- HeadlineMomentum Peringatan Hari Santri Nasional, Jadikan Santri Berani dan punya Kemampuan Hadapi Tantangan Zaman
- daerahPerkuat Kualitas Penegakan Hukum, Polres Pesisir Barat Jalani Supervisi Semester II Ditreskrimum Polda Lampung
- HeadlineRaport Merah Penegakan Hukum selama 2 Tahun Pemerintah Prabowo-Gibran”
- daerahSentuhan Perubahan Irwan Hakim: Membangun Gunung Kemala Melalui Musyawarah dan Transparansi
- NasionalKantor Hukum Layangkan Pemberitahuan Aksi, Kepastian Hukum di Polresta Banyuwangi Jadi Perhatian

Haul Jendral TNI (Anumerta) A. Yani ke 102, Sosok Kepahlawanannya Solusi Krisis Keteladanan Anak Bangsa Di era Kekinian
NasionalPos.com, Jakarta- Bertempat di museum Sasmitaloka Jendral Achmad Yani, segenap anggota Keluarga Besar. Jendral TNI (Anumerta) Achmad Yani mengelar acara memperingati hari lahirnya ayahanda Achmad Yani yang ke 102, yang selalu di peringati setiap tanggal 19 Juni di rumah dinas tempat tinggal dahulu dan tempat kejadian yang mengerikan dibunuhnya bapak di depan mata kepala kami yang sulit untuk dilupakan, demikian disampaikan Amelia Yani Putri Jendral TNI (Anumerta) Achmad Yani kepada NasionalPos.com, Rabu, 19 Juni 2024 kemaren.
“Bagaimanapun kami harus memegang nama baik beliau juga nama baik para Pahlawan Revolusi lainnya. “ ucap Amelia Yani yang pernah menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Bosnia dan Herzegovina.
Dalam penuturannya, ketika mengenang peristiwa berdarah yang terjadi 59 tahun silam, dirinya menilai peristiwa tersebut sungguh sangat luar biasa, di saat peristiwa itu terjadi, para perwira TNI AD tanpa pamrih berkorban jiwa raga untuk Pancasila dan negara tercinta, tidak hanya itu, mereka gugur untuk mempertahankan ideologi Pancasila dari berbagai rongrongan, tanpa meninggalkan apapun buat kehidupan keluarganya, bahkan peristiwa itu, selain menimbulkan kepedihan mendalam bagi keluarga, juga kebingungan bagi keluarga yang ditinggalkannya untuk melanjutkan putra-putrinya agar bisa terus bertahan hidup hingga sekarang.

“Salah satu hikmah dari peristiwa pedih tersebut, yang tidak banyak orang tau, kami putra-putri para Pahlawan Revolusi, terutama saya bersama saudara-saudaraku, telah menjadi pribadi-pribadi yang tegar, mandiri, berdikari dan tidak goyah dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan saat itu, alhamdulilah sekarang kami telah berhasil melampaui tantangan tersebut, ”tukas Dubes Amelia Yani
Namun, ironisnya, lanjut Dubes Amelia Yani, kondisi saat ini, jauh dari harapan, bahkan sangat miris, ketika mendengar melihat dan mencermati perilaku para pejabat negara di berbagai tingkatan sampai tingkat paling bawah, mereka tidak punya malu melakukan pencurian alias maling merampok uang negara bertriliun triliun rupiah didiamkan saja oleh yang berkuasa, nampaknya mereka melupakan pengabdian dan pengorbanan tanpa pamrih dari para pahlawan revolusi beserta jiwa raganya diserahkan bagi negara dan bangsa demi harga diri maupun kehormatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Tapi kenyataannya, kini, fenomena itu menunjukkan semakin terkikisnya budaya Pancasila, tidak hanya itu, adanya program makan gratis tidak seharusnya di laksanakan, bila tradisi menyisihkan sedikit beras kemudian di masukkan dalam bambu di setiap rumah yang dilaksanakan oleh masyarakat pedesaan itu di kembangkan di seluruh negeri, maka masalah kebutuhan pangan dapat mudah ditanggulangi.
“ Tradisi tersebut adalah wujud Gotong-royong yang juga merupakan implementasi dari Pancasila, kalau itu di terapkan di seluruh wilayah negeri ini, maka tidak perlu lagi program makan siang gratis yang justru menelan anggaran trilyunan rupiah.” Tegas Dubes Amelia Yani.
Sementara itu, Mayang cucu dari Mayjen TNI (Anumerta) DI Panjaitan yang juga termasuk Pahlawan Revolusi, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa peristiwa 1965 terjadi 59 tahun silam, bukan hanya menyisahkan sejarah kelam perjalanan bangsa Indonesia, melainkan juga memberikan makna mendalam mengenai kepahlawanan dari Sosok Jendral TNI (Anumerta) Achmad Yani, maupun pahlawan revolusi lainnya, yang sudah semestinya menjadi keteladanan bagi generasi muda di era kekinian.
“Kepahlawanan mereka patut di teladani oleh anak bangsa, yang saat ini mengalami krisis keteladanan, sehingga mereka menjadi pribadi yang tidak mengetahui bahkan mengabaikan nilai-nilai luhur teman2 dari kepahlawanan Jendral TNI (Anumerta) A. Yani beserta pahlawan revolusi lainnya, akibatnya mereka menjadi pribadi yang mudah terpengaruh oleh ideologi lain selain Pancasila, ini harus kita cegah dengan kata lain kepahlawanan Jendral TNI (Anumerta) A. Yani solusi krisis keteladanan anak bangsa di era kekinian, terutama dalam hal memaknai dan mengamalkan Pancasila sebagai ideologi Bangsa Indonesia ”tandas Mayang.
Hadir juga dalam acara ini putra/i Haryono MT, kel. Pandjaitan, kel. Sugiyono, pengurus maupun anggota dari Forum Silaturahmi Anak Bangsa (FSAB) antara lain Suryo Susilo, Nina Pane, Djoko Purwongemboro, Faisal Saleh, Martinus Johan Mosi, Tuti Doeriat, Mayang, cucu D.I. Pandjaitan, dan Anne, cucu S.M. Kartosuwiryo, Adam (anggota FSAB muda), komunitas Pahlawan Revolusi, lawyer pak Minto, ibu Wening dubes, pak Purbo dubes dan puluhan tamu undangan lainnya yang memenuhi ruangan tengah musium Sasmitaloka Jendral TNI (Anumerta) A. Yani.

