Home » Headline » PPIR Berkolaborasi Dengan Pegiat Seni dan Universitas Paramadina Gelar Drusba Fest 2025

PPIR Berkolaborasi Dengan Pegiat Seni dan Universitas Paramadina Gelar Drusba Fest 2025

dito 10 Des 2025 247

Nasionalpos.com, Jakarta-

Masih dalam rangkaian kegiatan Peringatan 75 tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Rusia, dan dalam meningkatkan hubungan kerjasama Bangsa Indonesia dan Bangsa Rusia di bidang budaya, ekonomi, pariwisata dan teknologi digital,

Maka Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Rusia (PPIR) berkolaborasi dengan Universitas Paramadina, Paramadina Asia and Pacific Institute, Masyarakat Penggiat Seni Indonesia (MPSI), Crimson TEATR, Paruski, FILeM, Yayasan Sanjeev, menggelar DRUSBA Fest 2025* Rabu, 10 Desember 2025 di Kampus Universitas Paramadina di kawasan Kec. Cipayung, Kota Jakarta Timur,

Acara di awali  mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu kebangsaan Rusia ini, kemudian di lanjutkan dengan penyampaian sambutan antara lain dimulai dari penyampaian sambutan

sambutan ketua panitia pelaksana Drusba fest 2025 Firman Djaya Ningrat, pada kata sambutannya ia mengatakan sangat berterima kasih atas kepercayaan yang di berikan kepadanya bersama rekan rekan panitia lainnya untuk menyelenggarakan kegiatan Drusba fest 2025, yang merupakan ajang bertaraf internasional dan bersejarah bagi perkembangan keberlangsungan hubungan persaudaraan antara Indonesia dengan Rusia yang kini sudah berusia 75 tahun ini.

” Kami sebagai genZ sangat terima kasih kepada PPIR, Universitas Paramadina, dari kedutaan besar Rusia serta semua pihak pendukung acara ini yang telah memberikan amanah kepada kami untuk menyelenggarakan kegiatan Drusba fest 2025, ini penghormatan bagi kami, insyaallah kegiatan ini dapat berlangsung aman dan lancar selama 2 hari ini yang tentunya dapat menjadi ajang untuk diplomasi people to people yang saling memberikan manfaat bagi kedua negara, terima kasih, mari kita sukseskan acara ini” tukas Firman .

Selanjutnya sambutan di sampaikan oleh Prof Iin Mayasari Wakil Rektor universitas Paramadina Bidang Mutu & Kerjasama, berbagi ilmu dan pengalaman dengan mahasiswa.

Dalam sambutannya, Prof Iin Mayasari mengatakan bahwa pihaknya sangat memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya DRUSBA Fest 2025, yang baru pertama kali di selenggarakan di Indonesia, maupun di Universitas Paramadina, dan ini bisa menjadi terbuka nya kerja sama Universitas Paramadina dengan kedutaan besar Rusia.

Baca Juga :  Lomba Mewarnai PAUD-SD di Banyuwangi Panitia Sebut Siswa Wajib Ikut, Begini Penjelasan Dinas Pendidikan

Rusia merupakan negara besar yang kaya dengan sains teknologi maupun juga memiliki kemajuan yang sangat luar biasa di bidang digital,

“Sehingga sangat memberikan peluang bagi mahasiswa maupun dosen universitas Paramadina untuk lebih mengenal Rusia bukan hanya dari sisi perkembangan teknologi nya melainkan juga lebih mengenal budaya nya, masyarakat maupun potensi lain, bahkan bukan hanya mengenal saja melainkan di harapkan dapat mengambil potensi potensi positif dari Rusia untuk kemajuan bangsa Indonesia” ucap Prof Iin Mayasari .

Senada dengan Prof Iin, maka dalam sambutannya, Direktur Paramadina Asia and Pacific Institute (PAPI) adalah Dr. Peni Hanggarini, juga mengatakan bahwa Drusba fest 2025 merupakan kegiatan yang sangat memberikan peluang strategi bagi bangsa Indonesia untuk menimba berbagai potensi dari bangsa Rusia, yang dapat di manfaatkan untuk kemajuan teknologi Indonesia.

Rusia salah satu negara anggota BRICS, yang sangat diperhitungkan oleh negara lainnya, oleh karena ini merupakan kesempatan emas bagi bangsa Indonesia terutama bagi generasi genz bangsa Indonesia, bisa mengenal dan mempelajari berbagai potensi yang dimiliki Bangsa Rusia, untuk kemajuan bangsa Indonesia.

“Meskipun acara Drusba fest 2025 di rancang dadakan, tapi Alhamdulillah bisa terlaksana dengan baik, terima kasih kepada Bapak Suryo Susilo ketua PPIR, dan seluruh rekan rekan yang melibatkan diri dalam kerjasamanya penyelenggaraan kegiatan ini” kata Direktur Paramadina Asia and Pacific Institute (PAPI) adalah Dr. Peni Hanggarini.

