Home » Headline » Pengurus Pusat Pemuda Panca Marga Kutuk Tindakan Brutal OPM

Pengurus Pusat Pemuda Panca Marga Kutuk Tindakan Brutal OPM

dito 13 Apr 2024 183

NasionalPos.com, Jakarta- Pemuda Panca Marga (PPM) sebagai wadah berhimpun putra-putri, penerus pejuang kemerdekaan RI yang tergabung dalam keluarga besar TNI (KBT) mengutuk keras tidakan brutal gerombolan Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang telah mengakibatkan gugurnya para prajurit terbaik bangsa Indonesia serta masyarakat sipil.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum PPM Berto Izaak Doko, S.H. dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, 13 April 2023, menyusul peristiwa gugurnya Danramil 1703-04/Aradide, Letda Inf Oktovianus Sokolray setelah diberondong peluru oleh gerombolan OPM di Jalan Trans Enarotali-Aradide, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, pada Rabu, 10 April 2024 lalu.

“Saya atas nama Pemuda Panca Marga menyatakan mengutuk keras tindakan brutal yang dilakukan oleh gerombolan OPM yang mengakibatkan gugurnya prajurit terbaik bangsa Indonesia serta masyarakat sipil di Papua, kondisi tersebut sangat mengganggu akal sehat saya, disaat TNI dan Polri bertugas menjaga keamanan berhadapan dengan gerombolan OPM bersenjata, namun tidak dapat melakukan tindakan maksimal bagi melindungi keselamatan diri dan masyarakat sipil karena permasalahan Hak Asasi Manusia ?,” kata Berto.

Menurut Ketua Umum PPM bagi para pegiat HAM, sebaiknya lebih fair dalam menilai kondisi yang sebenarnya secara berimbang, jangan sampai memunculkan dugaan bahwa seruan HAM semata-mata karena lebih pada kepentingan pihak-pihak luar yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Baca Juga :  POI Hadiri acara Konsolidasi Akbar & Perayaan Milad Presiden Prabowo Subianto

“Bagi para pegiat Hak Asasi Manusia (HAM) sudah semestinya dapat memberikan penilaian yang fair, objektif dan tidak sepihak, karena fakta di lapangan pihak OPM bersenjatalah yang menyerang secara brutal kepada TNI dan POLRI serta masyarakat sipil,” ujar Berto.

Berto menilai selama ini oleh TNI dan POLRI dalam upaya menciptakan keamanan dan kedamaian bagi percepatan pembangunan di tanah Papua sudah melalui pendekatan persuasif atas dasar rasa kemanusiaan.

“Janganlah upaya pihak pemerintah Indonesia yang sedang menggesa pembangunan di berbagai bidang di Papua menjadi terganggu oleh tindakan OPM yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” kata cucu Pahlawan Nasional asal Nusa Tenggara Timur Izaak Huru Doko.

Ia juga berharap pemerintah Indonesia segera mengambil sikap tegas serta tidak melakukan pembiaran terhadap gerakan-gerakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat yang dilakukan oleh siapapun, demi kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Bangsa ini sudah sepakat bahwa ‘NKRI Harga Mati’, jadi sudah saatnya pemerintah mengambil langkah tegas serta tidak melakukan pembiaran terhadap setiap ancaman keutuhan NKRI, apapun bentuknya,” ujarnya.

Baca Juga :  Jelang Pensiun Jadi Gubernur, Anies Baswedan Terima Pimpinan ORMAS Se-DKI Jakarta

“Disisi peningkatan kesejahteraan, khususnya di wilayah Papua, kita harus berteima kasih kepada Presiden RI Ir. H. Joko Widodo (Jokowi), karena di era pemerintahan beliau fokus pemerataan pembangunan khususnya di wilayah timur Indonesia semakin di tingkatkan, menyangkut pembangunan infrastruktur, pemerataan harga BBM dan komoditas pendukung lainnya, serta pengambil alihan saham PT. Freeport Indonesia secara maksimal yang sepenuhnya bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia dan khususnya di Papua,” pungkasnya.

Sementara dikutip dari Kalbar-Pikiran Rakyat, Sabtu, 13 April 2024, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Dr. Nugraha Gumilar, M.Sc., menerangkan bahwa Oktovianus tidak hanya ditembak, namun juga dilukai menggunakan parang oleh OPM pada bagian kepala dan tangan.

Atas peristiwa tersebut, Mabes TNI menyebut OPM telah melakukan pelanggaran berat!
“Secara keji, setelah ditembak kemudian diparang di bagian kepala dan tangan. Apa yang dilakukan OPM adalah pelanggaran HAM berat,” seru Nugraha.

Nugraha menuturkan, aksi keji OPM telah menciderai upaya untuk menciptakan perdamaian dan kedamaian, serta percepatan pembangunan di Tanah Papua.
Ia menyebut bahwa saat ini personel gabungan TNI-Polri sedang mengejar OPM yang menjadi pelaku pembunuhan terhadap Oktovianus.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
PRJ 2026 Tak Berpihak ke Warga Jakarta, Poros Rawamangun Desak Pemprov DKJ Evaluasi PRJ 2026

dito

15 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta Fair 2026 atau Pekan Raya Jakarta sudah di buka oleh Gubernur Pramono Anung pada tgl 12 Juni 2026 merupakan Event yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1968 silam, dan untuk tahun 2026 ini, merupakan pelaksanaannya ke 57 kalinya.   Adapun untuk tahun ini, harga tiket masuk ajang pameran tahunan ini dibanderol mulai dari …

PPM – LVRI Gandeng Pemerintah Turki Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Dunia Usaha

dito

14 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat.   Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …

Jelang Muktamar NU: Sebaiknya Cak Imin Fokus Besarkan PKB, Daripada Bertarung di NU

dito

12 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Di tengah semakin semarak nya situasi menjelang penyelenggaraan Muktamar NU yang rencananya di laksanakan pada tahun 2026 ini,   Tersiar info, mengenai para kandidat calon Ketum PBNU, salah satunya, dikabarkan Gus Imin ketua umum PKB akan maju di muktamar NU, demikian di sampaikan Damuri Fikri pengamat politik kepada wartawan, Jumat, 12/6/2026 di Jakarta. …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

H. Bagus Machdiantoro Kembali Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua Umum BBC Periode 2026-2031

Suryana Korwil Jabar

07 Jun 2026

Bandung, NasionalPos.com – H. Bagus Machdiantoro kembali dipercaya memimpin organisasi BBC untuk periode 2026-2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam forum pertanggungjawaban dan pemilihan kepengurusan yang digelar di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Minggu (7/6/2026). Terpilihnya kembali H. Bagus menjadi momentum penting bagi organisasi yang telah berdiri sejak tahun 1956 tersebut. Dalam wawancara usai …

x
x