Home » Headline » Persiapan KTT ASEAN di Tiga Lokasi Ditinjau PJ Gubernur DKI Jakarta

Persiapan KTT ASEAN di Tiga Lokasi Ditinjau PJ Gubernur DKI Jakarta

dito 29 Apr 2023 92

NasionalPos.com, Jakarta– Penjabat (PJ) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono meninjau langsung tiga lokasi dan jalur yang nantinya dijadikan tempat menyambut tamu negara menjelang KTT ASEAN ke-42.

Adapun lokasi yang dikunjungi area Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Bandara Udara Internasional Soekarno-Hatta dan kawasan Gelora Bung Karno (GBK).

Heru mengatakan, peninjauan ini untuk mempersiapkan dan menyambut para delegasi dan kepala negara menjelang KTT ASEAN pada September 2023 mendatang.

“Selama perjalanan kami berdiskusi. Pertama terkait beautifikasi jalur yang akan dilalui seperti  perapian jalan dengan pengaspalan, bahkan perapian trotoar. Termasuk di jalur Thamrin, Gatot Subroto dan area GBK,” katanya, Sabtu (29/4).

Baca Juga :  Diduga Tidak Adanya Transparansi BPP BBM dan Penerima Subsidi BBM, Di Ungkap Politisi PDI-P

Selain itu, Heru juga melakukan pengecekan titik potensial terhadap iklan luar ruang atau videotron agar bisa dioptimalkan dengan memasang dan mempromosikan iklan KTT ASEAN.

“Sudah kami catat videotron atau LED. Sesuai permintaan panitia nasional Ibu Menteri Luar Negeri untuk optimalkan iklan, agar nantinya tampil menggaungkan KTT ASEAN,” ujarnya.

Heru menuturkan, pihaknya juga akan menyiapkan putra putri sekolah untuk menyambut para delegasi dan kepala negara pada waktunya. Nantinya para siswa ini akan menggunakan pakaian adat tradisional sambil membawa bendera negara ASEAN.

Baca Juga :  Polda NTB Laksanakan Pembinaan Zona Integritas Di Polres Sumbawa, Wujudkan WBK Dan WBBM

“Kami juga akan menyiapkan seni pertunjukan tradisional sebagai bentuk keberagaman Indonesia. Kemudian kami siapkan Abang None Jakarta dan anak-anak sekolah menggunakan pakaian adat seperti adat Betawi,” tuturnya.

Ia menyampaikan, kesiapan menyambut tamu negara menjelang KTT ASEAN ini sudah hampir mencapai 99 persen. Hanya tinggal menyiapkan sajian-sajian yang bernuansa lokal atau tradisional.

“Persiapan sudah 99 persen, tinggal kami  menyiapkan sajian makanan bernuansa lokal. Kami bersama Banten menyiapkan dan merapikan agar nuansanya lebih meriah,” tandasnya.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

TB Massa: Indonesia Gagal Bangun Demokrasi

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …

x
x