Home » Headline » Implikasi Kasus Tower BTS Gate Terhadap Partai Nasdem

Implikasi Kasus Tower BTS Gate Terhadap Partai Nasdem

dito 24 Mei 2023 122

NasionalPos.com, Jakarta-Situasi politik Indonesia jelang pendaftaran Capres-Cawapres medio Oktober 2023 nanti semakin panas–pada rabu 17 Mei 2023 dengan penahanan oleh pihak Kejaksaan Agung terhadap Menkominfo Johnny G. Plate yang nota bene adalah juga Sekjen Partai Nasdem, demikian disampaikan Setyoko pengamat politik Independet kepada pers, Selasa, 23 Mei 2023

“Situasi tersebut nampak semakin panas, tatkala tersiar rumor bahwa dana dari AS diduga untuk menyokong Bacapres Anies belum cair, sehingga juga tersiar adanya dugaan dana yang dikorupsi dari proyek tower BTS sebesar Rp 8 Trilyun tersebut terindikasi digunakan untuk dana operasional awal Bacapres tersebut .”ungkap Setyoko.

Menurut Setyoko, dari informasi yang diperolehnya menyebutkan bahwa dugaan adanya dana operasi ratusan juta dolar US $ untuk menyukseskan pencapresan ARB dari Paman Sam di duga belum cair, masih ‘ditahan’ atau ‘tertahan’ di belasan pengusaha nasional Indonesia.

Mungkin masih menunggu kepastian tiket capres bagi ARB atau sebaliknya kegagalan meraih tiket capres, mengingat pihak ARB masih dililit banyak kasus, sehingga ada dugaan dana hasil ngembat Rp. 8,32 Trilyun dari kasus proyek BTS Kominfo itu digunakan sebagai dana awal operasi pencapresan ARB serta tentu saja untuk biaya safari keliling Nusantara ARB.

“Dari informasi yang saya dapat, diduga Ujung kasus Proyek BTS Kominfo/JGP adalah SP akan dihadapkan pada 2 opsi, pilih jalur hukum dengan risiko SP bakal masuk sel penjara atau pilih jalur politik yang mana SP harus bersedia untuk kompromi, agar tidak mencapreskan Anies.”tukas Setyoko.

Baca Juga :  JSC Innoburst Day Living Lab Student Challenge 2025 Di Hadiri Kadis Kominfotik DKI Jakarta

Nah, lanjut Setyoko, pembatalan pencapresan ARB jelang pendaftaran Capres-Cawapres medio Oktober mendatang ini bisa dalam bentuk kamuflase bahwa ARB belakangan ini terus melorot posisinya/peringkatnya dalam berbagai survei dari sejumlah lembaga survei yang ada di Indonesia.

Inilah yang dalam konteks ilmu intelijen dinamakan bentuk konkret Operasi Black-Mail terhadap SP/Nasdem. Operasi Black-Mail ini adalah operasi standar intelijen biasa, berlaku secara universal di belahan dunia lainnya, Diduga SP adalah Auctor Intellectualis seluruh kejahatan JGP, Sebagai pengusaha SP diduga kuat akan menempuh jalur aman,

yakni jalur politik untuk penyelesaian kasus Proyek BTS Kominfo Rp. 8,32 Trilyun yang menyeret dirinya dalam pusaran kasus JGP, tentunya ada dugaan skandal besar ini nampaknya akan dilokalisir hanya pada kasus keterlibatan JGP dkk (beserta 7 Anggota Tim-intinya) yang juga sudah menjadi tersangka, terakhir yang baru saja ditangkap Kejagung adalah WP.

“Soal kasus tersebut, tentunya diduga akan dikondisikan agar kasus Proyek BTS Kominfo tersebut tidak menyeret nama-nama tokoh lainnya. Jangan sekali-kali bermimpi di siang bolong bahwa kasus Proyek BTS Kominfo ini akan dituntaskan penyelesaiannya secara komprehensif.”tukas Setyoko.

Setyoko juga mengungkapkan atas keterlibatan sejumlah Elite Partai Nasdem dalam korupsi besar kasus Proyek BTS Kominfo, maka Nasdem berpotensi untuk dibubarkan atau setidaknya akan didiskualifikasi oleh KPU atas partisipasinya di Pemilihan Umum Legislatif (Pilleg) 2024.