Sementara itu dalam sambutannya, ketua PPIR Suryo Susilo mengatakan bahwa kegiatan Drusba fest 2025 ini tidak terlepas dari rangkaian kegiatan peringatan 75 tahun terbentuk nya hubungan diplomatik Indonesia-Rusia, dan Drusba fest 2025 ini menutup rangkaian kegiatan tersebut,

Sebagai ajang untuk lebih mengenal dan memahami budaya maupun berbagai potensi yang di miliki bangsa Rusia, tentunya setelah mengenal langkah selanjutnya adalah menjalin hubungan kerjasama di berbagai bidang yang saling memberikan manfaat baik untuk bangsa Indonesia maupun bangsa Rusia

” Pada bulan September 2025 lalu saya menghadiri acara Majelis Rakyat Dunia (World People Assembly) di World Trade Center, Moscow, Rusia, dalam acara tersebut di bahas mengenai diplomasi people to people sebagai jalan untuk membangun kerjasama yang saling memberdayakan dan saling bermanfaat bagi kedua bangsa, begitu pula dalam kegiatan Drusba fest ini bisa menjadi ajang diplomasi people to people bagi terbangun nya kerjasama yang erat antara bangsa Indonesia dengan bangsa Rusia.” Tandas Suryo Susilo.

Baca Juga :  Kapolda NTB: Polda NTB Siap Amankan Pemungutan Suara Pilkada Serentak 2024

Setelah itu, Sambutan dari Wakil Dubes Rusia : Ibu Veronika Novoseltseva, Ph.D., sekaligus membuka secara resmi Drusba Fest 2025, dalam kata sambutannya, ia mengatakan sangat senang dengan terselenggaranya acara Drusba fest 2025, karena baru pertama kali ini ada acara yang memperkenalkan budaya beserta potensi yang di miliki oleh bangsa Rusia kepada warga bangsa Indonesia khususnya kalangan generasi muda nya.

” Ya, kami sangat kagum dan gembira dengan penyelenggaraan kegiatan ini dan tentunya kami berharap kegiatan ini tidak berhenti di tahun ini saja, tapi harus berkelanjutan setiap tahun di laksanakan, sebagai ajang memperkenalkan, mempelajari dan memahami budaya Rusia beserta potensinya, sekali lagi saya mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya Drusba fest 2025, dan senang hati saya buka Drusba fest 2025 ini” pungkas Veronica mengakhiri sambutannya.

Acara yang di ikuti ratusan orang memadati ruangan dari kalangan dosen, mahasiswa, warga negara Rusia yang tinggal di Indonesia, nampak memenuhi ruangan dan mereka yang hadir juga sangat antusias mengikuti acara diskusi tentang pariwisata, ekonomi dan teknologi digital.

Adapun Drusba fest 2025 di hari pertama setelah acara pembukaan di lanjutkan dengan acara diskusi sesi ekonomi bertajuk, “Peluang Kerja Sama Indonesia Rusia di Sektor Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Inovasi Digital.” dengan menghadirkan pembicara Representasi Kedutaan Besar Rusia, Audra Jovani, Sekretaris PPIR dan Alumni RUDN, Giri Maulana, Paruski, Hizra Marisa, Paramadina Asia and Pacific Institut.

Sedangkan untuk hari kedua hari kamis, 11/12/2025 bakal di tampilkan diskusi tentang budaya, kemudian penampilan teater dan penayangan film

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

TB Massa: Indonesia Gagal Bangun Demokrasi

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …

Pancasila bukan untuk slogan, tapi untuk dijalankan

dito

01 Jun 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Proses lahirnya Pancasila tidak terjadi dalam ruang hampa, melainkan melalui adu gagasan yang intens dalam sidang PPKI. Namun, adu gagasan ini diselesaikan setelah dihilangkan kata kata kewajiban menjalankan syariat Islam bagi penganutnya. Suatu kompromi nasional saat itu, yang kemudian pada Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945, Pancasila yang Sah sebagai ideologi negara adalah …

MS. Kaban: Indonesia Belum Menemukan Pemimpin Yang Tepat

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan Menteri Kehutanan, Dr. MS. Kaban menilai Bangsa Indonesia belum menemukan pemimpin yang tepat. Indikasinya, segala bentuk kejahatan dan yang dibenci Allah SWT semakin tumbuh subur. Hal itu dilontarkan Kaban yang juga dikenal senior KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) dalam Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi …

Rochendi Terpilih Ketua KAHMI Rayon Unas Periode 2026-2030

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Rochendi Suryadinata terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Korps Alummni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Rayon Universitas Nasional (Unas) periode 2026-2030 menggantikan Hamka, S.IP, M.si yang menjabat periode 2022-2026. Musyawarah KAHMI Rayon Unas yang digelar di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat pada Minggu (31/5/2026) kali ini bertema Merajut Silaturahim, Meneguhkan Kiprah Menyongsong Kepemimpinan Baru …

Cherie dan Vivianne Wangsa Harumkan Indonesia, Masuk Tiga Besar Nilai Tertinggi Festival Musik Internasional

- Banyuwangi

31 Mei 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh putri daerah asal Kabupetan Banyuwangi di kancah internasional. Dua bersaudara, Cherie Callista Wangsa dan Vivianne Vernetta Wangsa, sukses mengharumkan nama Bumi Blambangan bahkan Indonesia dalam ajang Champs Universal Music Festival (CUMF) 2026 yang berlangsung di Johor, Malaysia. Tidak sekadar meraih gelar juara di kategori masing-masing, keduanya juga …

x
x