dito
21 Okt 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Gagasan awal mengenai Hari Santri diusulkan oleh kalangan pesantren, yang kemudian diperkuat usulannya oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang kemudian di resmikan oleh Presiden Jokowi, bahwa tanggal 22 Oktober di tetapkan sebagai Hari Santri Nasional melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015 guna mengenang jasa para ulama dan santri. Terkait dengan situasi …
dito
21 Okt 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, masyarakat Indonesia merasakan mengenai upaya penegakan hukum, maka terkait dengan hal itu Ralian Jawalsen, S.H seorang praktisi hukum. kepada wartawan, Rabu, 21/10/2026, di Jakarta. Ia mengatakan bahwa Pemerintahan Presiden Prabowo- Gibran selama dua tahun ini telah terjadi kemunduran dalam penegakan hukum. …
- Banyuwangi
20 Okt 2026
BANYUWANGI, NASIONALIS. COM – Gelombang penyampaian aspirasi masyarakat di Kabupaten Banyuwangi diperkirakan bakal menjadi sorotan. Kantor Hukum Rifki Pria Hartawan Usman, S.H. & Rekan secara resmi menyampaikan pemberitahuan aksi damai yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 26 Oktober 2026, di depan Kantor Polresta Banyuwangi. Dalam surat pemberitahuan tertanggal 19 Oktober 2026 yang ditujukan kepada Kapolresta Banyuwangi, …
dito
19 Okt 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Transisi energi menjadi isu global yang mendesak karena meningkatnya kesadaran terhadap dampak negatif perubahan iklim. Beberapa negara telah mempraktikkan transisi ke energi baru dan terbarukan (EBT) dengan baik, seperti Swedia, Jerman dan Selandia Baru, demikian di ungkapkan oleh narasumber tunggal: Dr Natalis Situmorang pada Webinar bertajuk Bedah Buku Transisi Energi di Indonesia, Sabtu, …
- Banyuwangi
19 Okt 2026
Banyuwangi, Nasionalis.com – Penanganan empat laporan polisi di Polresta Banyuwangi menjadi perhatian tim kuasa hukum yang mendampingi pelapor berinisial DPS dan IBP. Mereka meminta kejelasan mengenai perkembangan penanganan perkara yang mencakup dugaan tindak pidana terkait urusan keluarga, keuangan, dokumen hak atas tanah perusahaan, hingga penerimaan dana yang dipersoalkan. Sebagai tindak lanjut, tim kuasa hukum menyatakan …
dito
19 Okt 2026
NasionalPos.com, Makassar- Sengketa lahan di Jalan Ince Nurdin No. 37, Kelurahan Baru, Kota Makassar yang mencuat ke publik menjadi titik awal penelusuran lebih luas atas aset tanah peninggalan Pangeran Cornelis Demunic. Demikian disampaikan oleh Kuasa hukum ahli waris, A. Darwin R. Ranreng, kepada wartawan, Senin, 19/10/2026 di Makassar “Hari Senin ini, kami tegaskan bahwa …
21 Nov 2024 2.509 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.916 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
28 Jul 2025 1.665 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
17 Mei 2022 1.663 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
23 Jul 2025 1.563 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.517 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.332 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.