Baca Juga :  Seminar Air Power HUT ke-76 TNI AU, Kasau : TNI AU Perlu Bangun Kekuatan Udara Berbasis Integrasi Data & Konektivitas

Begitu juga dengan kemungkinan Parpol-Parpol lainnya yang kemungkinan ikut terima aliran dana Proyek BTS Kominfo. Jika misalnya, ada kemungkinan sejumlah Parpol turut menerima dana dari hasil skandal besar Proyek BTS Kominfo tersebut, maka pihak Kejaksaan Agung harus melakukan penyelidikan serta penyidikan terhadap kemungkinan sejumlah Parpol yang terlibat di dalam pusaran kasus Proyek BTS Kominfo.

“Masyarakat Indonesia misalnya tak dapat membayangkan jika Pilpres 2024 tanpa keikutsertaan ARB, dan juga Pilleg 2024 tanpa partisipasi sejumlah Parpol tertentu. Jika memang benar sejumlah Parpol yang terikat dengan Koalisi tertentu itu terlibat Skandal Besar kasus Proyek BTS Kominfo, maka Parpol-Parpol tersebut sedang menghancurkan diri mereka sendiri, sedang menggali kubur mereka sendiri.”tutur Setyoko.

Lebih lanjut Setyoko mengatakan Update terakhir, info yang diterimanya bahwa selain pihak Kejagung; Menkopolhukam pun telah memiliki Dokumen, Surat, dan Rekaman terkait dengan Kasus Proyek BTS Kominfo tersebut, yang cenderung mengindikasikan, membuat SP sadar sepenuhnya bahwa kini bargaining positionnya sudah jatuh di titik nadir.

“Kesempatan SP untuk menjadi President Maker dan atau King Maker di Pilpres Indonesia 2024 musnah sudah. Padahal dalam dua kali Pilpres Indonesia sebelumnya di Pilpres 2014 dan Pilpres 2019 lalu, SP mendulang sukses besar sebagai King Maker.”pungkas Setyoko.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dewas KPK Diminta Selidiki dan Klarifikasi Tudingan Terhadap Faisal Assegaf

Dhio Justice Law

18 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Barang bukti disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan aktivis Faisal Assegaf terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Jendral Bea Cukai terus menuai polemik. Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof, TB Massa Djafar mengungkapkan kekawatirannya terhadap KPK yang dicurigai publik telah diintervensi kekuatan politik untuk membungkam kelompok sipil …

Sorotan Publik Terhadap Sultan Madura, H.Her

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

17 Apr 2026

NASIONALPOS.com | PAMEKASAN – Nama Khairul Umam atau yang lebih dikenal dengan sapaan akrab Haji Her, pemilik dari Bawang Mas Group, kini menjadi sorotan publik usai dirinya diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada April 2026. Pemeriksaan ini memunculkan berbagai spekulasi di tengah publik, terutama karena yang bersangkutan selama ini dikenal getol memperjuangkan terbentuknya …

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III Perkuat Seluruh Pos Keamanan serta Rest Area di PT Freeport Indonesia

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

17 Apr 2026

  NASIONALPOS.com | Papua – Pascaserangan mendadak dan mematikan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, TNI bahkan menyiagakan kendaraan tempur taktis, salah satunya panser Anoa Pindad, di sejumlah titik PT Freeport Indonesia. Dengan mengenakan senjata lengkap, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyambangi Rest Area Mile 50 PT Freeport …

Muscab PKB Kota Bandung 2026 Lancar, Target 10 Kursi DPRD 2029

Suryana Korwil Jabar

13 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos.com – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bandung yang di gelar pada Minggu (12/4/2026) berlangsung mulus tanpa gejolak. Forum konsolidasi internal partai ini tak hanya menjadi ajang regenerasi kepemimpinan, tetapi juga memunculkan arah baru PKB Kota Bandung menghadapi kontestasi politik 2029. Ketua DPC PKB Kota Bandung, Erwin, menegaskan seluruh rangkaian Muscab …

Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Dewi Apriatin

11 Apr 2026

*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka*   Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Dewi Apriatin

10 Apr 2026

Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …

x
x