Home » Ekonomi » Perlu Diantisipasi Lonjakan Harga Beras

Perlu Diantisipasi Lonjakan Harga Beras

dito 01 Sep 2023 230

NasionalPos.com, Jakarta- Harga beras yang tinggi dan mengerek tingkat inflasi komoditas itu diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa bulan ke depan. Karenanya pemerintah didorong untuk segera mengambil langkah agar pergerakan harga tak terlalu membebani masyarakat. Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad saat dihubungi, Jumat 1/9/2023 di Jakarta.

“(Harga) masih akan tinggi tampaknya sampai akhir tahun. El Nino baru berakhir November. Artinya fenomena penurunan produksi (beras) masih akan terjadi,” ujarnya.

Produksi beras diperkirakan akan mengalami penurunan 1 hingga 1,5 juta ton lantaran telah usai masa panen, diikuti dampak El Nino. Penurunan produksi tersebut, kata Tauhid, paling mungkin menjadi sebab kenaikan harga dan kecenderungan meningkat dalam beberapa waktu ke depan.

Selain produksi, persoalan produktivitas lahan padi juga dapat menjadi dalang kenaikan harga beras. Produktivitas lahan padi disebut mengalami penurunan akibat mahalnya harga faktor pendukung seperti pupuk dan pestisida. Mahalnya harga komponen pendukung produksi padi itu menyebabkan lahan tak bisa menghasilkan padi di level optimal.

“Harga pupuk, pestisida dan sebagainya itu selama 6 bulan terakhir mahal karena kenaikan akibat konflik Rusia-Ukraina,” kata Tauhid.

“Itu menyebabkan suplai ke lahan yang biasanya mereka menggunakan pupuk cukup banyak, sekarang dikurangi, baik yang subsidi juga. Konsekuensinya produksi menurun,” lanjutnya.

Hal lain yang juga dapat mendorong kenaikan harga beras ialah dari sisi perdagangan internasional. Negara-negara penghasil beras saat ini dinilai tengah berupaya menaikan harga beras di pasar internasional. India, Thailand, dan Vietnam disebut telah menyatakan akan menutup ekspor beras.

Hal itu bakal berdampak bagi Indonesia yang diketahui merupakan importir beras dari tiga negara tersebut. Meski impor beras yang dilakukan Indonesia relatif sedikit, lanjut Tauhid, pembatasan ekspor yang dilakukan negara-negara lain penghasil beras itu bakal berdampak signifikan ke Tanah Air. Sebab, impor yang dilakukan Indonesia bertujuan untuk pengendalian harga komoditas tersebut.

Baca Juga :  Sebuah Analisa : Mewaspadai Tiga Kekuatan Asing Diduga 'Ikut Bermain' Di Pilpres Indonesia 2024 ???

“Karenanya perlu mencermati perkembangan itu dan mendesak negara-negara tersebut membuka keran ekspor meski tidak banyak. karena itu penting untuk stabilisasi harga,” terang Tauhid.

Segera Ambil Langkah Guna mengantisipasi kenaikan harga beras secara liar, lanjutnya, pemerintah didorong semaksimal mungkin segera menyalurkan beras cadangan kepada masyarakat. Itu perlu dilakukan berdasarkan pada kebutuhan di tiap wilayah.

Beras cadangan yang ada di Bulog juga harus dipastikan terdistribusi dengan baik. Sebab, acap kali distribusi menimbulkan persoalan, termasuk dari sisi kenaikan harga. Setelah distribusi berjalan dengan baik, maka operasi pasar mesti dilakukan.

“Tapi biasanya operasi pasar, kalau harga belum tinggi betul, pemerintah tidak akan melepas dari Bulog. Itu yang saya kira terjadi,” jelas Tauhid.

Selain itu, koordinasi antara pemerintah pusat dengan daerah dan daerah dengan daerah lainnya perlu diperkuat. Itu dianggap penting dalam upaya stabilisasi harga agar terkereknya inflasi beras tak berkepanjangan.

“Tapi memang mekanisme kelembagaan dan operasionalisasi dari daerah itu rerata belum siap. Bagaimana daerah bisa menyubsidi untuk transportasi pengangkut logistik beras. Tahun lalu memang dilakukan, tapi tidak efektif. Padahal anggaran sudah dialokasikan. Penguatan koordinasi penting dan perlu, apalagi kerja sama antardaerah,” tutur Tauhid.

Diketahui sebelumnya Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, mencatat angka inflasi komoditas itu secara tahunan (year on year/yoy) sebesar 13,76%, tertinggi sejak Oktober 2015.

“Secara tahunan, inflasi beras 2023 ini merupakan inflasi tahunan tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Terakhir kali inflasi beras tertinggi itu terjadi pada Oktober 2015 yaitu sebesar 13,44%,” ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini dalam konferensi pers, Jumat (1/9).

Baca Juga :  Perbuatan Bursok, Diduga Melanggar Kode Etik, Berimplikasi Merusak Citra ASN

Tingkat inflasi beras secara tahunan tersebut memberikan andil pada tingkat inflasi umum sebesar 0,41% (yoy). Hal itu sekaligus menjadi yang tertinggi dibanding komoditas lain seperti rokok kretek filter 0,21%, bawang putih 0,08%, daging ayam ras dan rokok putih masing-masing 0,07%. Beras juga menjadi komoditas penyumbang inflasi tertinggi secara bulanan (month to month/mtm).

