Home » Nasional » daerah » MBG Tuai Banyak Polemik; Anggota Muda PMKRI Jakpus Pertanyakan MBG Meningkatkan Gizi atau Meracuni Generasi Penerus Bangsa Indonesia ?”

MBG Tuai Banyak Polemik; Anggota Muda PMKRI Jakpus Pertanyakan MBG Meningkatkan Gizi atau Meracuni Generasi Penerus Bangsa Indonesia ?”

dito 29 Sep 2025 365

NasionalPos.com, Jakarta-   Hendrikus Faldo merupakan salah satu anggota muda Perhimpunan Mahasiswa Republik Indonesia (PMKRI) cabang Jakarta Pusat yang baru saja lulus pendidikan formal berjenjang tahap satu di PMKRI Jakarta Pusat, melihat lonjakan angka kasus keracunan menu makanan dalam program pemerintahan Prabowo Subianto yaitu Makan Bergizi Gratis terus melonjak, Faldo menilai apakah program ini mau meningkatkan gizi atau meracuni generasi penerus Indonesia dengan kinerja awal yang seperti ini?.

Menurut Hendrikus Faldo, dari informasi yang di perolehnya yang merupakan hasil publikasi JPPI (Jaringan Pemantauan Pendidikan Indonesia) menemukan data keracunan dari awal program ini berjalan yakni di bulan Januari hingga akhir September 2025 mecapai angka 6.452 kasus, dan data ini berselisih dengan data yang di publikasikan oleh Badan Gizi Nasional (BGN), Kementrian Kesehatan, BPOM yang mengatakan jumlah kasus per akhir September berada di kisaran 5000an orang.

Baca Juga :  Anggota DPRD DKI Minta Dana Operasional Kader Dasawisma Dinaikkan

“Dari data yang diperoleh JPPI menemukan ada 5 povinsi dengan jumlah keracunan MBG terbanyak yaitu Jawa Barat (2012 kasus), Jogja (1047 kasus), Jawa Tengah (722 kasus), Bengkulu (539 kasus), Sulawesi Tengah (446 kasus).”ungkap Faldo kepada wartawan, Senin, 29 September 2025 di Jakarta.

 

Faldo juga menambahkan bahwa Kasus keracunan ini membuat BGN mengeluarkan dana ratusan juta hingga miliaran rupiah guna mengobati ribuan korban keracunan menu makanan, dan dana itu adalah uang rakyat,  jika program ini dirancang dengan teliti dan dengan perhitungan yang matang dan memaksimalkan teknis serta pendistribusian dilakukan dengan profesional dan memenuhi SOP serta dalam pengawasan ketat maka BGN tidak perlu mengeluarkan jutaan sampai miliaran rupiah untuk menanggung biaya pengobatan karena dipastikan jika kinerja bagus maka kasus memungkinkan kasus keracunan tidak akan terjadi.

Baca Juga :  Cimahi Kasus DBD Tembus 300 Orang Lebih

Terkait biaya pengobatan ini, disampaikan langsung oleh Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang, dana yang diambil merupakan dari dana operasional, dana kejadian luar biasa, dan macam-macam,

“Sudah pasti ini akan punya Impact pada oprasional, jika demikian kondisinya , maka kami menilai MBG itu untuk meningkatkan Gizi atau untuk meracuni generasi penerus Indonesia? ” tandas Faldo.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

DPD Partai Hanura Jabar Gelar Musda 2026 di Bandung

Suryana Korwil Jabar

28 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Jawa Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) tahun 2026 di Hotel Horizon, Jalan Lingkar Selatan No. 121, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026). Kegiatan lima tahunan ini di hadiri Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, S.E., perwakilan pengurus pusat Partai Hanura, Ketua DPD …

Partai Hanura Gelar Musda 2026 di Bandung, Fokus pada Regenerasi Kepemimpinan

Suryana Korwil Jabar

28 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Jawa Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) tahun 2026. Yang berlangsung di sebuah hotel Horizon, Jalan Lingkar Selatan, no. 121, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026). Kegiatan lima tahunan ini di hadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, S.E., perwakilan pengurus pusat …

Musda Ke III Partai Golkar Tetapkan Argento jadi Ketua DPD II Golkar Pesisir Barat Masa Bakti 2026-2031

Admin Redaksi

26 Apr 2026

NASIONALPOS.com Pesisir Barat – Musyawarah Daerah (Musda) III DPD Partai Golkar Pesisir Barat yang digelar hari ini resmi menetapkan Argento sebagai Ketua terpilih. Melalui prosesi yang berjalan khidmat dan demokratis, Argento kini memegang tongkat estafet kepemimpinan partai berlambang pohon beringin tersebut di tingkat Kabupaten. Argento terpilih sebagai Ketua DPD II Golkar Kabupaten Pesisir Barat dalam …

Panitia Musda Ke- III Resmi Buka Pendaftaran Bacalon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pesisir Barat

Admin Redaksi

26 Apr 2026

NASIONALPOS.com Pesisir Barat – Panitia Musyawarah Daerah (Musda) Ke- III DPD Partai Golkar Kabupaten Pesisir Barat resmi mengumumkan pembukaan pendaftaran bakal calon Ketua DPD Kabupaten Pesisir Barat untuk masa bakti 2026-20231 mendatang. Pengumuman ini disampaikan melalui konferensi pers yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Pesisir Barat Lampung, pada Selasa 21 April 2026. Ketua …

Negara di Era Perang Narasi: Negara Kalah karena Kehilangan Narasi (1)

Dhio Justice Law

26 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI)   NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …

x
x