Home » Nasional » Lapas Kelas IIA Jember Selenggarakan Pelatihan Perawatan Senjata Api pada Semua Anggotanya Libatkan Kerjasama Dengan Satuan Brimob Kompi 3 Batalyon B Plopor Bondowoso

Lapas Kelas IIA Jember Selenggarakan Pelatihan Perawatan Senjata Api pada Semua Anggotanya Libatkan Kerjasama Dengan Satuan Brimob Kompi 3 Batalyon B Plopor Bondowoso

Eni 20 Okt 2024 134

Jember – NASIONALPOS.com ll Dalam upaya meningkatkan kemampuan pengamanan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember menyelenggarakan pelatihan perawatan senjata api bagi para anggotanya. Pelatihan yang digelar pada pekan ini melibatkan kerjasama dengan Satuan Brimob Kompi 3 Batalyon B Pelopor Bondowoso, yang terkenal akan kompetensinya dalam bidang pengamanan dan penanganan senjata api.

Pelatihan ini diikuti oleh seluruh anggota pengamanan Lapas Jember, yang secara khusus mendapatkan materi tentang perawatan, penggunaan, dan pengamanan senjata api. Mengingat pentingnya senjata api sebagai salah satu elemen vital dalam menjaga keamanan, baik di dalam maupun di luar lingkungan lapas, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan dan keterampilan personel dalam menghadapi situasi darurat.

Kepala Lapas Jember, Hasan Basri, mengungkapkan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Jember untuk terus meningkatkan profesionalitas anggotanya. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh anggota pengamanan Lapas Jember siap secara fisik maupun mental, serta memiliki kemampuan teknis yang memadai untuk menjaga keamanan. Dengan menggandeng Brimob Bondowoso, kami yakin pelatihan ini dapat memberikan dampak yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pengamanan,” ujar Hasan.

Baca Juga :  Ketum PP PPM Berto Izaak Doko: Secara Institusi Pemuda Panca Marga Tidak Berpolitik Praktis

“Pelatihan ini kami selenggarakan sebagai tindak lanjut amanat Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Timur, Bapak Heni Yuwono untuk mengupgrade kemampuan SDM Pemasyarakatan” lanjut Hasan.

Satuan Brimob Bondowoso memberikan pelatihan intensif terkait cara-cara yang tepat dalam merawat senjata api, memastikan keamanannya, serta mengoptimalkan penggunaannya dalam berbagai situasi. Pelatihan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga membangun kedisiplinan dan tanggung jawab dalam penggunaan senjata api.

Baca Juga :  Dukung Pembangunan Kawasan, Indonesia Bakal Bangun Jejaring Desa Asean

“Senjata api bukan hanya alat, tetapi juga tanggung jawab besar. Oleh karena itu, kami ingin memastikan bahwa setiap anggota pengamanan Lapas Jember memahami pentingnya merawat dan menggunakannya dengan benar,” ujar Aiptu Hari Wibowo, salah satu instruktur dari Brimob Bondowoso pada Rabu (16/10/2024) saat pelatihan.

Dengan pelatihan ini, Lapas Jember berharap dapat lebih siap dalam menghadapi berbagai potensi ancaman yang mungkin terjadi di lingkungan pemasyarakatan. Keberhasilan pelatihan ini juga menegaskan komitmen Lapas Jember dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus melindungi warga binaan serta petugasnya dari ancaman yang tidak diinginkan.

**Humas Lapas Jember/Eni**

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Momentum Peringatan Hari Santri Nasional, Jadikan Santri Berani dan punya Kemampuan Hadapi Tantangan Zaman

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gagasan awal mengenai Hari Santri diusulkan oleh kalangan pesantren, yang kemudian diperkuat usulannya oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang kemudian di resmikan oleh Presiden Jokowi, bahwa tanggal 22 Oktober di tetapkan sebagai Hari Santri Nasional  melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015 guna mengenang jasa para ulama dan santri.   Terkait dengan situasi …

Raport Merah Penegakan Hukum selama 2 Tahun Pemerintah Prabowo-Gibran”

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, masyarakat Indonesia merasakan mengenai upaya penegakan hukum, maka terkait dengan hal itu Ralian Jawalsen, S.H seorang praktisi hukum. kepada wartawan, Rabu, 21/10/2026, di Jakarta.   Ia mengatakan bahwa Pemerintahan Presiden Prabowo- Gibran selama dua tahun ini telah terjadi kemunduran dalam penegakan hukum.   …

Kantor Hukum Layangkan Pemberitahuan Aksi, Kepastian Hukum di Polresta Banyuwangi Jadi Perhatian

- Banyuwangi

20 Okt 2026

BANYUWANGI, NASIONALIS. COM – Gelombang penyampaian aspirasi masyarakat di Kabupaten Banyuwangi diperkirakan bakal menjadi sorotan. Kantor Hukum Rifki Pria Hartawan Usman, S.H. & Rekan secara resmi menyampaikan pemberitahuan aksi damai yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 26 Oktober 2026, di depan Kantor Polresta Banyuwangi. Dalam surat pemberitahuan tertanggal 19 Oktober 2026 yang ditujukan kepada Kapolresta Banyuwangi, …

Transisi Energi Berkeadilan Sosial di Indonesia, Kebutuhan Mendesak Agar Diterapkan Secara Kolaboratif

dito

19 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Transisi energi menjadi isu global yang mendesak karena meningkatnya kesadaran terhadap dampak negatif perubahan iklim.   Beberapa negara telah mempraktikkan transisi ke energi baru dan terbarukan (EBT) dengan baik, seperti Swedia, Jerman dan Selandia Baru, demikian di ungkapkan oleh narasumber tunggal: Dr Natalis Situmorang pada Webinar bertajuk Bedah Buku Transisi Energi di Indonesia, Sabtu, …

Dugaan Penggelapan hingga Dokumen Tanah Perusahaan, Empat Laporan di Banyuwangi Jadi Perhatian

- Banyuwangi

19 Okt 2026

Banyuwangi, Nasionalis.com – Penanganan empat laporan polisi di Polresta Banyuwangi menjadi perhatian tim kuasa hukum yang mendampingi pelapor berinisial DPS dan IBP. Mereka meminta kejelasan mengenai perkembangan penanganan perkara yang mencakup dugaan tindak pidana terkait urusan keluarga, keuangan, dokumen hak atas tanah perusahaan, hingga penerimaan dana yang dipersoalkan. Sebagai tindak lanjut, tim kuasa hukum menyatakan …

PUTUSAN MK: PRAJURIT TNI PIDANA UMUM WAJIB DIADILI DI PENGADILAN UMUM,Langkah Bersejarah Menuju Kesetaraan di Hadapan Hukum ,

dito

17 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Putusan Mahkamah Konstitusi yang mewajibkan revisi UndangUndang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer menjadi sorotan penting dalam peta reformasi hukum nasional.   Putusan yang menyatakan bahwa prajurit TNI yang melakukan tindak pidana umum harus diadili di peradilan umum ini dinilai sebagai tonggak konstitusional yang menegaskan prinsip negara hukum: tidak ada satu pun …

x
x