Home » Headline » Ojol Bersatulah Tolak Melibatkan Ojol ke Dalam Konflik Agenda politik Terselubung Pihak Tertentu

Ojol Bersatulah Tolak Melibatkan Ojol ke Dalam Konflik Agenda politik Terselubung Pihak Tertentu

dito 01 Sep 2025 557

NasionalPos.com, Jakarta-

Pasca wafatnya Affan Kurniawan seorang ojol akibat di lindas mobil Barakuda Brimob Polda metro jaya pada aksi unjuk rasa Kamis, 28 Agustus 2025 lalu, justru memicu terjadinya aksi solidaritas dari kalangan ojek online untuk menuntut tuntas kejadian tersebut dan agar pihak kepolisian terutama dari kesatuan Brimob bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

 

Menyikapi kondisi tersebut, Oky Ketua Umum Persahabatan Ojek Online Indonesia (POOI) kepada wartawan, ia mengatakan, dirinya sangat prihatin dan turut berdukacita atas wafatnya Afan Kurniawan, namun demikian dirinya juga prihatin atas terjadinya amuk massa, yang bertindak sangat anarkis yang memanfaatkan kejadian tersebut .

 

” Kami sangat prihatin dan kami sangat mendukung agar kasus yang menimpa kawan kami Afan Kurniawan harus di usut tuntas, tapi kami menolak tindakan anarkis dengan berbagai bentuk maupun dengan berbagai alasan.” Ungkap Oky kepada wartawan, Senin, 1 September 2025 di Jakarta.

Baca Juga :  Pemerintah Harus Segera Atasi Kelangkaan Gas Melon di Sejumlah Wilayah

 

Menurutnya, bukan karakter ojol untuk bertindak anarkis seperti itu, meskipun ojol mencari nafkah di jalanan, tapi tetap memegang teguh prinsip etika, prinsip kemanusiaan dan prinsip taat pada hukum, saat menyampaikan aspirasi pun ojol tidak pernah melakukan pengrusakan apapun.

 

” Tidak ada seorangpun ojol yang punya perilaku anarkis, sudah kami buktikan ketika berkali-kali menggelar aksi unjuk rasa, ojol tidak pernah melakukan aksi anarkis” tukas Oky.

 

Oleh karena itu, lanjut Oky, justru kalau ada tindakan anarkis oleh pihak yang berbaju ojol, dirinya mencurigai ada nya pihak yang ingin menyeret kalangan ojol ke dalam konflik di ciptakan oleh pihak yang punya agenda terselubung, hal ini lah yang harus di waspadai oleh rekan rekan ojol.

 

” Kami sangat menolak terhadap adanya pihak-pihak yang ingin menyeret kalangan ojol ke dalam konflik yang mereka ciptakan, dan kami juga menolak untuk di jadikan tumbal obyek penderita oleh mereka yang punya agenda politik terselubung.” Tandas Oky.

Baca Juga :  Ribuan Umat Hindu Banyuwangi Gelar Pawai Budaya Sambut Nyepi 1947

 

Lebih lanjut Oky mengatakan bahwa dirinya sangat berharap rekan rekan ojol agar tidak melibatkan diri pada aksi aksi anarkis maupun konflik yang di ciptakan oleh pihak pihak yang memiliki agenda politik terselubung, sebaiknya kembali ke khitah perjuangan ojol yakni masalah payung hukum yang sampai sekarang belum terealisasi, dan usut tuntas masalah kematian Affan Kurniawan rekan ojol.

 

“Mari kita kembali ke khitah Perjuangan ojol, Tolak politisasi ojol, Tolak melibatkan maupun memanfaatkan ojol oleh mereka yang punya agenda politik terselubung, Mari Jaga Indonesia, Kami juga berharap Indonesia jaga Ojol dengan segera keluarkan Payung hukum bagi Ojol, ojol bersatu tak bisa di kalahkan ” pungkas Oky.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dewas KPK Diminta Selidiki dan Klarifikasi Tudingan Terhadap Faisal Assegaf

Dhio Justice Law

18 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Barang bukti disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan aktivis Faisal Assegaf terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Jendral Bea Cukai terus menuai polemik. Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof, TB Massa Djafar mengungkapkan kekawatirannya terhadap KPK yang dicurigai publik telah diintervensi kekuatan politik untuk membungkam kelompok sipil …

Sorotan Publik Terhadap Sultan Madura, H.Her

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

17 Apr 2026

NASIONALPOS.com | PAMEKASAN – Nama Khairul Umam atau yang lebih dikenal dengan sapaan akrab Haji Her, pemilik dari Bawang Mas Group, kini menjadi sorotan publik usai dirinya diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada April 2026. Pemeriksaan ini memunculkan berbagai spekulasi di tengah publik, terutama karena yang bersangkutan selama ini dikenal getol memperjuangkan terbentuknya …

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III Perkuat Seluruh Pos Keamanan serta Rest Area di PT Freeport Indonesia

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

17 Apr 2026

  NASIONALPOS.com | Papua – Pascaserangan mendadak dan mematikan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, TNI bahkan menyiagakan kendaraan tempur taktis, salah satunya panser Anoa Pindad, di sejumlah titik PT Freeport Indonesia. Dengan mengenakan senjata lengkap, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyambangi Rest Area Mile 50 PT Freeport …

Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Dewi Apriatin

11 Apr 2026

*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka*   Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Dewi Apriatin

10 Apr 2026

Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …

Hampir Setahun Jalan di Tempat, Laporan Dhofir di Banyuwangi Disorot Publik

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI,  NASIONALPOS.COM – Mandeknya Penegakkan hukum kembali mencuat. Kali ini datang dari penanganan kasus dugaan pencemaran nama baik dan ancaman melalui media sosial yang dilaporkan oleh Dhofir, pemilik akun TikTok Pasopati Jatim. Hampir satu tahun berjalan, laporan tersebut disebut tak kunjung bergerak signifikan. Dalam keterangannya kepada awak media, Dhofir secara blak-blakan menilai kinerja penyidik Subdit …

x
x