- daerahSambut HUT ke-25, Demokrat Sumbar Gelar Donor Darah dan Aksi Langit Biru
- daerahKawal Demokrasi Tingkat Pekon, Polsek Pesisir Utara Pastikan Kampanye Aman
- daerahPoros Rawamangun Desak Aparat Hukum, Usut Rp 50 Milyar APBD 2026 Pemprov DKI Jakarta, Untuk Pembangunan RSUD Cakung
- Top NewsHUT ke-59 RSIA Restu Ibu, Siapkan Pengembangan Menuju Rumah Sakit Umum
- daerahJaga Kondusivitas Pilratin, Kasat Reskrim Polres Pesibar Ingatkan Masyarakat Hindari Konflik dan Pelanggaran Hukum

PP-ISKA Gelar Refleksi Kemerdekaan RI ke 79 Soroti Persoalan Bangsa & Solusinya
NasionalPos.com, Jakarta- Bertempat di Executive Lounge Gedung Utama Lt. 5 Kampus 1 Universitas Tarumanegara Jakarta, Senin, 26 Agustus 2024 malam, Presidium Pusat Ikatan Sarjana Katolik (PP-ISKA) menggelar acara Kuliah Umum: Refleksi Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tema Menjunjung Martabat Kemanusiaan dan Kesetaraan,
Dalam kata sambutannya, Dr. Luky A. Yusgiantoro, B.Sc., M.Sc., Ph.D. Ketua Presidium Pusat Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) mengatakan bahwa martabat kemanusiaan adalah hak dasar yang melekat pada setiap individu, tanpa memandang latar belakang suku, agama, ras, atau golongan. Martabat ini harus dihormati dan dilindungi oleh setiap elemen masyarakat, termasuk oleh negara. Di tengah perkembangan global yang semakin kompleks dan dinamis.
“Kita dihadapkan pada berbagai tantangan yang berpotensi mengancam nilai-nilai kemanusiaan ini. Di sinilah pentingnya kesetaraan, sebagai prinsip yang memastikan bahwa setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi dan berkembang, tanpa diskriminasi,”ucap Dr. Luky A. Yusgiantoro, B.Sc., M.Sc., Ph.D.
Lebih lanjut ia mengatakan sebagai sarjana Katolik Indonesia, memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi garda terdepan dalam upaya menjunjung martabat kemanusiaan dan mewujudkan kesetaraan. Pendidikan yang di tempuh bukan hanya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kita,
“Tetapi juga untuk mengasah kepekaan kita terhadap isu-isu sosial yang ada di sekitar kita. Kita harus mampu menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai kebaikan, keadilan, dan kemanusiaan ke tengah masyarakat. “Tukasnya.
Diskusi yang dipandu oleh R. Wahyu Handoko, S.Sos, MM. ini, menghadirkan tiga narasumber, yang masing-masing menyampaikan paparan makalahnya dihadapan sekitar 150-an orang audiens dari kalangan dosen maupun mahasiswa yang memenuhi ruangan acara tersebut.

Pada kesempatan pertama, Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan, M.T., M.M., I.P.U., ASEAN Eng. Rektor Universitas Tarumanagara, menyampaikan paparannya lebih menyoroti persoalan Tantangan & Peluang Pendidikan di Indonesia.
Menurutnya, dunia Pendidikan di Indonesia telah dihadapkan pada berbagai tantangan antara lain; Akses dan kesetaraan, Sumber Daya Manusia (Dosen dan Tendik), kualitas dan relevansi kurikulum, pembiayaan dan keberlanjutan, Penelitian dan Inovasi Teknologi dan Transformasi Digital, Kepemimpinan dan Tata Kelola serta Isu-isu Sosial maupun Kemanusiaan, tidak hanya persoalan tantangan saja, yang di hadapi dunia Pendidikan, melainkan juga munculnya dosa pendidikan di Indonesia, yakni kekerasan seksual, perundungan, intoleransi, korupsi serta narkoba.
