IAS Malang Raya Di Kukuhkan, Bertekad Siap Cetak Mahasiswa 100% Katolik 100% Indonesia

- Editor

Selasa, 17 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NasionalPos.com, Malang Dalam rangka pengembangan organisasi dan juga restrukturisasi kepengurusan para lulusan SMA Katolik Syuradikara di Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang tersebar di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang kemudian menggabungkan diri ke  dalam organisasi bernama  Ikatan Alumni Syuradikara Nusantara, selanjutnya organisasi ini berdiri dan berkembang di seluruh wilayah Indonesia, diantaranya juga berdiri dan berkembang di wilayah Malang Raya, terkait dengan itu, maka beberapa waktu lalu telah terbentuk  Pengurus Ikatan Alumni Syuradikara (IAS) cabang Malang Raya, yang kemudian bertempat di hotel Tris Indah Kota Malang, kepengurusan yang dipimpin oleh Ketua IAS Malang Raya terpilih, Renold Pello (IAS 85) itupun secara resmi dikukuhkan pada hari Sabtu,( 14/05/2022) pekan lalu.

Acara Pengukuhan ini dihadiri oleh lebih dari 40 alumni Syuradikara lintas angkatan di Malang Raya , perwakilan IAS Nusantara serta nampak hadir dalam kegiatan ini adalah Ketua IAS Nusantara, Yoseph H. Tena Bay dengan didampingi oleh pembina IAS Nusantara, Thobias Djadji, Helena Jenny Rewos, dan Marselinus Ado Wawo

Acara dibuka dengan arakan tarian selamat datang dari Ikatan Mahasiswa Nagekeo Malang, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan pengukuhan kepengurusan IAS Malang Raya oleh IAS Nusantara.

Dalam sambutan yang disampaikan oleh Ketua IAS Nusantara , Yoseph H. Tena Bay , ia mengatakan bahwa dirinya sangat mengapresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru IAS Malang Raya, yang tentunya diharapkan dapat menjadi pionir dalam pembentukan IAS yang lebih membumi dan guyub karena kekuatan alumni itu ada di setiap angkatan.

“Kita tidak membutuhkan jumlah orang yang banyak karena media cukup membantu mensosialisasikan IAS. Akan tetapi dengan  Kelompok kecil saja, maka diharapkan dapat menghasilkan sesuatu yang sangat berarti bagi Syuradikara di masa kini dan di masa mendatang., selamat bekerja dan berkarya bagi kepengurusan baru IAS Malang Raya”tukas , Yoseph H. Tena Bay.

Sementara itu, usai dikukuhkan, Renold Pello (IAS 85) menyampaikan sambutannya, ia mengatakan bahwa sebagaimana diketahui Kota Malang adalah Kota Pendidikan, karena itu, berkaitan dengan kondisi tersebut, maka tentunya  IAS Malang Raya berencana untuk mempunyai program yang dapat menciptakan mahasiswa  “siap pakai”

“Dengan keberadaan wilayah Malang Raya ini adalah kawasan Pendidikan, maka IAS Malang Raya, akan focus terhadap penyelenggaraan program pendidikan untuk menciptakan mahasiswa yang memiliki prinsip, tekad maupun kepribadian 100% katolik  100% Indonesia, yang nantinya dapat diharapkan bukan hanya berkonstribusi membangun negeri, melainkan juga untuk membangun daerah, karena itu kami sangat mengharapkan dukungan dari senior-senior pendidikan di Malang maupun di Jakarta dalam rangka tercapainya program tersebut.”ucap Renold Pello (IAS 85)

Baca Juga :   Cegah Karhutla Terus Terjadi, Legislator Dorong Pendekatan Kearifan Lokal

Hal senada juga disampaikan oleh Pembina IAS Malang Raya, Ambrosius Dari (IAS 73), ia mengatakan bahwa “hidup berbagi adalah satu hal yang penting;  kehidupan SVD, kehidupan Syuradikara, dan kehidupan alumni adalah satu kebersatuan yang tidak boleh dipisahkan”.

“Ya, kami menyambut baik, apa yang sudah dirancang oleh Kepengurusan IAS Malang Raya, yang baru saja dikukuhkan, dan juga telah disampaikan sdr Renold Pello (IAS 85) tadi, betul-betul tepat, dan ini tentunya juga suatu kebutuhan yang diperlukan oleh bangsa Indonesia, namun demikian, jangan dilupakan, salah satu kewajiban IAS Malang Raya untuk melakukan pembinaan terhadap mahasiswa lulusan Syuradikara di Malang, yang juga harus di rencanakan secara tepat, terarah dan terukur”pungkas Ambrosius Dari (IAS 73). (*dit)

 

Loading

Berita Terkait

Hasil Diraih Kontingen Indonesia Bakal Sesuai Target, Tekad FPTI
Tokoh Pers Prof. Salim Said Tutup Usia
Bareskrim Mabes Polri Harus Ambil Alih Penanganan Kasus Vina
Sidang 100 Tahun KWI Semakin Meneguhkan Semangat 100% Katolik 100% Indonesia
Rencana Kebijakan Pemerintah Men PTN BH kan Usakti, Berpotensi Pelanggaran HAM
Kelompok Masyarakat Sipil Serukan Isu Kesehatan Jadi Arus Utama Kebijakan
ARUN Sambangi LAPAS Kelas II Kotabaru Bangun Sinergitas
KGMBK Adukan Politisi Nasdem Ke Kejakgung RI

Berita Terkait

Sabtu, 18 Mei 2024 - 22:30 WIB

Hasil Diraih Kontingen Indonesia Bakal Sesuai Target, Tekad FPTI

Sabtu, 18 Mei 2024 - 22:22 WIB

Tokoh Pers Prof. Salim Said Tutup Usia

Sabtu, 18 Mei 2024 - 22:11 WIB

Bareskrim Mabes Polri Harus Ambil Alih Penanganan Kasus Vina

Sabtu, 18 Mei 2024 - 11:17 WIB

Sidang 100 Tahun KWI Semakin Meneguhkan Semangat 100% Katolik 100% Indonesia

Sabtu, 18 Mei 2024 - 10:17 WIB

Rencana Kebijakan Pemerintah Men PTN BH kan Usakti, Berpotensi Pelanggaran HAM

Jumat, 17 Mei 2024 - 17:26 WIB

ARUN Sambangi LAPAS Kelas II Kotabaru Bangun Sinergitas

Jumat, 17 Mei 2024 - 10:44 WIB

KGMBK Adukan Politisi Nasdem Ke Kejakgung RI

Jumat, 17 Mei 2024 - 10:03 WIB

Jurnalis Jember Tolak Revisi RUU Penyiaran Ancam kebebasan pers

Berita Terbaru

Headline

Tokoh Pers Prof. Salim Said Tutup Usia

Sabtu, 18 Mei 2024 - 22:22 WIB