- HeadlineBlunder Politik Gibran Buah Konspirasi Ketum Partai
- daerahLaporkan Dugaan Pelecehan di Kantor Lurah Pasie Nan Tigo, YM Minta Wali Kota Padang Turun Tangan
- daerahPerkuat Sinergitas, Kapolsek Iptu Doni Dermawan Kunjungi Uspika dan Tokoh Masyarakat demi Jaga Kondusivitas
- daerahDi Momentum Hari Musium Nasional, H. Waspada SAg MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, Himbau Musium Bisa Jadi Ajang Edukasi Anak
- daerahMakan Anggaran Rp1,4 Miliar, Proyek Jalan di Pesisir Barat Malah Diduga Caplok Lahan Mantan Bupati

Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Bakal Sasar Istana?
Oleh: Ridwan Umar
(Direktur Lentera Keadilan Indonesia)
NasionalPos.com, Jakarta – Kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tampaknya akan semakin memanas, Soal tudingan dugaan ijazah palsu Jokowi hingga kini masih terus jadi perhatian publik. Pernyataan Bareskrim Polri bahwa kasus tersebut selesai pada tahap penyelidikan setelah memastikan ijazah Jokowi identik dengan tiga ijazah alumni Universitas Gajah Mada (UGM) lainnya, tak bisa meyakinkan publik lantaran ijazah Jokowi yang diklaim asli tak pernah ditunjukkan ke publik.
Lantaran itu, mantan Wakapolri Komjen Pol (purn) Oegroseno menjelaskan bahwa untuk menyelesaikan kasus tersebut, bisa ditempuh Rismon Cs dengan membuat laporan baru ke Kepolisian. Adapun pihak yang dilaporkan adalah para komisioner Komite Pemilihan Umum (KPU) pusat maupun daerah yang menerima dokumen ijazah Jokowi saat mendaftar sebagai calon Walikota Solo, calon Gubernur DKI Jakarta dan calon Presiden RI.
Menurut Oegroseno dalam sebuah acara Forum Diaspora Indonesia, pihak yang melaporkan para Komisioner KPU dimaksud bisa menggunakan pasal 263 ayat (2) KUHP yang berbunyi “Barang siapa dengan sengaja menggunakan surat palsu atau yang dipalsukan itu seolah-olah surat itu asli dan tidak dipalsukan, kalau hal mempergunakan dapat mendatangkan sesuatu kerugian”
Oegroseno pun menyarankan para pelapor sebaiknya menyertakan bukti petunjuk yang telah diperoleh Rismon Cs, seperti skripsi Jokowi yang tidak memiliki lembar pengesahan serta alat bukti lainya yakni rekaman video.
Namun, jika ternyata dokumen Jokowi termasuk foto copy ijazahnya hilang di KPU, maka tentu ini menjadi kasus hukum baru yang harus dipertanggungjawabkan oleh pihak KPU.
Dalam proses hukum, nantinya jika sampai pada tahap penyidikan, maka yang akan jadi tersangka utama adalah para Komisioner KPU tersebut hingga ke Jokowi sebagai pemilik ijazah. Karena para tersangka juga bakal dijerat pasal 55 KUHP tentang turut serta atau penyertaan (Deelneeming).
Nah, jika Rismon Cs yang telah mengantongi banyak bukti benar melaporkan para Komisioner KPU dimaksud, maka tentu ini akan menyasar anak buah Prabowo di Istana. Adapun anak buah Prabowo yang bakal terseret adalah Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro.
Mengapa Juri? Karena Juri sempat menjabat Komisioner KPU Pusat periode 2012 – 2017, bahkan Juri sempat menjabat Ketua KPU Pusat periode 2016 – 2017 menggantikan Husni Kamil Manik yang tutup usia pada Kamis, 7 Juli 2016. Artinya, Juri menjadi Komisioner KPU Pusat saat Jokowi mendaftar sebagai Capres pada Pilpres 2014 lalu.
Sebelum di KPU Pusat, Juri juga menjadi Komisioner KPU DKI Jakarta selama dua periode sejak 2003 hingga 2013. Dia juga sempat menjadi Ketua KPUD DKI pada 2008 – 2013 menggantikan M. Taufik. Fakta ini pun menunjukkan bahwa Juri menjadi Komisioner KPU DKI Jakarta saat Jokowi mendaftar sebagai calon Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2012.
Soal pengetahuan Juri terhadap ijazah Jokowi, sudah pernah diungkap politikus senior PDIP Beathor Suryadi. Menurutnya, sejumlah nama yang mengetahui ijazah Jokowi saat mendaftar sebagai Cagub DKI Jakarta diantaranya, mantan Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi, Juri Ardiantoro dan mantan anggota DPRD DKI dari Fraksi Gerindra, M. Syarif.
Bahkan, Juri saat menjabat Deputi IV KSP (Kantor Staf Presiden) pernah mengaku dalam keterangan tertulis kepada pers bahwa dia menjabat Ketua KPUD DKI saat Jokowi mendaftar Cagub DKI Jakarta. Begitupun saat Jokowi mendaftar Capres pada Pilpres 2014, dia menjabat Ketua KPU Pusat.
