- HeadlineNegara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)
- PolitikDPD Partai Hanura Jabar Gelar Musda 2026 di Bandung
- PolitikPartai Hanura Gelar Musda 2026 di Bandung, Fokus pada Regenerasi Kepemimpinan
- Top NewsKapolres Sumenep Perbaiki Jembatan Demi Kelancaran Aktivitas Warga
- Top NewsWujud Kepedulian Kapolres Sumenep, Tampung Aspirasi Masyarakat Pada Giat Curhat Kamtibmas

Haul Jendral TNI (Anumerta) A. Yani ke 102, Sosok Kepahlawanannya Solusi Krisis Keteladanan Anak Bangsa Di era Kekinian
NasionalPos.com, Jakarta- Bertempat di museum Sasmitaloka Jendral Achmad Yani, segenap anggota Keluarga Besar. Jendral TNI (Anumerta) Achmad Yani mengelar acara memperingati hari lahirnya ayahanda Achmad Yani yang ke 102, yang selalu di peringati setiap tanggal 19 Juni di rumah dinas tempat tinggal dahulu dan tempat kejadian yang mengerikan dibunuhnya bapak di depan mata kepala kami yang sulit untuk dilupakan, demikian disampaikan Amelia Yani Putri Jendral TNI (Anumerta) Achmad Yani kepada NasionalPos.com, Rabu, 19 Juni 2024 kemaren.
“Bagaimanapun kami harus memegang nama baik beliau juga nama baik para Pahlawan Revolusi lainnya. “ ucap Amelia Yani yang pernah menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Bosnia dan Herzegovina.
Dalam penuturannya, ketika mengenang peristiwa berdarah yang terjadi 59 tahun silam, dirinya menilai peristiwa tersebut sungguh sangat luar biasa, di saat peristiwa itu terjadi, para perwira TNI AD tanpa pamrih berkorban jiwa raga untuk Pancasila dan negara tercinta, tidak hanya itu, mereka gugur untuk mempertahankan ideologi Pancasila dari berbagai rongrongan, tanpa meninggalkan apapun buat kehidupan keluarganya, bahkan peristiwa itu, selain menimbulkan kepedihan mendalam bagi keluarga, juga kebingungan bagi keluarga yang ditinggalkannya untuk melanjutkan putra-putrinya agar bisa terus bertahan hidup hingga sekarang.

