- daerahDr. Itje Chodidjah: Pembelajaran Harus Disesuaikan dengan Karakter Generasi Saat Ini
- daerahDisdik Pessel Gelar Temu Pendidikan Nusantara XIII, Perkuat Kompetensi Guru Hadapi Tantangan Pendidikan
- daerahKonfercab PWI Pessel Digelar 25 Juli, Tiga Calon Perebutkan Kursi Ketua
- NasionalKetua DPRD Musi Rawas Hadiri Musrenbang Dalam Rangka Penyusunan RKPD Tahun 2027
- Top NewsPimpin Paripurna HUT Musi Rawas, Ketua DPRD Singgung Perbedaan Kondisi Jalan Provinsi di Perbatasan Muratara

Payung Hukum Berbasis Pancasila Solusi Problematika Pengendara Ojek Online
NasionalPos.com, Jakarta- Fenomena munculnya perusahaan aplikasi dan ketidakberdayaan pemerintah di hadapan perusahaan penyedia aplikasi sesungguhnya adalah bentuk perbudakan modern, demikian di sampaikan oleh Dr Kristiya Kartika Pengamat Sosial kepada wartawan, Minggu, 15 Juni 2025 di Jakarta.
” Inilah yang terjadi di negara yang memiliki ideologi Pancasila, kondisi tersebut sangat ironis dan sangat memperihatinkan di sebuah negara yang di dirikan oleh keinginan terbebaskan dari segala bentuk penjajahan.” Ungkap Dr Kristiya Kartika yang juga mantan Ketua Presidium Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia di era Orde baru.
Menurutnya, nasib buruk itu bukan hanya terjadi pada para pengemudi, tapi juga terjadi pada para pekerja di bagian logistik dan call center dari perusahaan penyedia aplikasi lainya seperti e-commerce, dan mereka itulah korban dari Revolusi Digital yang di manfaatkan Oleh Kapitalisme untuk mengeruk keuntungan sebesar besarnya dengan mengorbankan rakyat Indonesia yang haus lapangan pekerjaan, jadi yang harus di pahami oleh masyarakat bahwa terminologi revolusi itu bukan berarti ancur ancuran atau di kaitkan dengan kudeta menggulingkan pemerintahan, revolusi itu perubahan situasi secara cepat, contoh dulu sebelum tahun 2015, masyarakat Indonesia tidak mengenal ojek online, tapi sejak tahun 2015 masyarakat Indonesia mengenal dan menggunakan ojek online,
“Akan tetapi sistem operasional ojek online itu ternyata menggunakan konsep kapitalisme, buktinya saat ini para ojek online itu mengalami penindasan menjadi sapi perah perusahaan penyedia aplikasi online nya, setelah pada awalnya si perusahaan aplikator itu memberikan fasilitas yang sangat menggiurkan bagi driver ojol, dan saat itu di elu elukan oleh penguasa si Jokowi, tapi tidak mencermati bahwa itulah siasat dari Kapitalisme untuk memperlemah Pancasila.”tukas Dr Kristiya Kartika.
Karena lanjut Dr Kristiya, saat itu keberadaan perusahaan aplikator di anggap memberikan lapangan pekerjaan baru untuk mengantisipasi pengangguran dan mengurangi beban negara, setelah 10 tahun beroperasi, semestinya para ojol itu hidup nya lebih sejahtera, tapi kenyataannya malah terpuruk tetap miskin bahkan ada yang tambah miskin, yang nambah sejahtera malahan pemilik perusahaan aplikator, nah itulah contoh revolusi yang di lakukan oleh kapitalisme, tidak lewat ancur ancuran, tidak lewat kerusuhan, tidak mengganti pemerintah, tapi tanpa disadari telah menghancurkan Pancasila.
“ Nah semestinya di negeri Pancasila ini, nasib dan kepastian para driver Online harus diberi hak kepastian seperti para pencari nafkah di negeri ini, pada umumnya, yang memiliki hak perlindungan dan jaminan masa depan. Negara harus menegaskan kepastian hak tersebut, untuk menyelamatkan mereka dari Revolusi ala kapitalisme.” Tukas Dr. Kristiya Kartika.
