Home » Headline » Pemanggilan Anies oleh KPK Soal Formula E, Diduga Bertendensi Politis Agenda Pilpres 2024

Pemanggilan Anies oleh KPK Soal Formula E, Diduga Bertendensi Politis Agenda Pilpres 2024

dito 07 Sep 2022 218

Nasionalpos.comJakarta- Perhelatan Formula E merupakan salah satu program strategis Pemprov DKI Jakarta yang ditujukan untuk kepentingan pemerintah dan masyarakat Ibu Kota, serta tidak ada yang bisa menyangkal ajang balap mobil listrik internasional itu sukses digelar, bahkan disebutkan dalam catatan Formula E bahwa Jakarta E-Prix adalah yang terbaik dalam delapan tahun penyelenggaraan, akan tetapi masih saja ada pihak yang mempersoalkan penyelenggaraan perhelatan Balapan Mobil Formula E yang diduga  menggunakan tangan KPK, untuk mengusik penyelenggaraan Formula E juga merupakan gebrakan prestasi Anies Baswedan yang mendunia itu, melalui pemanggilan Anies oleh KPK, hari ini, demikian disampaikan Rudy Darmawanto, SH, Ketua Poros Rawamangun, saat dihubungi awak media, Rabu, 7/9/2022 di Jakarta

“ Jujur, kami sangat menyanyangkan KPK sebagai salah satu insitusi penegakkan Hukum, diduga terjebak dalam permainan politik pihak tertentu, Yang seharusnya KPK konsen dan fokus ke pencegahan dan pemberantasan korupsinya, namun justru terindikasi adanya sikap tendesius soal formula e”ungkap Rudy Darmawanto, SH.

Baca Juga :  Partai Golkar Siapkan Ridwan & Zaki Maju Pilgub Jakarta 2024, Heru Masih Pj Gubernur

Menurut Rudy, dirinya mencium pemanggilan Anies oleh KPK soal penyelenggaraan Balap Mobil Formula E, terindikasi adanya scenario by order dari pihak tertentu, pasalnya  formula e sudah selesai dan soal fee juga sudah dijelaskan secara transparan, penyelenggarakannyapun  berlangsung sukses dan dikagumi oleh banyak negara, dari kondisi ini, dirinya  menganalogikan keberadaan sosok Anies ini persis seperti Serial James bond, yang diganggu terus diintai terus dan bila perlu di hancurkan tujuanya,

“Ini persis yang dialami Anies Baswedan saat ini, agar nggak  jadi nyapres, Apapun judulnya dan targetnya anies hrs hancur dan nga nyapres maka ada saja, yang mencari-cari kesalahan Anies, tapi Insyaallah Allah SWT senantiasa melindunginya”Tukas Rudy

Baca Juga :  Meskipun Sudah Minta Maaf, MKD Tetap Proses Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Effendy Simbolon

Rudy juga menyebut bahwa seluruh hal ini terjadi akibat mulai masuknya tahun politik menjelang Pemilu 2024. Sehingga diciptakanlah ketegangan politik yang menguat hingga tercipta drama dan sandera politik. Akibat kegaduhan ini,  proses penegakan hukum menjadi rapuh akibat adanya kepentingan politik untuk menyandera arus bawah masyarakat yang menghendaki Anies sebagai Capres pada Pilpres 2024 mendatang.

“Jika KPK terjebak dengan permainan pihak yang menyandera arus bawah menghendaki Anies sebagai capres 2024, maka KPK akan berhadapan dengan arus bawah tersebut, ya, karena pemanggilan Anies oleh KPK sarat kepentingan politik yang berimplikasi dapat menyandera arus bawah yang menghendaki Anies sebagai Capres pada Pilpres 2024 mendatang”pungkas Rudy Darmawanto, SH.

 

 

 

 

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dapur MBG beserta Aktivitasnya di Pulogebang Permai, Resah kan Warga, Warga Tuntut Tutup

dito

24 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Meski dapur MBG di komplek Pulogebang Permai RT 01/RW 12 Kelurahan Pulogebang dalam tahap persiapan operasi namun pada realitas nya di duga justru menimbulkan keresahan masyarakat dilingkungan komplek tersebut .   Adapun keresahan itu muncul antara dari soal Amdal yang dicurigai akan berdampak kepada masyarakat sekitarnya, baik masalah Bau, maupun masalah sanitasi, serta …

Poros Rawamangun Peringatkan Sudin Dishub Jakarta Timur, agar Bijaksana Dalam Lakukan Penertiban

dito

20 Jun 2026

NationalPos.com, Jakarta- Peristiwa pengemudi ojek online (ojol) yang memohon-mohon hingga menangis histeris karena motornya diangkut petugas Suku Dinas Perhubungan (Sudin Dishub) Jakarta Timur terjadi di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Kendaraan tersebut ditindak karena kedapatan parkir di atas trotoar yang melanggar aturan dan memicu kemacetan. Setelah video yang menayangkan Kejadian tersebut viral, hingga menuai respon simpatik …

Ketum PP- PPM Paramita: PPM Siap sebagai solusi Ketahanan Nasional di bawah naungan Bacadnas

dito

19 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP-PPM), Patriani Paramita Mulia, SH., LL.M, beserta jajaran dan rombongan diterima dengan sangat baik oleh Kepala Badan Cadangan Nasional (Bacadnas), Letjen TNI Gabriel Lema beserta seluruh pimpinan Bacadnas pada Kamis, 18 Juni 2026 di Markas Besar Badan Cadangan Nasional di Jakarta.   Pada kegiatan ini, Letjen …

PRJ 2026 Tak Berpihak ke Warga Jakarta, Poros Rawamangun Desak Pemprov DKJ Evaluasi PRJ 2026

dito

15 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta Fair 2026 atau Pekan Raya Jakarta sudah di buka oleh Gubernur Pramono Anung pada tgl 12 Juni 2026 merupakan Event yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1968 silam, dan untuk tahun 2026 ini, merupakan pelaksanaannya ke 57 kalinya.   Adapun untuk tahun ini, harga tiket masuk ajang pameran tahunan ini dibanderol mulai dari …

PPM – LVRI Gandeng Pemerintah Turki Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Dunia Usaha

dito

14 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat.   Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

x
x