Home » Headline » Menteri HAM: Saya menyambut baik FSAB dan kantor saya adalah tempat untuk rekonsiliasi

Menteri HAM: Saya menyambut baik FSAB dan kantor saya adalah tempat untuk rekonsiliasi

dito 07 Feb 2025 145

Nasionalpos.com, Jakarta- 

Di tengah kesibukannya yang padat, Menteri Hak Asasi Manusia RI, Natalius Pigai berkesempatan menerima kunjungan dari Pengurus Forum Silahturahmi Anak Bangsa (FSAB) di ruang kerjanya di Kantor Kementerian HAM, Jakarta, Kamis, 6/2/2025.
Saat menemui Pengurus FSAB, Menteri HAM Natalius Pigai mengapresiasi dan mendukung perjalanan Forum Silaturahmi Anak Bangsa (FSAB) sebagai organisasi yang di dalamnya berkumpul anak cucu dari berbagai kelompok, gerakan seperti: Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI), Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI), Perjuangan Rakyat Semesta (PERMESTA), Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII), Gerakan 30 September/Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI), Eksil serta anak cucu dari Pahlawan Revolusi dan Pahlawan Nasional.
“Hari ini saya menerima audiensi Forum Silaturahmi Anak Bangsa (FSAB), dan saya sangat mengapresiasi kehadiran FSAB yang dengan Silaturahmi telah membawa semangat perdamaian dan rekonsiliasi. Kegiatan semacam inilah yang patut di dukung, dan untuk itu saya menjadikan kantor Kementerian HAM ini sebagai kantor Rekonsiliasi untuk menghentikan konflik” ucap Natalius Pigai.
Menurut Natalius Pigai, segala dendam terhadap apa yang sudah terjadi akibat konflik masa lalu biar menjadi sejarah. Karena konflik hanya akan menyebabkan kepedihan dan kerugian bagi pihak-pihak yang berkonflik. Dirinya juga mengapresiasi FSAB yang dapat menjadi “role model” bagi Bangsa Indonesia, bahwa konflik yang terjadi di masa lalu tidak boleh diwariskan ke generasi selanjutnya, cukup dijadikan pelajaran penting agar tidak terulang di kemudian hari. Keberadaan FSAB juga dapat menjadi contoh bahwa benih-benih konflik antar anak bangsa sebenarnya bisa diredam dan diselesaikan.
Sementara itu dalam kesempatan tersebut, Ketua FSAB Suryo Susilo memperkenalkan FSAB sebagai organisasi yang didirikan tahun 2003 oleh anak-anak dari orang tua yang mengalami konflik masa lalu, yang telah bersepakat untuk bergabung dan bertekad “Berhenti mewariskan konflik, tidak membuat konflik baru”. Dirinya juga menyampaikan beberapa kegiatan yang telah dilakukan FSAB dalam upaya menyebarkan semangat perdamaian dan rekonsiliasi.
“Melalui Silaturahmi yang dilakukan, telah terwujud ‘rekonsiliasi’ di FSAB, karena setelah saling mengenal dan memahami, muncul empati dan dapat saling menerima serta memaafkan, sehingga tidak lagi menyimpan rasa dendam.” ungkap Suryo Susilo.
Untuk memperluas semangat tersebut, lanjut Suryo, maka FSAB yang didirikan oleh anak-anak dari para Tokoh yang berkonflik di masa lalu hingga menimbulkan korban jiwa, sejak tahun 2023 telah membuka diri dan menerima siapapun masyarakat yang setuju dengan Visi, Misi dan Tekad FSAB untuk bergabung di FSAB.
Latar belakang dan bagaimana sejarah berdirinya FSAB telah ditulis dalam buku yang berjudul “The Children of War”.
“FSAB mendukung upaya yang dilakukan oleh Presiden Prabowo dan tentunya juga mendukung upaya dari kementerian HAM dalam memelihara perdamaian dan memperkokoh persatuan, untuk bersama-sama mewujudkan Indonesia Emas 2045. FSAB juga berharap dapat berkolaborasi dengan Kementerian HAM dalam menumbuh kembangkan semangat perdamaian dan rekonsiliasi pada penanganan masalah HAM di Indonesia” pungkas Suryo Susilo.
Nampak turut hadir dari FSAB dalam pertemuan ini, Perry Omar Dani (Penasihat FSAB), Wirastuti Doeriat (Bendahara FSAB), Anne Sarjono Kartosuwiryo (Wakil Sekretaris FSAB), Allova H. Mengko (Bidang Hukum FSAB)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dewas KPK Diminta Selidiki dan Klarifikasi Tudingan Terhadap Faisal Assegaf

Dhio Justice Law

18 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Barang bukti disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan aktivis Faisal Assegaf terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Jendral Bea Cukai terus menuai polemik. Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof, TB Massa Djafar mengungkapkan kekawatirannya terhadap KPK yang dicurigai publik telah diintervensi kekuatan politik untuk membungkam kelompok sipil …

Sorotan Publik Terhadap Sultan Madura, H.Her

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

17 Apr 2026

NASIONALPOS.com | PAMEKASAN – Nama Khairul Umam atau yang lebih dikenal dengan sapaan akrab Haji Her, pemilik dari Bawang Mas Group, kini menjadi sorotan publik usai dirinya diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada April 2026. Pemeriksaan ini memunculkan berbagai spekulasi di tengah publik, terutama karena yang bersangkutan selama ini dikenal getol memperjuangkan terbentuknya …

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III Perkuat Seluruh Pos Keamanan serta Rest Area di PT Freeport Indonesia

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

17 Apr 2026

  NASIONALPOS.com | Papua – Pascaserangan mendadak dan mematikan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, TNI bahkan menyiagakan kendaraan tempur taktis, salah satunya panser Anoa Pindad, di sejumlah titik PT Freeport Indonesia. Dengan mengenakan senjata lengkap, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyambangi Rest Area Mile 50 PT Freeport …

Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Dewi Apriatin

11 Apr 2026

*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka*   Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Dewi Apriatin

10 Apr 2026

Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …

Hampir Setahun Jalan di Tempat, Laporan Dhofir di Banyuwangi Disorot Publik

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI,  NASIONALPOS.COM – Mandeknya Penegakkan hukum kembali mencuat. Kali ini datang dari penanganan kasus dugaan pencemaran nama baik dan ancaman melalui media sosial yang dilaporkan oleh Dhofir, pemilik akun TikTok Pasopati Jatim. Hampir satu tahun berjalan, laporan tersebut disebut tak kunjung bergerak signifikan. Dalam keterangannya kepada awak media, Dhofir secara blak-blakan menilai kinerja penyidik Subdit …

x
x