Home » Headline » KemenPPPA Kawal Kasus Kekerasan Anak di Jakut

KemenPPPA Kawal Kasus Kekerasan Anak di Jakut

dito 21 Sep 2024 78

NasionalPos.com, Jakarta-  Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) akan mengawal kasus kekerasan yang menimpa dua kakak beradik di Jakarta Utara. Kasus ini mengakibatkan salah satu dari mereka, MFW, meninggal dunia setelah menjalani operasi.

Deputi Perlindungan Khusus Anak, Nahar, menyampaikan duka cita yang mendalam dan mengutuk tindakan kekerasan yang mengakibatkan trauma berat. KemenPPPA berkomitmen memastikan proses penanganan kasus ini sesuai dengan kepentingan terbaik bagi korban anak.

“Kami turut berduka cita atas apa yang dialami kedua kakak beradik ini, terlebih sang adik yang kemudian dinyatakan meninggal dunia pada 17 September 2024. Kami tentunya sangat prihatin dan mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan oleh pelaku hingga menyebabkan trauma dan meninggalnya satu orang anak,” ujar Nahar kepada Wartawan, Sabtu 21/9/2024 di Jakarta.

Baca Juga :  PMI Jakut Dipercaya Kelola Program Sosial BI

Dalam upaya penanganan kasus, KemenPPPA telah berkoordinasi dengan berbagai instansi, termasuk Polres Jakarta Utara dan UPT PPPA Jakarta. Nahar mengatakan, pihaknya terus memantau perkembangan hukum dan kondisi kesehatan korban lainnya, yaitu RC.

“RC saat ini dalam keadaan baik namun masih memerlukan pemulihan psikologis. Kami berfokus pada hak-hak anak korban, termasuk pemulihan fisik dan psikis, agar mereka mendapatkan perawatan yang layak,” katanya.

Dalam kasus ini, Nahar menyebut, tantangan yang dihadapi adalah kurangnya identitas resmi kedua anak tersebut. Nahar mengungkapkan bahwa tanpa akta lahir atau kartu keluarga, akses mereka terhadap bantuan jaminan kesehatan menjadi terbatas.

Baca Juga :  Audiensi Warga Rusun Daan Mogot Tower 1 dan 2 Di terima Rany Mulyani Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta

Meski begitu, KemenPPPA telah memfasilitasi biaya perawatan di RS Bhayangkara Said Sukanto. Nahar mengingatkan masyarakat tentang pentingnya kepemilikan identitas anak, sebagai upaya melindungi mereka dari kekerasan di masa mendatang.

Lebih lanjut, Nahar menegaskan bahwa tindakan otopsi akan dilakukan pada jenazah MFW jika disetujui oleh pihak keluarga. Guna kepentingan proses hukum yang sedang berlangsung.

Selain itu, Kemen PPPA juga memberikan pendampingan hukum kepada keluarga korban, sembari memastikan semua langkah diambil untuk memenuhi hak-hak anak. “Masyarakat diimbau untuk berani melaporkan jika mengetahui kasus kekerasan, dengan menghubungi call center Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129,” ucap Nahar.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
PRJ 2026 Tak Berpihak ke Warga Jakarta, Poros Rawamangun Desak Pemprov DKJ Evaluasi PRJ 2026

dito

15 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta Fair 2026 atau Pekan Raya Jakarta sudah di buka oleh Gubernur Pramono Anung pada tgl 12 Juni 2026 merupakan Event yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1968 silam, dan untuk tahun 2026 ini, merupakan pelaksanaannya ke 57 kalinya.   Adapun untuk tahun ini, harga tiket masuk ajang pameran tahunan ini dibanderol mulai dari …

PPM – LVRI Gandeng Pemerintah Turki Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Dunia Usaha

dito

14 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat.   Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

Kajati Sumbar Kunjungi Kejari Pesisir Selatan, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Penguatan Sinergi

Primadoni,SH

10 Jun 2026

Pesisir Selatan, Naainalpos.com – Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Dedie Tri Hariyadi, didampingi Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Wilayah Sumatera Barat, Seftie Dedie, melaksanakan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan pada Rabu (10/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, Kajati Sumbar turut didampingi Asisten Pembinaan, Asisten Tindak Pidana Khusus, Kepala Bagian Tata Usaha serta rombongan dari Kejaksaan Tinggi …

Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

x
x