Home » Nasional » Parah!!!! Kepala Desa Gandaria Mengakui Anggaran Dana Desa 493 Juta Hanya Buat Pengurugan Taman Wisata Milik Desa

Parah!!!! Kepala Desa Gandaria Mengakui Anggaran Dana Desa 493 Juta Hanya Buat Pengurugan Taman Wisata Milik Desa

Syamsul Bahri 21 Nov 2024 68

 

Nasionalpos.com ll TANGERANG — Waw Pantastis dan bikin merinding saat mendengar pengakuan kepala desa Gandaria saat klarifikasi terkait pemberitaan yang beredar selama ini, Menurut pengakuannya Ridwan kepala desa Gandaria terkait anggaran desa yang diperuntukkan untuk pembangunan wisata milik desa hingga mencapai 493.000.000 juta. Rabu 21 November 2024

Ridwan selaku kepala desa Gandaria saat di temui oleh awak media dan LSM di ruangan kerjanya yang didampingi oleh Sekcam Mekar baru dan juga pendamping desa serta Sukanta kasi PIL , Ridwan mengatakan ” memang benar anggaran 493 juta itu untuk wisata milik desa sudah cair yang pertama anggaran tahun 2022 senilai 290 juta, dan yang kedua anggaran tahun 2023 203 juta. Ungkap Ridwan

Herlan selaku aktivis muda pagenjahan mengatakan, bahwa masa cuma mengurug sawah yang tidak begitu luas anggarannya lumayan besar dan hampir mencapai 500 juta. saya heran dan bertanya-tanya apakah benar anggaran yang begitu Pantastis cuma buat pengurugan doang, ujar Herlan

Baca Juga :  Bakal Gelar FGD tidak Transparan Jangan Jangan Kemenhub masuk Angin?

 

Masih Menurut Herlan, lalu dimana pungsi Badan Pengawasan Desa Gandaria, dalam aturan tugas BPD adalah membahas dan menyepakati rancangan peraturan Desa,

Menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat Desa,

Melakukan pengawasan kinerja kepala desa,

menggali aspirasi masyarakat

menampung aspirasi masyarakat,

mengelola aspirasi masyarakat,

menyalurkan aspirasi masyarakat,

melaksakan pengawasan terhadap kinerja Kepala Desa,

 

Anggota BPD memiliki fungsi legislasi yakni penganggaran dana desa dan pengawasan terhadap perangkat desa sehingga para anggota BPD harus memiliki kopetensi yang memadai agar dapat menjalankan punsinya dengan baik,

 

Para anggota BPD berperan penting dalam menentukan program pembangunan desa mereka merupakan wakil warga desa yang mengetahui persis kondisi dan kebutuhan mereka melalui mekanisme musyawarah perencanaan pembangunan desa (musrembangdes), anggota BPD dapat merumuskan program pembangunan desa dan juga anggarannya, disisi lain pentingnya kopetensi pribadi pada anggota BPD agar perencanaan berjalan baik dan tepat sasaran,

Baca Juga :  Forkopimda Banyuwangi Audiensi Dengan Kepala BNN RI, Usulkan Pembentukan BNN di Kabupaten Banyuwangi

 

saya berhara kepada anggota BPD Desa Gandaria mengecek ulang terkait anggaran Dana Desa yang dialokasikan untuk pembangunan sarana dan prasarana wisata milik Desa yang menelan anggaran 493,000,000, hanya yang terlihat satu kobak ikan lele dan tanah urugan, jangan sampai ada dugaan yang tidak baik terhadap badan pengawasan desa BPD, karena anggaran tersebut cukup wah, kami dan juga tim prabos akan mengawal adanya dugaan penyalah gunaan anggaran Dana Desa, dan akan mempertanyakan kedinas terkait,”tegas Herlan aktivis muda Pagenjahan.

 

Red

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dewas KPK Diminta Selidiki dan Klarifikasi Tudingan Terhadap Faisal Assegaf

Dhio Justice Law

18 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Barang bukti disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan aktivis Faisal Assegaf terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Jendral Bea Cukai terus menuai polemik. Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof, TB Massa Djafar mengungkapkan kekawatirannya terhadap KPK yang dicurigai publik telah diintervensi kekuatan politik untuk membungkam kelompok sipil …

Sorotan Publik Terhadap Sultan Madura, H.Her

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

17 Apr 2026

NASIONALPOS.com | PAMEKASAN – Nama Khairul Umam atau yang lebih dikenal dengan sapaan akrab Haji Her, pemilik dari Bawang Mas Group, kini menjadi sorotan publik usai dirinya diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada April 2026. Pemeriksaan ini memunculkan berbagai spekulasi di tengah publik, terutama karena yang bersangkutan selama ini dikenal getol memperjuangkan terbentuknya …

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III Perkuat Seluruh Pos Keamanan serta Rest Area di PT Freeport Indonesia

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

17 Apr 2026

  NASIONALPOS.com | Papua – Pascaserangan mendadak dan mematikan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, TNI bahkan menyiagakan kendaraan tempur taktis, salah satunya panser Anoa Pindad, di sejumlah titik PT Freeport Indonesia. Dengan mengenakan senjata lengkap, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyambangi Rest Area Mile 50 PT Freeport …

Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Dewi Apriatin

11 Apr 2026

*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka*   Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Dewi Apriatin

10 Apr 2026

Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …

Hampir Setahun Jalan di Tempat, Laporan Dhofir di Banyuwangi Disorot Publik

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI,  NASIONALPOS.COM – Mandeknya Penegakkan hukum kembali mencuat. Kali ini datang dari penanganan kasus dugaan pencemaran nama baik dan ancaman melalui media sosial yang dilaporkan oleh Dhofir, pemilik akun TikTok Pasopati Jatim. Hampir satu tahun berjalan, laporan tersebut disebut tak kunjung bergerak signifikan. Dalam keterangannya kepada awak media, Dhofir secara blak-blakan menilai kinerja penyidik Subdit …

x
x