Home » Nasional » Indonesia Harus Menggunakan Ilmu Keseimbangan Dalam Kebijakan Menurut PROF KH SUTAN NASOMAL SH,MH

Indonesia Harus Menggunakan Ilmu Keseimbangan Dalam Kebijakan Menurut PROF KH SUTAN NASOMAL SH,MH

Syamsul Bahri 01 Des 2024 61

 

Nasionalpos.com ll Bogor -Ada sesuatu yang hilang dalam roda pemerintahan selama ini dan memberikan dampak yang sangat luar biasa. Tiba tiba ada hal yang mengejutkan semua pemerhati INDONESIA baik di ekonomi dan di sektor industri. Ini juga mengejutkan PROF KH SUTAN NASOMAL SH,MH sebagai pemerhati keadaan ekonomi Masyarakat luas dan Dunia Industri Indonesia. Kepada media hal ini di sampaikan (Minggu 24/11/2024)

Ada apa dengan ramai ramainya perusahaan menutup usahanya. PHK terjadi seperti tsunami yang luar biasa. Tatanan yang sudah dibangun puluhan tahun hancur seketika. Hingga perusahaan sebesar SRITEX saja harus gulung tikar.

APA YANG TERJADI DENGAN INDONESIA
Itulah pertanyaan yang ada dalam pemikiran kita semua

Apakah sistem yang berjalan saat ini seperti kendaraan yang tidak memiliki rem.
Apakah sistem yang berjalan saat ini seperti seperti perahu tak bernakoda

INDONESIA di bangun selama ini bersumber dari kepercayaan yang luas dan kepercayaan itu dari RAKYAT INDONESIA dan masyarakat Internasional.

Dahulu berjalan ILMU KESEIMBANGAN sehingga kemakmuran tercipta dan program yang sehat terserap ke seluruh lapisan masyarakat. Kejayaan lahir dari harmonisasinya hubungan baik sang penguasa dan yang memberikan kuasa nyaitu masyarakat.

Kini terkotak kotak dan membutakan seluruh para ahli negarawan dan penguasa sehingga terjadi hal yang terbalik. Kepentingan sekelompok orang mengalahkan kepentingan luas masyarakat.
Apakah para anggota DPR RI tidak mampu memberikan nasehat pada penguasa agar jangan membawa ugal ugalan perahu besar yang bernama NKRI. Kasihan harusnya sama masyarakat yang merasakan dampaknya atau dihadapkan oleh polemik saat ini. Pajak di naikkan tetapi pendapatan masyarakat semakin kecil dan hancur. Para pengusaha juga mengalami kebangkrutan hingga harus menutup pintu pintu kemampuannya.

Baca Juga :  Eka Putra Marpaung, SH, MH Wasekjen PP-PPM : Soal Gangguan Layanan Perbankan di BSI, Kinerja Direksi & Komisaris Harus Segera Dievaluasi

Kita saat ini memang harus terkejut. Ketika seseorang membutuhkan kaca mata baca yang memiliki model dan desaign sangat bagus. Bisa di dapatkan di belanja online hanya Rp 17.000. Harga di eceran optik 550.000. Diantar sampai rumah karena belanja online. Tidak membuang biaya ongkir.

Kalau anda pergi ke tempat optik dengan menggunakan kendaraan umum atau pribadi guna menuju tempat optik pasti biayanya akan bertambah. Hal ini ada kajian yang perlu semua instrumen masyarakat dan pemerintah menyadari.

Murahnya belanja online adalah PETAKA pada semua INDUSTRI dan usaha masyarakat yang sudah puluhan tahun di bangun dan menjadi sumber penghasilan pemerintah dari penerimaan pajak. Seperti dirontokkan para pelaku industri kemudian distributor dan agen agen pemasaran.

Baca Juga :  Satlantas Polres Lumajang Tingkatkan Patroli di Daerah Rawan Lakalantas

Anehnya ada apa para pihak di bangku kekuasaannya diam saja melihat belanja online ini menghancurkan tatanan Dunia Industri Indonesia dan ladang usaha masyarakat luas.

Ada jutaan item pada pasar online yang perlu di normalkan dengan kebijakan pemerintah. Mengapa tidak dikenakan TEX atau pajak pendapatan pemerintah. Padahal kalau di kenakan pajak 100% maka akan membantu pendapatan pajak pemerintah. Mungkin yang harga tidak normal dipasar online dan merusak DUNIA INDUSTRI INDONESIA bisa di netralkan menjadi harga normal.

Negara negara ASIA banyak menggunakan pajak/tax 100% pajak untuk pasar online dan importir agar DUNIA INDUSTRI yang negara tersebut miliki tidak terganggu.

