Home » Nasional » daerah » Kang Edwin Senjaya Soroti Tantangan Sosial dalam Geopolitik Indonesia

Kang Edwin Senjaya Soroti Tantangan Sosial dalam Geopolitik Indonesia

Suryana Korwil Jabar 17 Jan 2026 131

Bandung, NasionalPos – Ketua Angkatan Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (PPNK) Lemhannas RI ke-221 “Maung Papandayan” sekaligus Pimpinan DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., menyoroti sejumlah persoalan sosial yang dinilai menjadi tantangan serius dalam geopolitik Indonesia.

Hal tersebut di sampaikannya saat menjadi narasumber pada kegiatan Pembinaan Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) se-Kecamatan Rancasari. Yang di gelar di Puteri River Inn, Desa Citengah, Kabupaten Sumedang, Rabu (14/1/2026).

Kegiatan tersebut turut di hadiri Camat Rancasari Shinta Parmawati, S.STP., M.Si., serta para lurah se-Kecamatan Rancasari. Dalam kesempatan itu, Kang Edwin Senjaya memaparkan materi mengenai implementasi nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Ia menyebutkan, berbagai faktor sosial yang berpotensi mengancam stabilitas geopolitik Indonesia antara lain. Perubahan iklim yang berdampak pada ketahanan pangan, konflik perang, korupsi, peredaran narkoba, maraknya pinjaman online dan judi online. Hingga fenomena penyimpangan seksual Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT).

Menurutnya, faktor-faktor tersebut tidak hanya berdampak secara internal. Tetapi juga dapat di pengaruhi oleh kepentingan negara lain yang menginginkan ketidakstabilan di Indonesia.

“Indonesia di pandang memiliki potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang sangat besar. Sehingga kerap menjadi sasaran kepentingan pihak asing,” ujarnya.

Selain persoalan ketahanan pangan, perang, korupsi, dan narkoba, Kang Edwin menilai maraknya pinjaman online ilegal, judi online. Serta fenomena LGBT merupakan ancaman geopolitik yang cukup serius di tengah masyarakat saat ini.

Baca Juga :  Musyawarah Besar Buah Batu Corps Perkuat Soliditas Organisasi dan Rumuskan Program Kerja Berkelanjutan

Ia menjelaskan, pinjaman online ilegal dan judi online berkaitan erat dengan penguasaan data serta ekonomi digital. Kondisi tersebut tidak hanya berpotensi mengendalikan sistem keuangan suatu negara, tetapi juga dapat memengaruhi perilaku ekonomi masyarakat.

“Fenomena pinjaman online dan judi online, khususnya yang ilegal dan di operasikan dari luar negeri. Menunjukkan bagaimana arus modal, teknologi, dan data lintas negara dapat dijadikan alat kontrol ekonomi dan sosial. Dalam geopolitik modern, data menjadi senjata baru yang mengancam keamanan siber dan kedaulatan bangsa,” tegasnya.

Kang Edwin menambahkan, praktik judi online kerap memicu meningkatnya penggunaan pinjaman online di kalangan pelakunya. Kemudahan akses pinjaman serta rendahnya literasi keuangan masyarakat di nilai telah menimbulkan persoalan sosial dan ekonomi baru di Indonesia.

Sementara itu, terkait isu LGBT, Kang Edwin menilai fenomena tersebut berpotensi menjadi ancaman geopolitik, khususnya pada aspek kesehatan masyarakat. seperti meningkatnya risiko penyakit menular seksual dan gangguan kesehatan mental.

Selain itu, isu LGBT juga menyentuh perbedaan mendasar dalam nilai budaya dan sistem hukum antarnegara. Yang dapat memengaruhi hubungan diplomatik, kebijakan luar negeri, serta kerja sama internasional.

“Dalam geopolitik modern, perebutan pengaruh tidak hanya soal wilayah dan sumber daya alam, tetapi juga ideologi dan nilai. Bahkan pada 2016 lalu, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu pernah menyebut LGBT sebagai bagian dari proxy war. Atau perang terselubung untuk melemahkan suatu negara,” ungkapnya.

Baca Juga :  Muhammadiyah Kota Bandung Gelar Doa Bersama, Perkuat Harmoni dan Sinergi Membangun Bandung Utama

Oleh karena itu, Pemerintah Kota Bandung bersama Panitia Khusus 14 DPRD Kota Bandung saat ini tengah merumuskan Rancangan Peraturan Daerah. Tentang Pencegahan, Pengendalian Perilaku, dan Penyimpangan Seksual.

