Home / Headline / Kesehatan / Nasional

Senin, 28 November 2022 - 11:48 WIB

Kisah Pilu Korban Gangguan Ginjal Kronis Bertahan Hidup Sendirian, Tanpa Kehadiran Negara

NasionalPos.com, Jakarta– Masih seputar masalah kasus Gangguan Gagal Ginjal Kronis, yang memakan korban tiga ratusan lebih jiwa anak bangsa meninggal dunia sia-sia, dan juga masih ada ratusan jiwa lainnya masih harus berjuang mempertahankan hidupnya, salah satu diantaranya adalah Tiara himatul Nisa umur 18 tahun, yang sejak usia 7 tahun sudah mengalami sakit gangguan ginjal akut, meskipun tubuhnya lemah di gerogoti penyakit gangguan gagal ginjal akut, dia tetap berkarya, Tiara bersama Ibunya yang semula tinggal di Jawa dan ia tinggal bersama ibunya di sebuah rumah kontrakan di wilayah Cempaka Putih, Jakarta Pusat, selama 8 tahun Tiara bersama ibunya berjuang tanpa bantuan dari manapun, sedangkan BPJS yang mereka miliki hanya mengcover biaya perawatan di RSCM, Adapun biaya untuk obat-obatan maupun tabung oksigen yang diperlukan tiara, sebanyak 6 tabung oksigen per hari, selama 4 tahun, tidak tercover oleh BPJS, dan bahkan yang memprihatinkan hingga saat ini,  tidak ada bantuan dari Pemprov Jawa Timur maupun saat mereka sudah hijrah ke Jakarta, untuk melakukan transplasi ginjal, tak ada bantuan sedikitpun dari pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun dari Kemenkes, demikian disampaikan Bu IIn ibunda Tiara saat menerima kunjungan Rudy Darmawanto, SH, Ketua Umum Poros Rawamangun, Minggu, 27/11/2022 di Jakarta.

Baca Juga  LBH Minta Pemerintah Segera Berlakukan Karantina Wilayah

Rd dengan keluarga korban edit

Nasib serupa juga dialami farius bocah kecil berusia 5 tahun hidupnya tergantung pada terapi cuci darah yang harus dilakukannya seminggu dua kali juga tidak ada uluran tangan dari pemerintah, Selain Farius, kondisi serupa juga  dialami oleh putri Pak Hendra warga Johar Baru, Jakarta Pusat, yang kini berusia 5 tahun, Adapun pada usia 1,5 tahun, dia sudah mengalami gangguan gagal ginjal kronis, yang sampai hari ini agar dapat bertahan hidup, pak Hendra bersama istrinya harus berjuang sendirian, demi penyembuhan putrinya, tanpa bantuan dari manapun, termasuk tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah, hal ini diungkapkan Rudy Darmawanto, SH Ketua Umum Poros Rawamangun, saat berkunjung langsung ke rumah kediaman pak Hendra, di Kawasan Gang Baronang, Johar Baru, Jakarta Pusat, Minggu, 27/11/2022 kemaren

“Itulah Realitas yang kami temukan, kondisi yang memilukan di alami oleh para korban gangguan ginjal kronis, yang harus berjuang sendirian agar bisa terhindar dari kematian, “ungkap Rudy Darmawanto, SH kepada pers, usai mengunjungi tempat tinggal korban Gangguan Ginjal Kronis tersebut, Minggu, 27/11/2022

Baca Juga  KH. Miftachul Akhyar Ketum MUI Gantikan KH. Ma’ruf Amin

Kondisi tersebut sangat miris, lanjut Rudy, ketika keluarga dari korban itu harus juga menanggung beban untuk memenuhi kebutuhan pengobatan maupun perawatan yang nilai nominalnya semakin membengkak, persoalannya sekarang sampai kapan mereka harus bertahan dengan kondisi penghasilan mereka yang berada di bawah garis kemiskinan, tanpa bantuan dari siapapun, termasuk dari pemerintah, ini suatu realitas yang sangat ironis dan kontradiksi  dengan  konstitusi Negara yang tercantum di UUD 1945, yang wajib hukumnya, negara dalam hal ini adalah pemerintah melindungi dan mengayomi warga negaranya.

“Mana Tanggungjawab negara, sudahlah nggak usah gembar-gembor mau bantu ini itu, tapi kalau nyatanya Korban Gangguan Ginjal Kronis Bertahan Hidup sendirian, Tanpa Kehadiran Negara, tanpa bantuan pembiayaan dari pemerintah, kondisi tersebut sangat ironis dengan tujuan dibentuknya negara yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.”pungkas Rudy. (*dit)

Share :

Baca Juga

Donald Trump

Headline

Dicecar Wartawan, Trump ‘Ngambek” Jumpers Bubar
IMG 20190628 WA0076 1536x1008 1

Nasional

Diacungi Jempol, Keberanian Presiden Jokowi Temui Presiden Ukraina dan Presiden Rusia di Tengah Konflik Bersenjata

Nasional

PETANI PENGEDAR NARKOBA DICIDUK POLISI
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Headline

JPM Desak Menteri PUPR Batalkan Proyek Air Baku di Siborongborong, Sumut dan di Kalteng
Joko Chandra

Headline

Kasus Gratifikasi ‘Red Notice’ Joko Tjandra Masuk Tahap Penyidikaan
download

Headline

Kapal Induk Inggris Siap Gabung AS dan China Marah Besar
Jiwasraya

Headline

BPK : Kerugian Negara Sementara Kasus Jiwasraya Rp16,9 Triliun
sinergi1

Headline

TNI AL – Polri Sinergi Laksanakan Serbuan Vaksin, Sisir Area Pelabuhan