Home » Nasional » Nelayan Indonesia Menjerit LPM Tambahan Di Nilai Merugikan Dan Sepihak

Nelayan Indonesia Menjerit LPM Tambahan Di Nilai Merugikan Dan Sepihak

Eni 27 Des 2024 197

 

Protes keras !!!

Banyuwangi – nasionalpos.com ll Solidaritas nelayan indonesia ( SNI ) menolak kebijakan kementerian kelautan dan perikanan tentang laporan perhitungan mandiri ( LPM ) tambahan untuk kapal perikanan karena Target PNBP MKP pada PRESIDEN & DPR RI belum Tercapai Sekitar 100 M mau dibebankan ke Nelayan.

Solidaritas nelayan Indonesia dengan tegas menolak kebijakan kementerian kelautan dan perikanan tentang laporan perhitungan mandiri ( LPM ) tambahan untuk kapal perikanan, sebagai syarat dalam pengurusan surat pengajuan ijin penangkapan ikan, kebijakan itu di nilai mempersulit dan tidak berpihak kepada nelayan.

Ketua solidaritas nelayan Indonesia ( SNI ) wilayah kabupaten banyuwangi, Saudara Benny mengatakan bahwa kebijakan kementerian kelautan dan perikanan republik Indonesia tentang pemberlakuan laporan perhitungan mandiri ( LPM ) tambahan yang di nilai tidak wajar kepada pelaku usaha perikanan adalah sepihak, dan aturan tersebut di nilai sebagai bentuk pemerasan kepada para pelaku usaha perikanan, dan para pelaku usaha perikanan yang tergabung dalam solidaritas nelayan indonesia ( SNI ) akan mengagendakan protes keras dan mengecam kebijakan kementerian kelautan dan perikanan serentak di seluruh wilayah Indonesia, ucapnya.

Menurutnya, aksi tolak pemberlakuan laporan perhitungan mandiri ( LPM ) tambahan yang di nilai tidak wajar kepada pelaku usaha perikanan ini sangat membebani para pelaku usaha perikanan di Indonesia, Karena para pelaku usaha perikanan sudah memenuhi kewajiban sesuai aturan yang berlaku tentang PNBP pasca produksi untuk membayar laporan perhitungan mandiri ( LPM ), tapi kenapa harus ada aturan baru laporan perhitungan mandiri ( LPM ) tambahan saat mengurus surat ijin penangkapan kembali, dan juga aturan tersebut tidak tertulis dan tidak ada sosialisasinya. Oleh sebab itu Benny Ketua SNI Wilayah Kabupaten Banyuwangi mengharapkan BPK & OMBUSMAN segera turun tangan untuk menyelesaikan Kekisruhan ini yg merugikan Nelayan.

Baca Juga :  Bawaslu Bakal Kaji PKPU Nomor 10/2023 Soal Keterwakilan Perempuan

Benny juga mengatakan bahwa para pelaku usaha perikanan yang tergabung dalam solidaritas nelayan Indonesia ( SNI ) memiliki komitmen dan kontrak politik dengan bapak presiden prabowo subianto, saya pikir bapak presiden tidak tau dengan persoalan laporan perhitungan mandiri ( LPM ) tambahan ini, jadi beliau harus tau kondisi para nelayan, akibat ulah kebijakan kementerian kelautan dan perikanan yang tidak berpihak kepada nelayan membuat pelaku usaha perikanan seluruh Indonesia susah, padahal pak prabowo itu fokus meningkatkan kesejahteraan para nelayan Lo mas, dan juga akan ada pemasangan reklame yang berisikan surat terbuka kepada presiden prabowo di seluruj indonesia, Tuturnya.

