Home » Top News » Payung Hukum Berbasis Pancasila Solusi Problematika Pengendara Ojek Online

Payung Hukum Berbasis Pancasila Solusi Problematika Pengendara Ojek Online

dito 15 Jun 2025 338

NasionalPos.com, Jakarta-  Fenomena munculnya perusahaan aplikasi dan ketidakberdayaan pemerintah di hadapan perusahaan penyedia aplikasi sesungguhnya adalah bentuk perbudakan modern, demikian di sampaikan oleh Dr Kristiya Kartika Pengamat Sosial kepada wartawan, Minggu, 15 Juni 2025 di Jakarta.

” Inilah yang terjadi di negara yang memiliki ideologi Pancasila, kondisi tersebut sangat ironis dan sangat memperihatinkan di sebuah negara yang di dirikan oleh keinginan terbebaskan dari segala bentuk penjajahan.” Ungkap Dr Kristiya Kartika yang juga mantan Ketua Presidium Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia di era Orde baru.

Menurutnya, nasib buruk itu bukan hanya terjadi pada para pengemudi, tapi juga terjadi pada para pekerja di bagian logistik dan call center dari perusahaan penyedia aplikasi lainya seperti e-commerce, dan mereka itulah korban dari Revolusi Digital yang di manfaatkan Oleh Kapitalisme untuk mengeruk keuntungan sebesar besarnya dengan mengorbankan rakyat Indonesia yang haus lapangan pekerjaan, jadi yang harus di pahami oleh masyarakat bahwa terminologi revolusi itu bukan berarti ancur ancuran atau di kaitkan dengan kudeta menggulingkan pemerintahan, revolusi itu perubahan situasi secara cepat, contoh dulu sebelum tahun 2015, masyarakat Indonesia tidak mengenal ojek online, tapi sejak tahun 2015 masyarakat Indonesia mengenal dan menggunakan ojek online,

Baca Juga :  LSM Garuda Nasional Desak Kejari Painan Usut Dugaan Pungli PPK Pertanian Pessel Terkait Program OPLAH 2025

“Akan tetapi sistem operasional ojek online itu ternyata menggunakan konsep kapitalisme,  buktinya saat ini para ojek online itu mengalami penindasan menjadi sapi perah perusahaan penyedia aplikasi online nya, setelah pada awalnya si perusahaan aplikator itu memberikan fasilitas yang sangat menggiurkan bagi driver ojol, dan saat itu di elu elukan oleh penguasa si Jokowi, tapi tidak mencermati bahwa itulah siasat dari Kapitalisme untuk memperlemah Pancasila.”tukas Dr Kristiya Kartika.

Karena lanjut Dr Kristiya, saat itu keberadaan perusahaan aplikator di anggap memberikan lapangan pekerjaan baru untuk mengantisipasi pengangguran dan mengurangi beban negara, setelah 10 tahun beroperasi, semestinya para ojol itu hidup nya lebih sejahtera, tapi kenyataannya malah terpuruk tetap miskin bahkan ada yang tambah miskin, yang nambah sejahtera malahan pemilik perusahaan aplikator, nah itulah contoh revolusi yang di lakukan oleh kapitalisme, tidak lewat ancur ancuran, tidak lewat kerusuhan, tidak mengganti pemerintah, tapi tanpa disadari telah menghancurkan Pancasila.

Baca Juga :  Peringati HUT Kemerdekaan RI, Bawaslu Kota Sukabumi Gelar Berbagai Kegiatan

“ Nah semestinya di negeri Pancasila ini,  nasib dan kepastian para driver Online harus diberi hak kepastian seperti para pencari nafkah di negeri ini, pada umumnya, yang memiliki hak perlindungan dan jaminan masa depan. Negara harus menegaskan kepastian hak tersebut, untuk menyelamatkan mereka dari Revolusi ala kapitalisme.” Tukas Dr. Kristiya Kartika.

Lebih lanjut Dr Kristiya Kartika menegaskan mereka sudah seharus mendapat perlindungan paling tidak sosial-ekonomi-keamanan dari pengelola negara. Krn toh mereka adalah bagian dari mayoritas-massa Rakyat yg harus dilindungi, dan perlindungan itu harus dalam bentuk jaminan dalam bentuk Undang-Undang khusus Transportasi Online atau Perppu yang berbasis mengacu pada ideologi Pancasila dari pengelola Negara.