Juri mengaku dalam dua peristiwa politik itu, pihaknya telah melakukan verifikasi lapangan serta membuka dan menerima pengaduan publik. Hasilnya, tidak ada keraguan soal semua dokumen Jokowi termasuk ijazahnya itu asli.
Pernyataan Juri saat itu merespon kabar dugaan ijazah palsu Jokowi yang dilontarkan Bambang Tri Mulyono. Kala itu, Juri menganggap itu hanya isu yang dilontarkan pihak yang khawatir dengan ketokohan Jokowi jelang Pilpres 2024. Sebab, Jokowi sudah menjadi kiblat pilihan politik masyarakat.
Soal posisi Juri di KSP pun sempat jadi sorotan publik. Pasalnya, jabatan itu diraih selepas dari KPU Pusat dan bergabung dengan TKN (Tim Kampanye Nasional) Jokowi – Ma’ruf pada Pilpres 2019 dan juga TKN Prabowo- Gibran pada Pipres 2024.
Publik pun menyoroti saat dirinya ditunjuk menjadi Ketua Tim Seleksi KPU dan Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) usai Jokowi – Ma’ruf berhasil menang. Saat itu, publik menengarai adanya konflik kepentingan dengan penunjukkan Juri itu. Dan, ternyata usai Pilpres 2024 dengan kemenangan Prabowo-Gibran, Juri kembali masuk Istana dengan posisi lebih mentereng sebagai Wamensekneg.
Kini, publik bertanya apakah Juri yang masih di Istana bakal tak tersentuh jika benar Rismon Cs atau pihak lain yang melaporkan Komisioner KPU ke kepolisian terkait dugaan ijazah palsu Jokowi?
Pasalnya, publik mengetahui ada sejumlah anak buah Presiden di Istana yang diduga terkait kasus hukum namun tak tersentuh.
Wallahualam bissawab.
(Tulisan ini digali dari berbagai sumber) (*)
Dhio Justice Law
15 Okt 2026
NasionalPos. com – Jakarta — Pengamat kebijakan publik Chazali H. Situmorang (CHS) menilai desakan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka harus diarahkan kepada para ketua umum partai politik, bukan semata-mata kepada fraksi-fraksi di DPR RI. Menurutnya, para ketua umum memiliki pengaruh besar dalam menentukan sikap politik partai sehingga harus bertanggung jawab atas keputusan maupun sikap …
dito
13 Okt 2026
NasionalPos.com, Bogor- Pada setiap tanggal 12 Oktober, di peringati sebagai peringatan Hari Musium kemarin, oleh karena itu, terkait dengan hal tersebut, kepada wartawan, H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor dan Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta., Selasa, 13/10/2026 di Bogor, ia mengatakan bahwa tentu musium sangat bermanfaat dan sangat penting bagi anak …
Taufik Hidayat
12 Okt 2026
Pesisir Barat — Pembangunan proyek jalan menuju rumah sakit di Kabupaten Pesisir Barat yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 senilai Rp1,4 miliar tengah menjadi sorotan publik. Proyek tersebut diduga dibangun di atas lahan pribadi milik mantan Bupati Pesisir Barat, H. Agus Istiqlal, tanpa izin. Protes Langsung di Lokasi Proyek Pemilik lahan, H. …
- Banyuwangi
11 Okt 2026
BANDUNG, NASIONALPOS.COM — Suasana penuh kebahagiaan dan kemeriahan menyelimuti pernikahan Rini Anggraeni, S.Tr.Kes., dan Azhar Dzulfiqar, S.T., yang berlangsung pada Minggu (11/10/2026) di Maison Grande, Bandung, Jawa Barat. Perhelatan istimewa ini menjadi momentum bersejarah bagi kedua mempelai untuk memulai perjalanan baru dalam membangun rumah tangga. Pernikahan tersebut berlangsung dengan nuansa elegan, memadukan kesakralan prosesi dengan …
- Banyuwangi
11 Okt 2026
BANYUWANGI, NASIONALPOS. COM – Penarikan satu unit mobil Toyota Avanza tahun 2009 bernomor polisi DK 1156 IS di wilayah Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, tepatnya di depan Masjid Arohman, menuai keberatan dari pemilik kendaraan, (RR). Mobil yang disebut dibeli melalui pembiayaan WOM Finance tersebut diduga telah ditarik paksa oleh pihak ketiga yang disebut sebagai debt …
- Banyuwangi
08 Okt 2026
PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, menjadi peringatan keras bahwa ancaman terhadap kawasan hutan tidak boleh dianggap sepele. Sekitar ±2 hektare kawasan hutan terdampak kebakaran, sementara dampak lingkungan masih dalam pendataan. Peristiwa tersebut diketahui pada Rabu, …
21 Nov 2024 2.466 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.889 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.647 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.646 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.544 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.506 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.322 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.