Sistematis, Massif dan komprehensif, sebagai Langkah solusi strategis untuk menyelesaikan masalah ojek online beserta kesejahteraan, sekaligus juga sebagai Langkah penataaan ojol, yang saat ini terkesan semrawut.” Ucap Primus.
Menurut Primus, sebagai wujudkan kehadiran Pemprov Daerah Khusus Jakarta dalam permasalahan ojek online, dirinya mengusulkan kepada Gubernur Pramono Anung, agar membuat kebijakan membentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) berbasis Koperasi Bidang Transportasi Digital, sebagai perangkat daerah yang mengutamakan pelayanan publik bagi warga Jakarta, dalam BLUD ini, Pemprov DKJ dapat mefasiltasi pembuatan aplikasi ojek yang dikelola Pemprov, yang di jalankan oleh para driver ojek online,
Kemudian ojek online dapat memperoleh penghasilan dengan menjalankan aplikasi tersebut, tanpa ada potongan apapun, di karenakan posisi driver ojek online bukan lagi sebagai mitra Pemprov Daerah Khusus Jakarta, melainkan sebagai pelaku usaha jasa transportasi digital yang di bina, di fasilitasi dan bersinergi dengan Pemprov, dalam BLUD berbasis Koperasi, Kenapa berbasis Koperasi, karena melalui system koperasi, para driver ojol yang juga pelaku usaha jasa transportasi digital dapat ditingkatkan kesejahteraannya dengan mendapatkan Sisa Hasil Usaha, selain pendapatan Ojol dari penetapan tarif bagi masyarakat pengguna jasa.
“ Intinya dengan BLUD berbasis Koperasi ini, Pemprov Daerah Khusus Jakarta, tak perlu memberi upah kepada para ojek online, nggak perlu kasih THR melainkan memberikan kail atau memberikan fasilitas platform digital aplikasi kepada Ojek Online, yang kemudian Ojek online menjalankan jasa layanan tersebut ke masyarakat, jadi gini lembaganya adalah BLUD tapi sistemnya koperasi, gotong-royong antar driver ojol yang bersinergi, di lindungi dan di bina oleh Pemprov Daerah Khusus Jakarta, ya dari pada Pemprov DKJ ngasih dana hibah ke koperasi, yang sulit di control mendingan koperasi tersebut di rangkul di bina dan di control Pemprov DKJ melalui Badan Layanan Umum Daerah yang berorientasi pelayanan publik di bidang transportasi digital.”tukas Primus.
Sementara itu, di hubungi terpisah, Andi Kristiyanto, S.sos Ketua Presidium Koalisi Ojol Nasional, menanggapi usulan tersebut, pihak nya sangat menyambut baik usulan tersebut, dan bahkan mendukungnya agar segera terealisasi, pasalnya masalah ojek online ini, kehadiran pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta menunjukkan adanya kepedulian pemerintah terhadap permasalahan ojol, dan itu sebenarnya suatu kewajiban konstitusional pemerintah untuk mengayomi dan melindungi warganya.
“Ibarat kata, para ojol ini saat ini berada dalam Kapal yang hendak tenggelam, nah untuk menyelamatkan kehidupan para Ojol, perlu kehadiran Kapal baru yang memberikan keamanan, kenyamanan dan kesejahteraan bagi Ojol, nah Kapal itu adalah Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta, namun yang ideal memang berbasis koperasi, karena dengan koperasi kami tidak bisa di anggap sebagai buruh, melainkan sebagai pelaku usaha jasa transportasi digital yang membuat koperasi yang kemudian bersinergi, di ayomi dan di bina oleh pemprov dalam Badan Layanan Umum Daerah, kalau BLUD berbasis Koperasi untuk kepentingan kesejahteraan Ojek Online oleh Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung, itu berarti kebijakan beliau pro rakyat, dan patut di dukung ”pungkas Andi.
Dhio Justice Law
18 Apr 2026
NasionalPos.com, Jakarta – Barang bukti disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan aktivis Faisal Assegaf terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Jendral Bea Cukai terus menuai polemik. Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof, TB Massa Djafar mengungkapkan kekawatirannya terhadap KPK yang dicurigai publik telah diintervensi kekuatan politik untuk membungkam kelompok sipil …
Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H
17 Apr 2026
NASIONALPOS.com | PAMEKASAN – Nama Khairul Umam atau yang lebih dikenal dengan sapaan akrab Haji Her, pemilik dari Bawang Mas Group, kini menjadi sorotan publik usai dirinya diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada April 2026. Pemeriksaan ini memunculkan berbagai spekulasi di tengah publik, terutama karena yang bersangkutan selama ini dikenal getol memperjuangkan terbentuknya …
Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H
17 Apr 2026
NASIONALPOS.com | Papua – Pascaserangan mendadak dan mematikan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, TNI bahkan menyiagakan kendaraan tempur taktis, salah satunya panser Anoa Pindad, di sejumlah titik PT Freeport Indonesia. Dengan mengenakan senjata lengkap, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyambangi Rest Area Mile 50 PT Freeport …
Dewi Apriatin
11 Apr 2026
*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka* Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …
Dewi Apriatin
10 Apr 2026
Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …
- Banyuwangi
07 Apr 2026
BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM – Mandeknya Penegakkan hukum kembali mencuat. Kali ini datang dari penanganan kasus dugaan pencemaran nama baik dan ancaman melalui media sosial yang dilaporkan oleh Dhofir, pemilik akun TikTok Pasopati Jatim. Hampir satu tahun berjalan, laporan tersebut disebut tak kunjung bergerak signifikan. Dalam keterangannya kepada awak media, Dhofir secara blak-blakan menilai kinerja penyidik Subdit …
21 Nov 2024 1.702 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.404 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.288 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
23 Jul 2025 1.222 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
28 Jul 2025 1.215 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
09 Jul 2025 1.178 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.085 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.