Home » Headline » Politisi Golkar Mendorong Kemenpora Tingkatkan Pembangunan Kepemudaan dan Olahraga

Politisi Golkar Mendorong Kemenpora Tingkatkan Pembangunan Kepemudaan dan Olahraga

dito 28 Mar 2023 117

NasionalPos.com, Jakarta- Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mengatakan Komisi X mendorong Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk melakukan berbagai hal berkaitan dengan peningkatan kepemudaan dan olahraga di Indonesia. Salah satunya adalah dengan berkoordinasi dengan berbagai kementerian/lembaga lain dalam upaya meningkatkan seluruh indikator dalam Indeks Pembangunan Pemuda.

“(Indikatornya) yaitu pendidikan, kesehatan/kesejahteraan, lapangan dan kesempatan kerja, partisipasi dan kepemimpinan, serta gender dan diskriminasi.” ujar Hetifah saat membacakan kesimpulan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi X dengan dengan Eselon I Kemenpora RI, di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa 28/3/2023.

Baca Juga :  Gercep, Anggota Satlantas Polres Lumajang Bantu Evakuasi Truk Mogok di Jalan Raya Ranuyoso

Lebih lanjut, Kemenpora juga diminta untuk memasukkan program dan kegiatan yang berbasis keagamaan dalam pelaksanaan program dan kegiatan penguatan ideologi kebangsaan. Selain itu, Hetifah menambahkan, bahwa program peningkatan partisipasi olahraga dan kebugaran masyarakat harus lebih difokuskan kembali.

“Sebagai dasar dalam mendukung program-program Indonesia Bugar yang tertera dalam DBON (dokumen rencana induk tentang arah kebijakan pembinaan dan pengembangan olahraga nasional).” imbuh Politisi Fraksi Partai Golkar itu. Diketahui, DBON merupakan program yang diluncurkan pada 9/9/2021 bertepatan pada perayaan Hari Olahraga Nasional.

Baca Juga :  Polres Lumajang Jaga Keamanan Kedatangan Calon Jamaah Haji Kloter 48

Terakhir, dalam pelaksanaan program prioritas pembinaan usia dini dan peningkatan prestasi atlet pada sentra-sentra latihan, hal tersebut dikatakan Hetifah harus dilaksanakan dengan didukung oleh anggaran yang sesuai dengan target dan tujuan DBON. (*dit)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Tragedi Little Aresha Yogyakarta, Catatan Penting Bagi Orang Tua, Masyarakat dan Pemerintah

dito

29 Apr 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

Negara di Era Perang Narasi: Negara Kalah karena Kehilangan Narasi (1)

Dhio Justice Law

26 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI)   NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …

Unjuk Rasa Terbesar? 5.000 Massa Siap Padati Kantor Bupati Banyuwangi

- Banyuwangi

25 Apr 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Sekitar 5000 massa direncanakan akan turun ke jalan dalam sebuah aksi unjuk rasa besar yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 6 Mei 2026 di Depan Kantor Bupati Banyuwangi. Aksi ini digelar sebagai bentuk tuntutan masyarakat yang mendesak agar Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi segera mengundurkan diri dari jabatannya. Koordinator aksi,Mohamad Amrullah,S.H.M.Hum. menyampaikan bahwa …

x
x