- HeadlineDewas KPK Diminta Selidiki dan Klarifikasi Tudingan Terhadap Faisal Assegaf
- Top NewsBupati Garut Buka Rakar GTRA 2026 dan Kenalkan Skema Baru Redistribusi Lahan
- NasionalSorotan Publik Terhadap Sultan Madura, H.Her
- NasionalKomando Gabungan Wilayah Pertahanan III Perkuat Seluruh Pos Keamanan serta Rest Area di PT Freeport Indonesia
- daerahFKPPI Kota Bandung Gelar Halal Bihalal dan Pererat Silaturahmi

Polusi Udara Yang Buruk Harus Ditangani Dengan Serius
NasionalPos.com, Jakarta- Adanya laporan dari laman IQAir pada Minggu (13/8/2023) kemaren lusa, yang menyebutkan Jakarta dan daerah sekitarnya menempati urutan pertama kota dengan kualitas udara terburuk di dunia, Mengutip laman IQAir, Senin (14/8/2023) hingga pukul 10.20 WIB, Jakarta berada di urutan ketiga sebagai kota paling berpolusi di dunia. Kualitas udara di Jakarta masuk kategori tidak sehat. “Konsentrasi PM 2.5 di Jakarta saat ini 11,8 kali nilai panduan kualitas udara tahunan WHO,” demikian keterangan laman IQAir.
Hal itu sontak memicu adanya reaksi tanggapan dari berbagai pihak, salah seorang diantaranya adalah Faisal Saleh pemerhati Hati Lingkungan Hidup dari LSM Biru Voice.
Saat di hubungi Wartawan, ia mengatakan bahwa Polusi udara di kawasan Jabodetabek sudah luar biasa parahnya, oleh karena itu kondisi tersebut harus diingatkan lebih keras kepada pengelola pemerintahan pusat mau pun daerah, Dengan kondisi udara yang buruk dan suhu udara yang ekstrem, harusnya pemerintah daerah kawasan Jabodetabek dan juga Pemerintah Pusat menetapkan status berbahaya bagi kesehatan, dan segera mengambil langkah-langkah tegas, cepat dan tepat.
“Pemerintah Daerah Jabodetabek dan juga Pemerintah Pusat semestinya mengambil kebijakan yang tegas, komprehensif dan signifikan untuk menangani polusi udara beserta dampaknya, jangan hanya parsial dan lamban, karena ini permasalahan sangat vital bagi kehidupan Masyarakat, apakah harus menunggu jatuhnya korban yang lebih banyak sehingga baru ada penanganan yang serius dan optimal?.” Ucap Faisal Saleh kepada wartawan, Selasa, 15 Agustus 2023 di Jakarta.
Menurut Faisal Saleh, dari informasi yang dia peroleh menyebutkan bahwa salah satu penyebab semakin parahnya polusi udara di Jakarta dan sekitarnya adalah pencemaran lintas batas dari Provinsi Banten dan Jawa Barat merupakan kontributor utama pencemaran udara di Kota Jakarta. Hingga saat ini setidaknya ada 16 PLTU berbasis batubara yang berada tak jauh dari Jakarta. Sebarannya sebanyak 10 PLTU berlokasi di Banten, sedangkan enam lainnya di Jawa Barat, Sedangkan industri manufaktur yang tercatat pada tahun 2019, total ada 418 fasilitas ditemukan dalam radius 100 kilometer dari daerah metropolitan Jakarta.
Hal itu, lanjut Faisal Saleh, dapat di contohkan pada industri manufaktur di kawasan Marunda, Jakarta Utara, yang masih menggunakan batubara untuk bahan bakar energi listriknya, abu dari hasil pembakaran batubara tak dikelola dengan baik padahal lokasinya dekat permukiman Masyarakat, oleh karena itu pengelolaan operasional pembangkit listrik tenaga batubara harus dikontrol secara ketat dan berkala agar tidak mencemari udara, serta juga harus benar benar dipikirkan, pada wilayah padat penduduk ini harus cari alternatif pembangkit tenaga listrik ramah lingkungan, jika perlu tenaga nuklir dapat menjadi alternatif sebagai energi pembangkit listrik yang ramah lingkungan.
“Jika PLTU dengan menggunakan batubara sulit dikendalikan agar tidak mencemari udara, maka patut dipikirkan Pembangkit Tenaga Listrik alternatif, misalnya bertenaga nuklir, yang lebih ramah lingkungan , dan sudah mestinya hal ini menjadi perhatian serius dari pemerintah,.”tukas Faisal Saleh.
