Home » Nasional » Polda NTB Tegaskan Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Narkoba

Polda NTB Tegaskan Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Narkoba

Eni 09 Jan 2025 202

 

Mataram – nasionalpos.com ll Direktur Narkoba Polda NTB, Kombes Pol. Deddy Supriadi, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya pemberantasan narkoba di Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal tersebut disampaikannya dalam forum Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Polda NTB di Hotel Lombok Raya, Mataram, pada Rabu, 8 Januari 2024. Forum ini mengusung tema “Bersama Berantas Narkoba di Provinsi NTB”.

Kombes Pol. Deddy Supriadi menjelaskan bahwa Direktorat Narkoba Polda NTB telah mengadopsi pendekatan pre-emptive, preventive, dan repressive dalam menghadapi permasalahan narkoba. Kendati terbatasnya anggaran menjadi tantangan utama, ia memastikan bahwa pihaknya tetap berkomitmen penuh dalam menjalankan semua strategi tersebut. “Dari pembahasan awal tadi sudah tergambar pentingnya kegiatan pre-emptive, preventive, dan repressive. Meski terkendala anggaran, kami tetap berkomitmen untuk melaksanakan pemberantasan narkoba secara menyeluruh,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya validasi informasi sebagai dasar dalam menindaklanjuti laporan peredaran narkoba. Berbagai metode, seperti undercover buy dan controlled delivery, terus dilakukan untuk membongkar jaringan narkoba di wilayah NTB. Namun, ia mengakui tantangan yang kerap dihadapi adalah kurangnya alat bukti yang memadai. “Kami pastikan setiap informasi yang masuk akan didalami melalui penyelidikan. Namun, kesulitan sering muncul ketika alat bukti belum mencukupi untuk menindaklanjuti laporan tersebut,” jelasnya.

Baca Juga :  Protes Aktifitas Tambang Galian C, Kantor Wali Nagari Koto Rawang Disegel Warga

Dalam forum ini, Kombes Pol. Deddy juga menekankan bahwa upaya pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Kolaborasi antara Polda NTB, Badan Narkotika Nasional (BNN), lembaga swadaya masyarakat (LSM), organisasi pemuda, dan masyarakat umum sangat diperlukan untuk mencapai visi bersama dalam meminimalkan peredaran narkoba. “Tidak mungkin Polda NTB, BNN, atau pihak lainnya bekerja sendiri. Kita harus sepakat untuk bergerak bersama. Kolaborasi ini adalah kunci untuk mencapai visi meminimalkan peredaran narkoba di NTB,” katanya.

Sebagai bagian dari peningkatan kinerja, Kombes Pol. Deddy mengusulkan evaluasi berkala yang dilakukan setiap tiga bulan dalam FGD. Evaluasi ini diharapkan dapat menjadi kontrol sekaligus bahan perbaikan bagi kinerja Direktorat Narkoba Polda NTB maupun pihak-pihak terkait lainnya. “Kegiatan evaluasi berkala ini penting sebagai kontrol dan bahan perbaikan bagi kinerja Direktorat Narkoba Polda NTB maupun pihak-pihak lain yang terlibat,” tambahnya.

Baca Juga :  Obligasi Daerah dan Masa Depan NTT: Apakah Kita Sudah Cukup Kompeten?

Mengakhiri pernyataannya, Kombes Pol. Deddy menekankan bahwa keberhasilan pemberantasan narkoba tidak diukur dari siapa yang paling hebat, melainkan dari sinergi yang terjalin di antara semua pihak. “Bukan berbicara siapa yang hebat, tapi bersama-sama itulah yang membuat kita hebat,” tutupnya.

Forum ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi lintas sektor untuk memerangi peredaran narkoba di NTB, sekaligus menjadi momentum untuk mengedepankan kerja sama yang lebih solid dalam mencapai tujuan bersama memberantas peredaran gelap narkoba di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

**Kabid Humas Polda NTB**

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dewas KPK Diminta Selidiki dan Klarifikasi Tudingan Terhadap Faisal Assegaf

Dhio Justice Law

18 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Barang bukti disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan aktivis Faisal Assegaf terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Jendral Bea Cukai terus menuai polemik. Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof, TB Massa Djafar mengungkapkan kekawatirannya terhadap KPK yang dicurigai publik telah diintervensi kekuatan politik untuk membungkam kelompok sipil …

Sorotan Publik Terhadap Sultan Madura, H.Her

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

17 Apr 2026

NASIONALPOS.com | PAMEKASAN – Nama Khairul Umam atau yang lebih dikenal dengan sapaan akrab Haji Her, pemilik dari Bawang Mas Group, kini menjadi sorotan publik usai dirinya diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada April 2026. Pemeriksaan ini memunculkan berbagai spekulasi di tengah publik, terutama karena yang bersangkutan selama ini dikenal getol memperjuangkan terbentuknya …

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III Perkuat Seluruh Pos Keamanan serta Rest Area di PT Freeport Indonesia

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

17 Apr 2026

  NASIONALPOS.com | Papua – Pascaserangan mendadak dan mematikan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, TNI bahkan menyiagakan kendaraan tempur taktis, salah satunya panser Anoa Pindad, di sejumlah titik PT Freeport Indonesia. Dengan mengenakan senjata lengkap, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyambangi Rest Area Mile 50 PT Freeport …

Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Dewi Apriatin

11 Apr 2026

*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka*   Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Dewi Apriatin

10 Apr 2026

Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …

Hampir Setahun Jalan di Tempat, Laporan Dhofir di Banyuwangi Disorot Publik

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI,  NASIONALPOS.COM – Mandeknya Penegakkan hukum kembali mencuat. Kali ini datang dari penanganan kasus dugaan pencemaran nama baik dan ancaman melalui media sosial yang dilaporkan oleh Dhofir, pemilik akun TikTok Pasopati Jatim. Hampir satu tahun berjalan, laporan tersebut disebut tak kunjung bergerak signifikan. Dalam keterangannya kepada awak media, Dhofir secara blak-blakan menilai kinerja penyidik Subdit …

x
x