Dalam kontrak politik yang di tandatangani oleh bapak prabwo dengan solidaritas nelayan Indonesia ( SNI ) adalah sebagai berikut.

a. Menjamin akses yang lebih baik ke sumber daya perikanan termasuk pemenuhan kebutuhan peralatan, teknologi, dan pelatihan yang diperlukan
b. Menjamin perlindungan hukum, kepastian usaha dan keberpihakan
c. Meningkatkan kesejahteraan ekonomi nelayan dengan memperkuat pasar lokal memperbaiki sistem distribusi dan meningkatkan nilai tambah produk perikanan
d. Meningkatkan infrastruktur dan aksesibilitas yang memadai termasuk perbaikan dan pembangunan pelabuhan jalan dan sarana transportasi lainnya yang mendukung aktivitas nelayan.
e. Memposisikan Solidaritas Nelayan Indonesia sebagai mitra pemerintah dalam perencanaan tata kelola perikanan Indonesia

Baca Juga :  Polsek Kunir Gelar Cooling System, Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Jelang Pemilu

Benny mengungkapkan bahwa kami memiliki komitmen yang baik dengan bapak presiden untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan di seluruh Indonesia, jadi saya heran dengan kebijakan kementerian kelautan dan perikanan yang membuat para pelaku usaha perikanan susah.

Adapun tuntutan dari solidaritas nelayan Indonesia ( SNI ) serta alasannya sebagai berikut.

1. Kami pelaku usaha perikanan sudah memenuhi kewajiban sesuai aturan yang berlaku tentang PNBP ketika kedatangan kapal berlabuh di pelabuhan ditimbang oleh enumerator.
2. Kami menolak proses administrasi dalam pengajuan SIPI tahun 2025 yg jatuh Tempo 31 Desember 2024 sebanyak 14.000 kapal ikan di seluruh Indonesia tentang pemberlakuan laporan perhitungan mandiri ( LPM ) tambahan, karena ini merupakan Pemerasan Paksa kementerian kelautan dan perikanan kepada NELAYAN melalui Direktur Perizinan tanpa ada surat Edaran yang Jelas.
3. Kami Menolak kedatangan kapal ikan asing karena kondisi saat ini NELAYAN INDONESIA dibuat susah & mengalami kerugian akibat Kebijakan kementerian kelautan dan perikanan yang sangat merugikan.
4. Kami Menolak kuota dan zonasi penangkapan :
karena Quota akan Mengakibatkan terjadi Mafia Quota (KKN) di kemudian hari & Zonasi akan Menimbulkan Konflik Horizontal.

Solidaritas nelayan Indonesia ( SNI ) sangat berharap agar bapak presiden prabowo mengkoreksi kebijakan kebijakan kementerian kelautan dan perikanan tentang laporan perhitungan mandiri ( LPM ) tambahan serta kebijakan kebijakan lain yang tidak berpihak kepada nelayan Indonesia, tuturnya.(Humas)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
PPM – LVRI Gandeng Pemerintah Turki Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Dunia Usaha

dito

14 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat.   Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …

Jelang Muktamar NU: Sebaiknya Cak Imin Fokus Besarkan PKB, Daripada Bertarung di NU

dito

12 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Di tengah semakin semarak nya situasi menjelang penyelenggaraan Muktamar NU yang rencananya di laksanakan pada tahun 2026 ini,   Tersiar info, mengenai para kandidat calon Ketum PBNU, salah satunya, dikabarkan Gus Imin ketua umum PKB akan maju di muktamar NU, demikian di sampaikan Damuri Fikri pengamat politik kepada wartawan, Jumat, 12/6/2026 di Jakarta. …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

H. Bagus Machdiantoro Kembali Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua Umum BBC Periode 2026-2031

Suryana Korwil Jabar

07 Jun 2026

Bandung, NasionalPos.com – H. Bagus Machdiantoro kembali dipercaya memimpin organisasi BBC untuk periode 2026-2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam forum pertanggungjawaban dan pemilihan kepengurusan yang digelar di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Minggu (7/6/2026). Terpilihnya kembali H. Bagus menjadi momentum penting bagi organisasi yang telah berdiri sejak tahun 1956 tersebut. Dalam wawancara usai …

Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

x
x