“Baik tantangan maupun lima dosa Pendidikan tersebut dapat di tanggulangi dengan memegang teguh nilai-nilai Pancasila dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, seketat apapun pengawasan dalam masyarakat, kalau tidak adanya keteguhan dalam menjalankan nilai-nilai Pancasila, maka apa yang kita lakukan adalah sia-sia belaka,” ucap Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan, M.T., M.M., I.P.U., ASEAN Eng, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Dosen Katolik Indonesia.
Selain itu, lanjutnya, yang lebih penting dari itu adalah mengubah cara pandang, lihat sisi positif dan peluang terhadap satu persoalan, dengan kata kuncinya berpikir holistik, Komprehensif dan beyond, untuk kesejahteraan bersama, yang tentunya semua itu kembali pada value dan visi/ missi suatu perguruan tinggi ataupun sekolah.
“Penanaman Value pada dunia Pendidikan di Indonesia ini, sangat penting dan sangat strategis untuk menjawab tantangan maupun peluang di masa kini dan di masa mendatang, sebaik apapun kebijakan jika tanpa di dasari sebuah value, maka penerapannya tidak sesuai harapan, itulah pentingnya value. “ tandas Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan, M.T., M.M., I.P.U., ASEAN Eng.
Selanjutnya, narasumber ke dua, yakni D. Nicky Fahrizal Peneliti Hukum dan Keamanan – Departemen Politik dan Perubahan Sosial Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Jakarta, dalam penyampaian paparannya, ia mengemukakan mengenai Situasi Politik Nasional dan Pilkada,
Dalam perkembangannya dewasa ini, situasi politik Nasional telah terjadi fenomena autocratic legalism (legalisme otokratis) yang merupakan Tindakan para otokrat memanipulasi hukum dan memanfaatkan kelemahan atas demokrasi konstitusional demi kepentingan mempertahankan kekuasaan, sedangkan dalam prakteknya menerapkan Constitutional hardball yang merupakan tindakan Permainan keras konstitusional oleh aktor politik lewat cara-cara legal dan agresif untuk mencapai tujuan politik, sehingga dapat mengaktivasi kelas menengah dalam ruang publik pasca pandemi Covid-19
“Sedangkan situasi politik pilkada mendatang juga merupakan Residu kompetisi Pilpres, yang kemudian mengalami kejutan yang mengubah konstelasi politik melalui lahirnya Putusan MK No. 60 dan 70 tahun 2024 “ungkap D. Nicky Fahrizal
Menurutnya, Pra-Putusan MK terjadi suatu kondisi di mana Koalisi Indonesia Maju (KIM) berusaha membangun koalisi solid untuk Pilkada DKI Jakarta 2024, dan di daerah besar, kemudian mendorong terciptanya satu kondisi yang memperkeruh, yakni konsep kekuasaan eksekutif tunggal (unitary executive power), suatu tindakan sepihak dan solid seorang Presiden untuk menegakkan hukum atau UU yang merupakan konsekuensi konstitusional bersumber dari sumpah jabatan Presiden, tentunya hal ini berdampak negatif pada pelaksanaan Pilkada, yakni adanya intervensi kekuasaan terhadap cabang kekuasaan lainnya (Legislatif dan Yudikatif) mobilisasi instrumen negara penggunaan anggaran negara dan transfer daerah untuk agenda politik.
“Tentunya situasi tersebut mengancam merusak demokratisasi yang sedang berkembang di masyarakat, oleh karena itu untuk menyelamatkan demokrasi maka kontestasi Pilkada akan semarak dan ruang demokrasi perlu diisi kembali dengan gagasan dan etika politik,”tandas D. Nicky Fahrizal.
Sedangkan sebagai narasumber terakhir, Dr. Ir. Donny Yoesgiantoro, M.M., M.P.A Ketua Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia, dalam paparannya mengemukakan mengenai keterbukaan informasi publik, yang merupakan prinsip penting dalam tata kelola pemerintahan yang baik. Keterbukaan informasi publik tidak hanya penting untuk akuntabilitas dan transparansi, tetapi juga untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pemerintahan.