BPS mencatat komoditas tersebut mengalami inflasi 1,42% (mtm) dan memberikan andil pada inflasi umum 0,05% (mtm). Adapun pada Agustus 2023, tingkat inflasi umum secara bulanan tercatat -0,02% (mtm), alias deflasi. Sementara secara tahunan BPS mencatat terjadi inflasi sebesar 3,27% (yoy), naik dari Juli 2023 yang tercatat 3,08% (yoy).

Kondisi beras yang mengalami inflasi baik secara bulanan maupun tahunan tersebut turut terekam dalam hitungan tahun berjalan (year to date/ytd). Selama 8 bulan ini, komoditas itu tercatat mengalami inflasi 7,99%. Sementara itu, pemerintah memastikan ketersediaan beras akan mencukupi. Pasokan beras di Bulog ditargetkan berkisar 2 juta ton hingga akhir tahun.

Adapun stok beras di gudang-gudang Bulog saat ini berkisar 1,6 juta ton. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, cadangan beras di perusahaan logistik milik negara diupayakan ditambah untuk memenuhi kebutuhan.

“Sampai akhir tahun pengadaan sudah fix (bertambah) 400 ribu ton,” kata Airlangga saat konferensi pers Rakornas Pengendalian Inflasi Tahun 2023 di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (31/8). Upaya pengendalian harga beras juga sedianya telah diwacanakan pengambil kebijakan melalui bantuan sosial tambahan berupa beras mulai Oktober 2023.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
PUTUSAN MK: PRAJURIT TNI PIDANA UMUM WAJIB DIADILI DI PENGADILAN UMUM,Langkah Bersejarah Menuju Kesetaraan di Hadapan Hukum ,

dito

17 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Putusan Mahkamah Konstitusi yang mewajibkan revisi UndangUndang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer menjadi sorotan penting dalam peta reformasi hukum nasional.   Putusan yang menyatakan bahwa prajurit TNI yang melakukan tindak pidana umum harus diadili di peradilan umum ini dinilai sebagai tonggak konstitusional yang menegaskan prinsip negara hukum: tidak ada satu pun …

Blunder Politik Gibran Buah Konspirasi Ketum Partai

Dhio Justice Law

15 Okt 2026

NasionalPos. com – Jakarta — Pengamat kebijakan publik Chazali H. Situmorang (CHS) menilai desakan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka harus diarahkan kepada para ketua umum partai politik, bukan semata-mata kepada fraksi-fraksi di DPR RI. Menurutnya, para ketua umum memiliki pengaruh besar dalam menentukan sikap politik partai sehingga harus bertanggung jawab atas keputusan maupun sikap …

Di Momentum Hari Musium Nasional, H. Waspada SAg MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, Himbau Musium Bisa Jadi Ajang Edukasi Anak

dito

13 Okt 2026

NasionalPos.com, Bogor- Pada setiap tanggal 12 Oktober, di peringati sebagai peringatan Hari Musium kemarin, oleh karena itu, terkait dengan hal tersebut, kepada wartawan, H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor dan Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta., Selasa, 13/10/2026 di Bogor, ia mengatakan bahwa tentu musium sangat bermanfaat dan sangat penting bagi anak …

Makan Anggaran Rp1,4 Miliar, Proyek Jalan di Pesisir Barat Malah Diduga Caplok Lahan Mantan Bupati

Taufik Hidayat

12 Okt 2026

Pesisir Barat — Pembangunan proyek jalan menuju rumah sakit di Kabupaten Pesisir Barat yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 senilai Rp1,4 miliar tengah menjadi sorotan publik. Proyek tersebut diduga dibangun di atas lahan pribadi milik mantan Bupati Pesisir Barat, H. Agus Istiqlal, tanpa izin. Protes Langsung di Lokasi Proyek Pemilik lahan, H. …

Pernikahan RINI ANGGRAENI dan AZHAR DZULFIQAR di BANDUNG Berlangsung Megah, Karangan Bunga Tokoh Publik Curi Perhatian

- Banyuwangi

11 Okt 2026

BANDUNG, NASIONALPOS.COM — Suasana penuh kebahagiaan dan kemeriahan menyelimuti pernikahan Rini Anggraeni, S.Tr.Kes., dan Azhar Dzulfiqar, S.T., yang berlangsung pada Minggu (11/10/2026) di Maison Grande, Bandung, Jawa Barat. Perhelatan istimewa ini menjadi momentum bersejarah bagi kedua mempelai untuk memulai perjalanan baru dalam membangun rumah tangga. Pernikahan tersebut berlangsung dengan nuansa elegan, memadukan kesakralan prosesi dengan …

Dugaan Penarikan Kendaraan oleh Debt Collector di Banyuwangi, WOM Finance Diminta Buka Dasar Hukumnya

- Banyuwangi

11 Okt 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS. COM – Penarikan satu unit mobil Toyota Avanza tahun 2009 bernomor polisi DK 1156 IS di wilayah Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, tepatnya di depan Masjid Arohman, menuai keberatan dari pemilik kendaraan, (RR). Mobil yang disebut dibeli melalui pembiayaan WOM Finance tersebut diduga telah ditarik paksa oleh pihak ketiga yang disebut sebagai debt …

x
x