Begitu juga serangan dari luar negri yang masuk ke seluruh pelabuhan INDONESIA membawa ribuan kontainer berisikan macam macam produk industri dari luar negri dengan harga tidak normal. Maka para pelaku UMKM INDONESIA mengalami kerugian yang tidak baik. Seperti disuntik mati pasar UMKM INDONESIA.

Himbauwan dari PROF KH SUTAN NASOMAL SH,MH kepada semua pihak dipemerintah agar gunakan ILMU KESEIMBANGAN dan jangan hancurkan tatanan industri yang INDONESIA miliki dan jangan hanya pandai menggenjot pajak agar masyarakat tidak bisa makan.

(S.Bahri)

Narasumber : PROF KH SUTAN NASOMAL SH,MH

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Unjuk Rasa Terbesar? 5.000 Massa Siap Padati Kantor Bupati Banyuwangi

- Banyuwangi

25 Apr 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Sekitar 5000 massa direncanakan akan turun ke jalan dalam sebuah aksi unjuk rasa besar yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 6 Mei 2026 di Depan Kantor Bupati Banyuwangi. Aksi ini digelar sebagai bentuk tuntutan masyarakat yang mendesak agar Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi segera mengundurkan diri dari jabatannya. Koordinator aksi,Mohamad Amrullah,S.H.M.Hum. menyampaikan bahwa …

Serah Terima Kunci Rumah Parahyangan Garden City di Margaasih: Wujudkan Impian Hunian Nyaman dan Strategis

Suryana Korwil Jabar

25 Apr 2026

Bandung, 25 April 2026, ARMEDIA.NEWS – Momen yang dinanti-nantikan akhirnya tiba! Perumahan Parahyangan Garden City yang berlokasi di Jl. Nanjung, Desa Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, mengadakan acara serah terima kunci rumah bagi para pembeli unit huniannya. Acara ini menjadi bukti komitmen pengembang dalam menyelesaikan proyek lebih cepat dari waktu yang dijanjikan dan memberikan hunian …

Argento Resmi Kembalikan Berkas, Tegaskan Keseriusan Maju sebagai Bacalon Ketua DPD II Golkar Pesisir Barat

Admin Redaksi

24 Apr 2026

NASIONALPOS.com Pesisir Barat – Dinamika politik internal Partai Golkar di Kabupaten Pesisir Barat semakin menghangat. Salah satu bakal calon (bacalon) Ketua DPD II Golkar, Argento, secara resmi mengembalikan berkas pendaftaran kepada panitia penjaringan, sebagai bentuk keseriusan dirinya dalam mengikuti proses pemilihan ketua partai. Pengembalian berkas tersebut dilakukan di sekretariat DPD II Golkar Pesisir Barat dan …

22 Tahun Penantian Berakhir: UU Perlindungan PRT Disahkan, Negara Hadir untuk Pekerja Domestik

dito

23 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PRT) menjadi tonggak historis dalam reformasi kebijakan ketenagakerjaan nasional. Setelah lebih dari dua dekade diperjuangkan, regulasi ini tidak hanya mencerminkan kemajuan legislasi, tetapi juga menjadi bentuk koreksi atas ketimpangan struktural yang selama ini menempatkan pekerja domestik dalam posisi rentan dan minim perlindungan. Secara empiris, urgensi kehadiran UU …

Tantangan Menteri Pertahanan RI ditengah Isu Agama dan Konflik Papua

Dhio Justice Law

22 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera)   NasionalPos.com, Jakarta – Beberapa hari terakhir, negeri tercinta ini dihadapkan pada isu sensitif soal agama dan masalah konflik Papua . Jika pemerintah salah atau abai dalam menangani hal tersebut, maka kedaulatan NKRI taruhannya. Ironisnya, isu agama dan kondisi Papua mencuat di tengah konflik global akibat perang Iran Vs …

Desa Kalibarumanis “Ketuk Pintu” DPRD, Kebun Plasma Lonsum Dipertanyakan: Hak Warga Mandek???

- Banyuwangi

22 Apr 2026

Banyuwangi,  Nasionalpos.com – Pemerintah Desa Kalibarumanis, Kecamatan Kalibaru, secara resmi mengajukan permohonan hearing kepada Ketua DPRD Banyuwangi terkait belum jelasnya realisasi kebun plasma oleh PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (Alas Sukses Estate). Rabu (22/4/2026). Permohonan tersebut tertuang dalam surat tertanggal 20 april 2026 yang ditandatangani Kepala Desa Kalibarumanis, H. Andrian Bayu Donata, S.H. Desa …

x
x