Home » Nasional » daerah » Komisi VIII DPR RI Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Pesisir Selatan, Pastikan Penanganan Cepat dan Terukur

Komisi VIII DPR RI Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Pesisir Selatan, Pastikan Penanganan Cepat dan Terukur

Primadoni,SH 06 Des 2025 216

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Komisi VIII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, pada Sabtu (6/12), untuk meninjau langsung lokasi terdampak banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah tersebut.

Kunjungan tersebut dilakukan menyusul laporan adanya ribuan warga yang terisolasi serta puluhan rumah yang mengalami kerusakan berat akibat bencana alam yang terjadi beberapa hari sebelumnya.

Rombongan Komisi VIII dipimpin oleh Anggota DPR RI Dapil Sumatera Barat I, Dr. Hj. Lisda Hendrajoni, S.E., M.M.Tr., yang datang bersama sejumlah anggota lainnya.

Para anggota Komisi VIII yang turut hadir antara lain Matindas J. Rumambi, Wibowo Prasetyo, Hj. Derta Rohidin, Erwin Aksa, Apt. Hj. Lale Syifaun Nufus, Dra. Hj. Wardatul Asriah, dan Hj. Sri Wulan.

Setibanya di Pesisir Selatan, rombongan disambut secara resmi oleh Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, Wakil Bupati Risnaldi Ibrahim, serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam penyambutan tersebut, pemerintah daerah memaparkan kondisi terkini wilayah yang terdampak serta langkah-langkah penanganan yang telah dilakukan sejak pertama kali bencana terjadi.

Kunjungan kerja ini terutama berfokus pada Kecamatan Bayang Utara, salah satu wilayah yang mengalami kerusakan paling parah akibat banjir bandang dan longsor.

Di kecamatan tersebut, longsor besar menyebabkan akses menuju empat nagari terputus total, sehingga ribuan warga masih berada dalam kondisi terisolasi.

Baca Juga :  Mendagri Tito Karnavian Optimis Generasi Muda Akan wujudkan Visi"Indonesia Emas"2024

Lisda Hendrajoni menegaskan bahwa tujuan utama kedatangan Komisi VIII adalah untuk memastikan percepatan penanganan bagi para warga yang terdampak bencana.

“Kami datang untuk mengupayakan langkah konkret dalam percepatan penanganan dunsanak kita yang saat ini masih terisolasi,” ujar Lisda dalam sesi peninjauan lapangan.

Ia menyebutkan bahwa dalam rombongan tersebut turut hadir perwakilan dari BNPB RI dan Kementerian Sosial, yang akan melakukan verifikasi langsung terhadap data kerusakan dan kebutuhan warga.

Menurut Lisda, verifikasi cepat sangat penting agar proses distribusi bantuan dapat dilakukan lebih tepat sasaran dan tanpa hambatan administratif.

Selain memutus akses, banjir bandang juga mengakibatkan kerusakan signifikan pada permukiman warga, dengan sejumlah rumah terseret arus dan rusak berat.

Tumpukan material banjir berupa lumpur, batu, dan kayu masih terlihat memenuhi jalan serta kawasan pemukiman, menunjukkan kuatnya arus banjir pada malam kejadian.

Lisda memastikan Komisi VIII akan mengawal langsung pendistribusian logistik di lapangan, mulai dari kebutuhan dasar hingga perlengkapan darurat.

“Saya pastikan kebutuhan dasar warga akan tercukupi. Kasur, selimut, tikar, peralatan dapur, sembako, hingga makanan bayi segera kami distribusikan,” tegasnya.

Bantuan dari Kementerian Sosial tersebut akan disalurkan melalui Tagana dan relawan yang sudah berada di lokasi sejak hari pertama bencana.

Baca Juga :  Pesantren Ramadhan Kolaborasi 1447 H Resmi Dibuka, Pemkab Pessel Perkuat Pendidikan Karakter Generasi Muda

Sementara itu, BNPB juga membantu dengan mengirimkan logistik melalui udara menggunakan helikopter, mengingat akses darat yang masih terputus.

Selain logistik, BNPB turut menyerahkan satu unit mobil pickup operasional untuk mendukung distribusi barang ke titik-titik yang sulit dijangkau.

Dalam dialog dengan rombongan, warga menyampaikan keluhan mengenai minimnya alat berat yang menghambat proses pembukaan akses jalan.

Seorang warga mengatakan bahwa ekskavator tambahan sangat dibutuhkan untuk menyingkirkan material tebal yang menutup ruas jalan utama.

Menjawab hal itu, Bupati Hendrajoni menyampaikan apresiasi atas respons cepat yang diberikan oleh pemerintah pusat melalui Komisi VIII.

Ia menegaskan bahwa dukungan logistik dan kendaraan operasional sangat membantu percepatan penanganan serta memulihkan kondisi warga di nagari yang terisolasi.

Lisda menutup rangkaian kunjungan dengan memastikan bahwa seluruh temuan di lapangan akan dibawa ke rapat lintas kementerian untuk dibahas di tingkat nasional.

Kunjungan kerja ini diakhiri dengan paparan resmi dari Pemkab Pesisir Selatan mengenai kondisi pascabencana dan upaya pencegahan agar banjir dan longsor serupa tidak kembali terulang di masa mendatang, sementara Komisi VIII berjanji terus memonitor perkembangan situasi hingga pemulihan selesai.***

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

TB Massa: Indonesia Gagal Bangun Demokrasi

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …

Pancasila bukan untuk slogan, tapi untuk dijalankan

dito

01 Jun 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Proses lahirnya Pancasila tidak terjadi dalam ruang hampa, melainkan melalui adu gagasan yang intens dalam sidang PPKI. Namun, adu gagasan ini diselesaikan setelah dihilangkan kata kata kewajiban menjalankan syariat Islam bagi penganutnya. Suatu kompromi nasional saat itu, yang kemudian pada Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945, Pancasila yang Sah sebagai ideologi negara adalah …

MS. Kaban: Indonesia Belum Menemukan Pemimpin Yang Tepat

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan Menteri Kehutanan, Dr. MS. Kaban menilai Bangsa Indonesia belum menemukan pemimpin yang tepat. Indikasinya, segala bentuk kejahatan dan yang dibenci Allah SWT semakin tumbuh subur. Hal itu dilontarkan Kaban yang juga dikenal senior KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) dalam Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi …

Cherie dan Vivianne Wangsa Harumkan Indonesia, Masuk Tiga Besar Nilai Tertinggi Festival Musik Internasional

- Banyuwangi

31 Mei 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh putri daerah asal Kabupetan Banyuwangi di kancah internasional. Dua bersaudara, Cherie Callista Wangsa dan Vivianne Vernetta Wangsa, sukses mengharumkan nama Bumi Blambangan bahkan Indonesia dalam ajang Champs Universal Music Festival (CUMF) 2026 yang berlangsung di Johor, Malaysia. Tidak sekadar meraih gelar juara di kategori masing-masing, keduanya juga …

Wujudkan Kota Padang Jadi Kota Kuliner Internasional

Suryana Korwil Jabar

31 Mei 2026

Bandung, NasionalPos – Kota Padang merupakan pusat Ibukota Sumatera Barat yang sarat dengan alam, budaya dan kulinernya, sehingga Kota Padang banyak dikenal orang karena alam dan paling utama adalah rumah makan masakan padang. Masakan padang ini tersebar diseluruh wilayah di Indonesia malahan sampai ke Luar Negeri, sehingga Kota Padang dijadikan Kota Kuliner di Indonesia, dan …

x
x