Akan tetapi, sambung Fasial Saleh, yang memprihatinkan, justru sikap pemerintah daerah, pemerintah pusat, maupun para anggota DPR dan juga DPRD, bahkan juga partai politik, nyaris tidak pernah menyentuh persoalan pencemaran udara dari sektor industri energi dan manufaktur, Padahal kontribusi cemarnya lebih besar daripada penggunaan transportasi, komersial, dan domestic,
oleh karena itu guna menanggulangi masalah polusi udara dan demi menyelamatkan kehidupan Masyarakat dari ancaman munculnya berbagai penyakit, maka diperlukan langkah solusinya, yakni pemerintah, politisi, anggota wakil rakyat, pengusaha dan seluruh kalangan masyarakat mesti menganggap polusi udara merupakan masalah serius, karena itu tak ada solusi lain kecuali menekan industri agar mengendalikan penggunaan batubara, kemudian juga mengendalikan energi bahan bakar minyak agar dapat menekan emisi, kemudian secara perlahan menggantinya ke energi yang nol emisi, serta tak kalah penting untuk mencegah polusi udara tersebut melalui kegiatan uji emisi bagi semua bentuk kendaraan bermotor yang dilaksanakan secara tegas, berkala dan transparan.
“ Selain itu, yang tidak boleh dilupakan adalah penegakkan supremasi hukum terhadap siapapun yang melakukan tindakan merusak lingkungan hidup, melalui pencemaran udara, ini penting sekali diterapkan dan ditegakkan.”tandas Faisal Saleh.
Di akhir perbincangan, Faisal Saleh juga mengingatkan bahwa isu lingkungan harus menjadi tema utama siapapun dan pada momen apapun, bahkan juga dalam pelaksanaan pemilu 2024 serentak mendatang harus menjadi issu utama prioritas bagi para peserta pemilu, caleg, capres-cawapres, cagub-cawagub dan juga calon kepala daerah hingga calon kepala desa sekalipun, masalah lingkungan hidup tidak boleh dikesampingkan melainkan harus menjadi perhatian serius dan prioritas untuk dijaga, dilindungi serta dicegah berbagai perilaku yang merusak lingkungan hidup.
“Kondisi Polusi Udara yang sangat parah dan buruk ini, saya sangat berharap bisa menjadi Pelajaran berharga bagi pengambil kebijakan maupun juga bagi Masyarakat, agar menjadikan masalah Polusi Udara parah dan buruk yang dapat mencemari Lingkungan Hidup harus ditangani secara serius .”pungkas Faisal Saleh.
Dhio Justice Law
18 Apr 2026
NasionalPos.com, Jakarta – Barang bukti disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan aktivis Faisal Assegaf terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Jendral Bea Cukai terus menuai polemik. Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof, TB Massa Djafar mengungkapkan kekawatirannya terhadap KPK yang dicurigai publik telah diintervensi kekuatan politik untuk membungkam kelompok sipil …
Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H
17 Apr 2026
NASIONALPOS.com | PAMEKASAN – Nama Khairul Umam atau yang lebih dikenal dengan sapaan akrab Haji Her, pemilik dari Bawang Mas Group, kini menjadi sorotan publik usai dirinya diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada April 2026. Pemeriksaan ini memunculkan berbagai spekulasi di tengah publik, terutama karena yang bersangkutan selama ini dikenal getol memperjuangkan terbentuknya …
Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H
17 Apr 2026
NASIONALPOS.com | Papua – Pascaserangan mendadak dan mematikan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, TNI bahkan menyiagakan kendaraan tempur taktis, salah satunya panser Anoa Pindad, di sejumlah titik PT Freeport Indonesia. Dengan mengenakan senjata lengkap, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyambangi Rest Area Mile 50 PT Freeport …
Dewi Apriatin
11 Apr 2026
*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka* Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …
Dewi Apriatin
10 Apr 2026
Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …
- Banyuwangi
07 Apr 2026
BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM – Mandeknya Penegakkan hukum kembali mencuat. Kali ini datang dari penanganan kasus dugaan pencemaran nama baik dan ancaman melalui media sosial yang dilaporkan oleh Dhofir, pemilik akun TikTok Pasopati Jatim. Hampir satu tahun berjalan, laporan tersebut disebut tak kunjung bergerak signifikan. Dalam keterangannya kepada awak media, Dhofir secara blak-blakan menilai kinerja penyidik Subdit …
21 Nov 2024 1.701 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.402 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.286 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
23 Jul 2025 1.220 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
28 Jul 2025 1.215 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
09 Jul 2025 1.176 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.085 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.