Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim Sampaikan Solusi Konflik Kepemilikan Lahan Kopi Warga di Jember
Home » Nasional » daerah » Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim Sampaikan Solusi Konflik Kepemilikan Lahan Kopi Warga di Jember

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim Sampaikan Solusi Konflik Kepemilikan Lahan Kopi Warga di Jember

dito 10 Agu 2022 96

Nasionalpos.com, Surabaya- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya konflik terjadi antara warga Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Kabubaten Jember dengan warga Desa Banyuanyar, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi yang berujung pada pembakaran rumah warga, dipicu oleh sengketa kepemilikan tanah, beberapa waktu lalu, hal ini kemudian mengundang perhatian  serius dari Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur, kepada awak media, ia mengatakan bahwa memastikan pihaknya mengawal penyelesaian konflik tersebut. Yang saat ini kedua kelompok masyarakat telah bertemu dan silaturahim, serta menemukan kesepahaman.

“Kedua belah pihak telah sepakat untuk saling menjaga kondusivitas wilayah, dan kedua belah pihak juga sepaham bahwa ke depan musyawarah mufakat akan dikedepankan dalam menyelesaikan masalah,” ungkap Khofifah kepada awak media, Rabu 10/8/2022 di Surabaya.

Forum pertemuan yang digelar kedua kelompok masyarakat Lanjut Khofifah, juga telah menghasilkan kesepahaman bahwa ketahanan wilayah dan sinergi antarkedua belah pihak harus diperkuat. Kedua belah pihak, juga berkomitmen untuk memercayakan seluruh penyelesaian permasalahan hukum yang ada pada pihak yang berwajib.

“Saya berharap kesepahaman ini akan menjadi pondasi yang kuat bagi semua pihak. Sehingga disharmoni yang sempat terjadi tidak lagi terulang di waktu mendatang,” ujarnya.

Baca Juga :  Pengolahan Limbah Sungai Cisadane Jadi Produk Ekraf, Didukung Menparkeraf Sandiaga Uno

Khofifah mengaku telah merumuskan solusi permanen dan strategis atas permasalahan yang menjadi pemicu konflik yaitu terkait kepemilikan kebun kopi. Khofifah telah meminta kepada Kepala Perhutani Jember untuk mempersiapkan data terkait status kepemilikan lahan dan kepemilikan kebun kopi.

Penegasan status lahan oleh Perhutani, lanjut Khofifah, sangat penting untuk memberikan kepastian hukum dan pemahaman kepada warga di kedua wilayah tersebut. Selain itu, area hutan yang sudah ditanami kopi saat ini di Desa Mulyorejo bisa diusulkan sebagai kawasan yang masuk kategori perhutanan sosial. Sambil menunggu proses pengajuan perhutanan sosial kepada Kementerian KLHK .

“Dinas Kehutanan Jawa Timur saya minta segera kordinasi teknis dengan KPH Jember agar melakukan pendataan by name by addres by lahan dan segera dibuatkan perjanjian kerja sama untuk menjamin kepastian hubungan antara petani dengan perum Perhutani mengingat saat ini belum perhutanan sosial,” kata Khofifah.

Khofifah meyakini, langkah tersebut akan memberikan manfaat besar serta kepastian hukum bagi masyarakat pengguna lahan. Terlebih tahun ini provinsi Jatim mendapatkan kuota sebanyak 500 ribu hektare kawasan perhutanan untuk bisa dimanfaatkan bagi perhutanan sosial. Solusi tersebut, lanjut Khofifah, akan membawa kemaslahatan bagi masyarakat, baik warga Kabupaten Jember maupun warga Kabupaten Banyuwangi.

Baca Juga :  Satgasus Bentukan Mahfud MD Diragukan Bisa Buka Tabir Konspirasi Kejahatan Keuangan Negara

“Karena akar masalahnya ternyata adalah kepemilikan kebun kopi. Yang sering terjadi konflik kepentingan ketika panen kopi, terdapat warga yang tidak mengelola kebun ikut memanen hasil kebun kopi,” kata Khofifah.

Maka dari itu, kata Khofifah, penting bagi Perhutani untuk segera menarik data dan peta dimana legalitas penggunaan lahan melalui sertifikat HGU atau hak hak pemilikan yang lain yang bisa memberi kepastian hukum. Sementara bisa menggunakan perjanjian sambil memproses status perhutanan sosial ke Kementerian KLHK.

Khofifah juga menggarisbawahi adanya indikasi premanisme dari konflik yang muncul. Kondisi ini harus segera dihentikan sehingga tidak menjadi keresahan di antara kedua wilayah. Karena, kata dia, yang menimbulkan ketidaktenangan di sana adalah adanya premanisme yang sering muncul pada musim panen.

