Jika Heru Budi Hartono dipilih Pj Gubernur DKI Jakarta, Komunikasi Istana- Balai Agung lebih Efektif

- Editor

Sabtu, 14 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NasionalPos.com, Jakarta

Ada tiga nama yang bakal di ajukan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk ditunjuk sebagai penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta menggantikan Anies Baswedan yang masa jabatannya habis pada bulan Oktober mendatang, ketiga nama itu rencananya akan diserahkan Mendagri Tito kepada Jokowi di Bulan September atau satu bulan sebelum pelantikan, sedangkan informasi dari sumber di Kemendagri yang menyebutkan nama nama yang bakal di ajukan tersebut terdapat nama Heru Budi Hartono Kepala Staf  Kepresidenan, Marullah Matali Sekdaprov DKI Jakarta dan Yuri Ardiantoro mantan anggota KPU.

Sementara itu, menanggapi informasi tersebut, Drs Primus Wawo, Msi pemerhati Sosial di Provinsi DKI Jakarta, kepada awak media, mengatakan terkait dengan nama-nama yang bakal diusulkan menjabat sebagai Pj Gubernur Provinsi DKI Jakarta, nampaknya perlu dicermati kapasitas, pengalaman dan tentunya bukan hanya memahami permasalahan di Jakarta, melainkan juga bisa menyelesaikan permasalahan Jakarta, selama kurun waktu 2 tahun menjelang pemilihan gubernur DKI Jakarta pada pilkada serentak tahun 2024 mendatang.

“Ya, untuk menentukan Plt Gubernur DKI Jakarta, tidak berdasarkan pada penilaian politis , tapi lebih mengedepankan kualitas,  kapabilitas, pengalaman dan dapat di terima berbagai komponen masyarakat di Provinsi DKI Jakarta yang warganya multietnis ini, “ucap Drs Primus Wawo Msi mantan Pejabat di Pemprov DKI Jakarta yang juga tokoh di Paguyuban Organisasi Flobamora NTT di Jakarta ini, kepada awak media, Sabtu, 14/5/2022

Menurut Primus, dalam menentukan Plt Gubernur DKI Jakarta, sudah semestinya Pemerintah juga memperhatikan aspirasi masyarakat, dan juga memperhatikan kemampuan berkomunikasi secara efektif dengan pemerintah pusat untuk kepentingan keberlanjutan pelaksanaan pembangunan di DKI Jakarta.

“Dari kriteria tersebut, Saya lebih cenderung pada sosok Heru Budi Hartono yang layak mengisi kekosongan kepemimpinan Jakarta sebagai Pejabat Gubernur Provinsi DKI Jakarta, ” tukas Drs Primus Wawo, Msi, salah seorang tokoh di ikatan keluarga Besar Nagekeo Bersatu di Jakarta

Baca Juga :   Pergantian Dua Wakil Ketua DRPD DKI Jakarta Disahkan di Rapat Paripurna

Selain memiliki kapasitas dan pengalaman, lanjut Primus, sosok Heru Budi Hartono sangat humble, komunikatif serta dapat mengayomi warga Jakarta yang berlatarbelakang beragam etnis ini, hal ini terbukti, sebelum menjadi Kasetpres, ketika beliau menjadi Walikota Adm Jakarta Utara, seperti diketahui wilayah Kota Adm Jakarta Utara, banyak dihuni masyarakat dari berbagai etnis, namun beliau tak segan-segan menjalin relasi silahturahmi dengan sikap egaliter, terbuka dan sangat responsif oleh beragam aspirasi maupun permasalahan dengan masyarakat tersebut, selain itu, ketika beliau menjabat kepala keuangan di era kepemimpinan Gubernur Ahok memiliki hubungan yg harmonis dgn instansi terkait khususnya di forum forkopimda termasuk dgn kominda Prov DKI Jakarta.

“Kami sangat berharap Heru Budi Hartono yang di pilih Bapak Presiden Joko Widodo untuk menjadi pejabat Gubernur DKI Jakarta, karena dengan adanya beliau, komunikasi Istana dengan Balai Agung Pemprov DKI Jakarta akan lebih efektif dan lebih komunikatif”pungkas Drs Primus Wawo, Msi (*dit)

Loading

Berita Terkait

Dharma Pongrekun dan Kun Wardana Kumpulkan 749.298 Dukungan untuk Maju di Pilgub Jakarta
Ganjar: Perlu Ada Ruang “Check and balances” di pemerintahan
Wacana Penambahan Kementerian Harus Ubah Regulasi
Ketua DPRD Ingin BUMD Daerah Khusus Jakarta Ambil Posisi di Investment Summit Amerika 2024
Oposisi adalah Jalan Terbaik Wujudkan Kedaulatan Rakyat dalam Penerapan Demokrasi
Hadiri Penetapan Presiden-Wapres, Anies Ingin Hormati Proses Bernegara
MK Tolak Gugatan Sengketa Pilpres 2024, AMIN & Ganjar-Mahfud Terima Putusan Dengan Catatan

Berita Terkait

Selasa, 14 Mei 2024 - 10:30 WIB

Dharma Pongrekun dan Kun Wardana Kumpulkan 749.298 Dukungan untuk Maju di Pilgub Jakarta

Minggu, 12 Mei 2024 - 18:06 WIB

Jumat, 10 Mei 2024 - 19:28 WIB

Ganjar: Perlu Ada Ruang “Check and balances” di pemerintahan

Rabu, 8 Mei 2024 - 10:15 WIB

Wacana Penambahan Kementerian Harus Ubah Regulasi

Selasa, 30 April 2024 - 19:33 WIB

Ketua DPRD Ingin BUMD Daerah Khusus Jakarta Ambil Posisi di Investment Summit Amerika 2024

Senin, 29 April 2024 - 13:28 WIB

Oposisi adalah Jalan Terbaik Wujudkan Kedaulatan Rakyat dalam Penerapan Demokrasi

Rabu, 24 April 2024 - 19:58 WIB

Hadiri Penetapan Presiden-Wapres, Anies Ingin Hormati Proses Bernegara

Senin, 22 April 2024 - 19:58 WIB

MK Tolak Gugatan Sengketa Pilpres 2024, AMIN & Ganjar-Mahfud Terima Putusan Dengan Catatan

Berita Terbaru

Headline

SYL Bantah Terima Durian Seharga Puluhan Juta

Senin, 20 Mei 2024 - 22:35 WIB