“ Hanya melalui payung hukum yang fundamental, komprehensif dan berbasis ideologi Pancasila, maka driver ojek online tersebut akan terlepas dari kondisi pemiskinan, penindasan dan pemerasan, ya, kami sangat berharap kepada pemerintah Kabinet Merah Putih dan DPR RI agar segera mengeluarkan payung hukum berbasis Pancasila yang merupakan solusi mendasar bagi penyelesaian masalah driver ojek online di negeri ini.” Pungkas Dr. Kristiya Kartika.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
HUT ke-59 RSIA Restu Ibu, Siapkan Pengembangan Menuju Rumah Sakit Umum

Zulwandi

23 Okt 2026

Padang , Nasionalpos.com — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59, Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Restu Ibu Kota Padang kembali menggelar kegiatan peringatan ulang tahun setelah sempat terhenti selama beberapa tahun. Momentum ini menjadi langkah awal bagi manajemen untuk mendorong perkembangan rumah sakit menuju pelayanan yang lebih luas, tanpa meninggalkan keunggulan di bidang kesehatan …

Momentum Peringatan Hari Santri Nasional, Jadikan Santri Berani dan punya Kemampuan Hadapi Tantangan Zaman

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gagasan awal mengenai Hari Santri diusulkan oleh kalangan pesantren, yang kemudian diperkuat usulannya oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang kemudian di resmikan oleh Presiden Jokowi, bahwa tanggal 22 Oktober di tetapkan sebagai Hari Santri Nasional  melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015 guna mengenang jasa para ulama dan santri.   Terkait dengan situasi …

KNPI Kota Padang Sukses Gelar RAPIMPURDA XVI, Matangkan Persiapan Musda

Zulwandi

18 Okt 2026

Padang, Nasionalpos.com — Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) sukses menyelenggarakan Rapat Pimpinan Paripurna Daerah (RAPIMPURDA) XVI pada Minggu (18/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Hotel Padang tersebut berjalan lancar dan dihadiri oleh pengurus KNPI Kota Padang, perwakilan KNPI Sumatera Barat, serta sejumlah organisasi kepemudaan lainnya. RAPIMPURDA XVI …

Kadispora Buka Event Tournamen Mobile Legend Bang Bang Silampari Wali Kota Cup

Andi Ledi Lubuk Linggau

16 Okt 2026

NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU-Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Lubuk Linggau, H Resta Irwan Putra membuka Event Tournamen Mobile Legend Bang Bang (MLBB) Silampari Wali Kota Cup I Tahun 2026 di Cinema Hall Lt.5 Pemkot Kota Lubuk Linggau Jalan Garuda Kelurahan Kayu Ara Kecamatan Lubuk Linggau Barat I, Jum’at(16/10/2026). Kadispora, H Resta Irawan Putra dalam sambutannya …

Laporkan Dugaan Pelecehan di Kantor Lurah Pasie Nan Tigo, YM Minta Wali Kota Padang Turun Tangan

Zulwandi

15 Okt 2026

Padang, Nasionalpos. Com — Seorang perempuan berinisial YM, yang berprofesi sebagai YouTuber, affiliate marketer, content creator, dan edupreneur di Sumatera Barat, mengaku mengalami dugaan pelecehan verbal dan penghinaan saat berada di Kantor Lurah Pasie Nan Tigo, Kota Padang, pada 28 Agustus 2026 sekitar pukul 09.45 WIB. YM meminta pemerintah daerah menindaklanjuti pengaduannya secara objektif dan …

Plt Asisten I Lepas Paskibraka Lubuk Linggau Ikuti Wawasan Kebangsaan ke IPDN Sumbar

Andi Ledi Lubuk Linggau

12 Okt 2026

NASIONALPOS.COM/LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat, diwakili Plt Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Erwin Armeidi, melepas anggota Paskibraka Kota Lubuk Linggau Tahun 2026 untuk mengikuti kegiatan wawasan kebangsaan ke IPDN Kampus Sumatera Barat di Kompleks Pemerintah Kota Lubuk Linggau, Senin (12/10/2026). Dalam sambutannya, Erwin Armeidi menyampaikan bahwa kunjungan wawasan kebangsaan ke IPDN …

x
x