Khofifah menegaskan agar bupati dari kedua daerah bersama Forkopimda bisa menghentikan premanisme secara permanen. Bupati Jember Hendy Siswanto menyatakan telah menurunkan tim pengamanan bersama dengan Kepolisian guna mendukung penyelesaian proses hukum akibat konflik kedua wilayah. Tujuannya jangan sampai konflik yang terjadi di wilayah tersebut berdampak hingga ke wilayah lain. (*dit)

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Launching Layanan 12 Psikolog Klinis di UPTD Puskesmas Kota Bandung, Farhan: Kesehatan Mental Tak Bisa Lagi Diabaikan

Suryana Korwil Jabar

12 Mei 2026

Bandung, NasionalPos.com – Pemerintah Kota Bandung resmi meluncurkan layanan 12 psikolog klinis di UPTD Puskesmas Kota Bandung sebagai upaya memperkuat pelayanan kesehatan mental masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kota Bandung, Jalan Supratman, Selasa (12/5/2026). Peluncuran layanan tersebut dihadiri Wali Kota Bandung , Ketua DPRD Kota Bandung , jajaran Forkopimda, Kepala Dinas Kesehatan …

Pendidikan Politik Perempuan di Bandung Dorong Penguatan Keluarga Berkualitas

Suryana Korwil Jabar

11 Mei 2026

BANDUNG, NasionalPos.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Bandung menggelar kegiatan Pendidikan Politik Tahun 2026 bertema “Peran Perempuan Cerdas Politik dalam Membangun Keluarga Berkualitas” di Grand Asrilia Hotel Convention, Senin (11/5/2026). Kegiatan tersebut dibuka Kepala Bakesbangpol Kota Bandung, Drs. H. Andri Darusman, M.Si. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pendidikan politik bagi perempuan tidak …

Kodam III/Siliwangi Gelar Sertijab Pejabat Utama, Alih Kodal Yonif 315/Garuda dan Likuidasi Babinminvetcaddam

Suryana Korwil Jabar

10 Mei 2026

BANDUNG, NasionalPos.com – Kodam III/Siliwangi menggelar acara ramah tamah dalam rangka Serah Terima Jabatan (Sertijab) pejabat jajaran Kodam III/Siliwangi, alih komando dan pengendalian (Kodal) Yonif 315/Garuda, serta likuidasi satuan Babinminvetcaddam III/Siliwangi, Sabtu (10/5/2026), di Bandung. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., dan dihadiri Kasdam III/Siliwangi, Irdam, Kapoksahli Pangdam, para …

Sukses !! PKBM Khusnul Khotimah Adakan Kegiatan Anti Bullyng dan Pembagian Kelulusan

Suryana Korwil Jabar

10 Mei 2026

Bandung Barat, NasionalPos – PKBM Khusnul Khotimah menggelar kegiatan sosialisasi anti-bullying yang di rangkaikan dengan acara kelulusan siswa kelas XII.Kegiatan tersebut berlangsung di aula gedung SMP Bhakti Mulya Batujajar Bandung Barat di wilayah Desa Batujajar Barat dengan penuh khidmat dan antusias, serta di hadiri berbagai unsur pemerintah dan aparat setempat. Sabtu 09, Mei 2026. Turut …

Desa Cibiru Wetan Meriahkan Milangkala Ke-42 dengan Ragam Seni Budaya dan UMKM

Suryana Korwil Jabar

09 Mei 2026

Kabupaten Bandung, NasionalPos.com – Pemerintah Desa , Kecamatan , menggelar perayaan Milangkala ke-42 yang berlangsung meriah pada 9–10 Mei 2026. Kegiatan tahunan tersebut dipusatkan di wilayah Desa Cibiru Wetan dan dihadiri berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh pemerintahan, budayawan, tokoh pemuda, hingga para tamu undangan lainnya, Sabtu (9/5/2026). Perayaan Milangkala tahun ini menghadirkan beragam rangkaian …

Musyawarah Desa Cililin Sukses Bentuk Panitia Pengisian Anggota BPD Periode 2026-2034

Suryana Korwil Jabar

07 Mei 2026

Bandung barat, NasionalPos – Pemerintah Desa Cililin telah sukses menyelenggarakan Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka pembentukan Panitia Pengisian Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk periode tahun 2026–2034. Kegiatan ini berlangsung pada hari ini, Kamis (07/05/2026), dengan penuh kekeluargaan dan keteraturan. Acara di buka langsung oleh Kepala Desa Cililin Tedi Kusniadi dan di hadiri oleh perangkat …

x
x