Persoalan LGBT juga menjadi perhatian serius di Lemhannas RI. Karena di nilai sebagai ancaman internal dan eksternal yang berdampak pada aspek sosial, budaya, serta ketahanan keluarga.

Menurut Kang Edwin, upaya pencegahan dapat dimulai dari lingkungan keluarga melalui pola pengasuhan, pengawasan. Dan pembinaan karakter anak sejak dini, baik dari sisi pendidikan formal maupun penanaman nilai moral dan agama.

Selain keluarga, peran kegiatan keagamaan dan organisasi kemasyarakatan juga. Di nilai strategis sebagai sarana edukasi dan benteng nilai moral serta etika di tengah masyarakat.

Kang Edwin menegaskan pentingnya penguatan nilai-nilai kebangsaan. Yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Serta semboyan Bhinneka Tunggal Ika sebagai perekat persatuan bangsa.

“Melalui pemahaman dan pengamalan nilai-nilai kebangsaan, masyarakat di Kecamatan Rancasari dan Kota Bandung di harapkan terus bersatu. Dalam membangun daerah, bangsa, dan negara, serta menghindari tindakan yang dapat merugikan kepentingan bersama,” pungkasnya.

Suryana.
Sumber: Humas DPRD Kota Bandung.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Perkuat Sinergi Posbankum Nagari, Bagian Hukum Setda Pesisir Selatan Koordinasi dengan Polsek Koto XI Tarusan

Primadoni,SH

03 Sep 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) didampingi pihak Kecamatan Koto XI Tarusan melakukan koordinasi dengan Kepolisian Sektor (Polsek) Koto XI Tarusan dalam rangka memperkuat sinergi program Pos Bantuan Hukum (Posbankum) Nagari. Koordinasi tersebut membahas penguatan pelaksanaan Posbankum Nagari sebagai salah satu upaya memperluas akses masyarakat …

Polsek Bayang Amankan Terduga Pelaku Pencurian, Sejumlah Barang Bukti Turut Diamankan

Primadoni,SH

25 Agu 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com – Unit Reskrim Polsek Bayang, Polres Pesisir Selatan, berhasil mengamankan seorang terduga pelaku tindak pidana pencurian yang terjadi di Kampung Limau Asam, Kenagarian Asam Kamba, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Terduga pelaku Inisial RR  (36), Minang, beralamat di Kampung Limau Asam, Kenagarian Asam Kamba, Kecamatan Bayang, Kabupaten …

Mukerda III MUI Provinsi Jakarta Sudah Sukses di Laksanakan, MUI Siap Siaga Menyongsong Lima Abad Jakarta

dito

21 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pada tanggal, 18-19 Agustus 2026 bertempat di Hotel Santika Premiere Hayam Wuruk Jakarta Barat, telah terselenggara Musyawarah Kerja Daerah ke 3 ( Mukerda III) MUI Provinsi DKI Jakarta dengan Mengusung tema “Khidmah Keumatan Menyongsong Lima Abad Jakarta”, acara ini menjadi agenda strategis untuk merumuskan program kerja dan memperkuat sinergi keumatan yang berada …

DPRD Pesisir Selatan Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Perubahan KUA – PPAS 2026

Primadoni,SH

19 Agu 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) , Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Nota Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026, Rabu (19/8/2026). Rapat paripurna tersebut berlangsung sebagai bagian dari tahapan pembahasan perubahan kebijakan anggaran …

Lapak Ayam Badai Gurih Hadir Perdana di Kota Padang, Sajikan Kuliner Kaki Lima Bercita Rasa Hotel

Zulwandi

18 Agu 2026

  Padang, Nasionalpos.com — Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) resmi hadir perdana di Kota Padang, Sumatera Barat. Lapak kuliner tersebut berlokasi di Jalan Alai, tepatnya di depan SD 03 Kota Padang Sumatera Barat (Sumbar), dan menawarkan beragam menu dengan cita rasa yang terinspirasi dari pengalaman kuliner hotel. Acara perdana Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) digelar …

Bawaslu Pesisir Selatan Hadirkan Akademisi UNP Reno Fernandes, Siswa SMAN 1 Koto XI Tarusan Antusias Ikuti Kelas Pemilu

Primadoni,SH

13 Agu 2026

Pessel , Nasionalpos.com — Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Pesisir Selatan—Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan kembali menggelar program Kelas Pemilu sebagai upaya memperkuat pengawasan partisipatif dan pendidikan politik bagi generasi muda. Kegiatan Kelas Pemilu seri ketujuh berlangsung di Aula SMAN 1 Koto XI Tarusan, pada Kamis (13/08). Siswa dan siswi SMAN 1 Koto XI Tarusan tampak …

x
x