Lebih lanjut Dr Kristiya Kartika menegaskan mereka sudah seharus mendapat perlindungan paling tidak sosial-ekonomi-keamanan dari pengelola negara. Krn toh mereka adalah bagian dari mayoritas-massa Rakyat yg harus dilindungi, dan perlindungan itu harus dalam bentuk jaminan dalam bentuk Undang-Undang khusus Transportasi Online atau Perppu yang berbasis mengacu pada ideologi Pancasila dari pengelola Negara.
“ Hanya melalui payung hukum yang fundamental, komprehensif dan berbasis ideologi Pancasila, maka driver ojek online tersebut akan terlepas dari kondisi pemiskinan, penindasan dan pemerasan, ya, kami sangat berharap kepada pemerintah Kabinet Merah Putih dan DPR RI agar segera mengeluarkan payung hukum berbasis Pancasila yang merupakan solusi mendasar bagi penyelesaian masalah driver ojek online di negeri ini.” Pungkas Dr. Kristiya Kartika.
Primadoni,SH
18 Jul 2026
Pessel , Nasionalpos.com– Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan menggelar Temu Pendidikan Nusantara (TPN) XIII Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) yang diikuti seluruh kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP, serta guru pengawas dari berbagai sekolah di Kabupaten Pesisir Selatan. Kegiatan berlangsung di Gedung Painan Convention Center (PCC), Sabtu (18/7/2026). Kegiatan tersebut dibuka …
Primadoni,SH
17 Jul 2026
Pessel, Nasionalpos.com– Tiga calon akan bersaing memperebutkan kursi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, dalam Konferensi Kabupaten (Konfercab) yang dijadwalkan berlangsung di Aula Pertemuan SMKN 1 Painan, Sabtu, 25 Juli 2026. Konfercab merupakan forum tertinggi organisasi di tingkat kabupaten untuk memilih ketua periode kepengurusan berikutnya sekaligus menentukan arah kebijakan organisasi …
Andi Ledi Lubuk Linggau
17 Jul 2026
Nasionalpos.com /Musirawas Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Musi Rawas Firdaus Cik Olah singgung jalan provinsi yang berlubang saat Pimpin Paripurna HUT ke-83 Kabupaten Musi Rawas. Penegakan Hukum Pemerintah Pusat & Daerah Kondisi jalan provinsi yang berlubang tersebut berada di gapura perbatasan Musi Rawas dan Musi Rawas Utara. Wakil Wali Kota Buka Gebyar …
dito
15 Jul 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Beberapa hari lalu terjadi kecelakaan kerja yang mengakibatkan tiga pekerja meninggal dunia. Ketiga korban merupakan pekerja subkontraktor PT Moya Indonesia yang sedang mengerjakan proyek pembangunan jaringan distribusi pipa air bersih di dalam gorong-gorong di kawasan Jalan Pintu III TMII, Cipayung, Jakarta Timur, pada Kamis 9 Juli 2026 pekan lalu. Insiden tersebut bermula ketika …
Andi Ledi Lubuk Linggau
15 Jul 2026
Nasionalpos.com/LUBUK LINGGAU-Ketua TP PKK Kota Lubuk Linggau, Hj Risca Priba Ayu mengunjungi kegiatan pentas seni, PKK Peduli dan Stop Bullying pada acara Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda) MAN 2, Rabu (15/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, Hj Risca Priba Ayu menyatakan apresiasinya terhadap MAN 2 Lubuk Linggau yang telah melaksanakan MPLS/Matamuda dengan penuh kreativitas dan kegiatan positif …
Andi Ledi Lubuk Linggau
14 Jul 2026
Nasionalpos.com/LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat memimpin rapat pembahasan rencana revalitalisasi Pasar Bukit Sulap dan Pasar Satelit di Op Room Dayang Torek Lt. 3 Gedung Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuk Linggau Jalan Garuda Kelurahan Kayu Ara Kecamatan Lubuk Linggau Barat I, Selasa (14/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, H Rachmat Hidayat menyampaikan revitalisasi pasar merupakan upaya …
21 Nov 2024 2.078 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.622 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.457 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.404 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.360 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.320 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.204 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.