Menurutnya merawat komitmen kebangsaan dari sudut pandang keterbukaan informasi publik adalah tentang memastikan bahwa pemerintah dan badan publik beroperasi dengan transparansi, akuntabilitas dan partisipasi masyarakat, selain itu manfaat dari keterbukaan informasi publik adalah : Keterbukaan informasi publik juga berperan penting dalam mencegah korupsi. Dengan akses yang lebih luas terhadap informasi, masyarakat dapat mengawasi dan melaporkan tindakan yang mencurigakan.
“Karena itulah, penerapan keterbukaan informasi public sangatlah strategis tidak hanya mendukung pemerintahan yang baik dan bersih tetapi juga memperkuat rasa kebangsaan dan komitmen nasional.”pungkas Dr. Ir. Donny Yoesgiantoro, M.M., M.P.A.
dito
24 Okt 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Terkait dengan adanya temuan dugaan adanya dana Rp 50 Milyar bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026 Pemprov DKI Jakarta, yang semestinya peruntukkannya membangun Rumah Sakit Daerah Cakung, yang total membutuhkan biaya Rp 400 milyar, namun hingga saat ini pembangunan fisiknya belum ada, Maka kepada wartawan, Rudy Darmawanto SH Ketua Umum Poros Rawamangun, …
dito
21 Okt 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Gagasan awal mengenai Hari Santri diusulkan oleh kalangan pesantren, yang kemudian diperkuat usulannya oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang kemudian di resmikan oleh Presiden Jokowi, bahwa tanggal 22 Oktober di tetapkan sebagai Hari Santri Nasional melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015 guna mengenang jasa para ulama dan santri. Terkait dengan situasi …
dito
21 Okt 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, masyarakat Indonesia merasakan mengenai upaya penegakan hukum, maka terkait dengan hal itu Ralian Jawalsen, S.H seorang praktisi hukum. kepada wartawan, Rabu, 21/10/2026, di Jakarta. Ia mengatakan bahwa Pemerintahan Presiden Prabowo- Gibran selama dua tahun ini telah terjadi kemunduran dalam penegakan hukum. …
- Banyuwangi
20 Okt 2026
BANYUWANGI, NASIONALIS. COM – Gelombang penyampaian aspirasi masyarakat di Kabupaten Banyuwangi diperkirakan bakal menjadi sorotan. Kantor Hukum Rifki Pria Hartawan Usman, S.H. & Rekan secara resmi menyampaikan pemberitahuan aksi damai yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 26 Oktober 2026, di depan Kantor Polresta Banyuwangi. Dalam surat pemberitahuan tertanggal 19 Oktober 2026 yang ditujukan kepada Kapolresta Banyuwangi, …
dito
19 Okt 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Transisi energi menjadi isu global yang mendesak karena meningkatnya kesadaran terhadap dampak negatif perubahan iklim. Beberapa negara telah mempraktikkan transisi ke energi baru dan terbarukan (EBT) dengan baik, seperti Swedia, Jerman dan Selandia Baru, demikian di ungkapkan oleh narasumber tunggal: Dr Natalis Situmorang pada Webinar bertajuk Bedah Buku Transisi Energi di Indonesia, Sabtu, …
- Banyuwangi
19 Okt 2026
Banyuwangi, Nasionalis.com – Penanganan empat laporan polisi di Polresta Banyuwangi menjadi perhatian tim kuasa hukum yang mendampingi pelapor berinisial DPS dan IBP. Mereka meminta kejelasan mengenai perkembangan penanganan perkara yang mencakup dugaan tindak pidana terkait urusan keluarga, keuangan, dokumen hak atas tanah perusahaan, hingga penerimaan dana yang dipersoalkan. Sebagai tindak lanjut, tim kuasa hukum menyatakan …
21 Nov 2024 2.525 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.926 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
28 Jul 2025 1.675 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
17 Mei 2022 1.672 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
23 Jul 2025 1.577 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.527 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.339 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.