“Salah satu hikmah dari peristiwa pedih tersebut, yang tidak banyak orang tau, kami putra-putri para Pahlawan Revolusi, terutama saya bersama saudara-saudaraku, telah menjadi pribadi-pribadi yang tegar, mandiri, berdikari dan tidak goyah dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan saat itu, alhamdulilah sekarang kami telah berhasil melampaui tantangan tersebut, ”tukas Dubes Amelia Yani
Namun, ironisnya, lanjut Dubes Amelia Yani, kondisi saat ini, jauh dari harapan, bahkan sangat miris, ketika mendengar melihat dan mencermati perilaku para pejabat negara di berbagai tingkatan sampai tingkat paling bawah, mereka tidak punya malu melakukan pencurian alias maling merampok uang negara bertriliun triliun rupiah didiamkan saja oleh yang berkuasa, nampaknya mereka melupakan pengabdian dan pengorbanan tanpa pamrih dari para pahlawan revolusi beserta jiwa raganya diserahkan bagi negara dan bangsa demi harga diri maupun kehormatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Tapi kenyataannya, kini, fenomena itu menunjukkan semakin terkikisnya budaya Pancasila, tidak hanya itu, adanya program makan gratis tidak seharusnya di laksanakan, bila tradisi menyisihkan sedikit beras kemudian di masukkan dalam bambu di setiap rumah yang dilaksanakan oleh masyarakat pedesaan itu di kembangkan di seluruh negeri, maka masalah kebutuhan pangan dapat mudah ditanggulangi.
“ Tradisi tersebut adalah wujud Gotong-royong yang juga merupakan implementasi dari Pancasila, kalau itu di terapkan di seluruh wilayah negeri ini, maka tidak perlu lagi program makan siang gratis yang justru menelan anggaran trilyunan rupiah.” Tegas Dubes Amelia Yani.
Sementara itu, Mayang cucu dari Mayjen TNI (Anumerta) DI Panjaitan yang juga termasuk Pahlawan Revolusi, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa peristiwa 1965 terjadi 59 tahun silam, bukan hanya menyisahkan sejarah kelam perjalanan bangsa Indonesia, melainkan juga memberikan makna mendalam mengenai kepahlawanan dari Sosok Jendral TNI (Anumerta) Achmad Yani, maupun pahlawan revolusi lainnya, yang sudah semestinya menjadi keteladanan bagi generasi muda di era kekinian.
“Kepahlawanan mereka patut di teladani oleh anak bangsa, yang saat ini mengalami krisis keteladanan, sehingga mereka menjadi pribadi yang tidak mengetahui bahkan mengabaikan nilai-nilai luhur teman2 dari kepahlawanan Jendral TNI (Anumerta) A. Yani beserta pahlawan revolusi lainnya, akibatnya mereka menjadi pribadi yang mudah terpengaruh oleh ideologi lain selain Pancasila, ini harus kita cegah dengan kata lain kepahlawanan Jendral TNI (Anumerta) A. Yani solusi krisis keteladanan anak bangsa di era kekinian, terutama dalam hal memaknai dan mengamalkan Pancasila sebagai ideologi Bangsa Indonesia ”tandas Mayang.
Hadir juga dalam acara ini putra/i Haryono MT, kel. Pandjaitan, kel. Sugiyono, pengurus maupun anggota dari Forum Silaturahmi Anak Bangsa (FSAB) antara lain Suryo Susilo, Nina Pane, Djoko Purwongemboro, Faisal Saleh, Martinus Johan Mosi, Tuti Doeriat, Mayang, cucu D.I. Pandjaitan, dan Anne, cucu S.M. Kartosuwiryo, Adam (anggota FSAB muda), komunitas Pahlawan Revolusi, lawyer pak Minto, ibu Wening dubes, pak Purbo dubes dan puluhan tamu undangan lainnya yang memenuhi ruangan tengah musium Sasmitaloka Jendral TNI (Anumerta) A. Yani.

Dhio Justice Law
28 Apr 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …
Dhio Justice Law
26 Apr 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI) NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …
- Banyuwangi
25 Apr 2026
Banyuwangi, Nasionalpos.com – Sekitar 5000 massa direncanakan akan turun ke jalan dalam sebuah aksi unjuk rasa besar yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 6 Mei 2026 di Depan Kantor Bupati Banyuwangi. Aksi ini digelar sebagai bentuk tuntutan masyarakat yang mendesak agar Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi segera mengundurkan diri dari jabatannya. Koordinator aksi,Mohamad Amrullah,S.H.M.Hum. menyampaikan bahwa …
Suryana Korwil Jabar
25 Apr 2026
Bandung, 25 April 2026, ARMEDIA.NEWS – Momen yang dinanti-nantikan akhirnya tiba! Perumahan Parahyangan Garden City yang berlokasi di Jl. Nanjung, Desa Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, mengadakan acara serah terima kunci rumah bagi para pembeli unit huniannya. Acara ini menjadi bukti komitmen pengembang dalam menyelesaikan proyek lebih cepat dari waktu yang dijanjikan dan memberikan hunian …
Admin Redaksi
24 Apr 2026
NASIONALPOS.com Pesisir Barat – Dinamika politik internal Partai Golkar di Kabupaten Pesisir Barat semakin menghangat. Salah satu bakal calon (bacalon) Ketua DPD II Golkar, Argento, secara resmi mengembalikan berkas pendaftaran kepada panitia penjaringan, sebagai bentuk keseriusan dirinya dalam mengikuti proses pemilihan ketua partai. Pengembalian berkas tersebut dilakukan di sekretariat DPD II Golkar Pesisir Barat dan …
dito
23 Apr 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PRT) menjadi tonggak historis dalam reformasi kebijakan ketenagakerjaan nasional. Setelah lebih dari dua dekade diperjuangkan, regulasi ini tidak hanya mencerminkan kemajuan legislasi, tetapi juga menjadi bentuk koreksi atas ketimpangan struktural yang selama ini menempatkan pekerja domestik dalam posisi rentan dan minim perlindungan. Secara empiris, urgensi kehadiran UU …
21 Nov 2024 1.746 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.427 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.309 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.242 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.236 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.196 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.100 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.