Home » Headline » Praktisi Hukum : Pernyataan Ganjar Soal Jebloknya Penegakan Hukum di Era Jokowi, Diduga Tidak Berdasarkan Data & Fakta Yang Akuntabel

Praktisi Hukum : Pernyataan Ganjar Soal Jebloknya Penegakan Hukum di Era Jokowi, Diduga Tidak Berdasarkan Data & Fakta Yang Akuntabel

dito 20 Nov 2023 226

NasionalPos.com, Jakarta- Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo mengkritik penegakan hukum era Presiden   Jokowi, ia menyebut nilai rapor penegakan hukum serta hak asasi manusia (HAM) pemerintahan Presiden Jokowi saat ini jeblok, oleh karena itu, Ganjar memberi nilai rapor lima untuk era Presiden Jokowi atas penegakan hukum yang terjadi saat ini,

Hal itu disampaikan Ganjar saat pemaparan gagasannya di acara Ikatan Alumni (IKA) Universitas Negeri Makassar (UNM) yang digelar di Hotel Four Points by Seraton Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu 18/11/2023 pekan lalu.

Pernyataan Ganjar tersebut, memicu munculnya respon dari berbagai kalangan Masyarakat, salah seorang diantaranya dari Andi Darwin Ranreng, SH,MH seorang praktisi hukum, saat ditemui wartawan, ia mengatakan dirinya sangat prihatin terhadap pernyataan Ganjar yang menyebut rapor merah penegakan hukum di era Jokowi, pasalnya pernyataan tersebut disampaikan diduga hanya berdasarkan asumsi subyektif tanpa data akurat, sehingga diduga ada sentiment negatif yang melatarbelakangi pernyataan tersebut.

“Kami sangat menyayangkan pernyataan dari Mas Ganjar tersebut, karena diduga dia hanya mendasarkan penilaian itu dari asumsi, yang tidak didukung oleh data dan fakta yang akurat maupun akuntabel, sehingga hal itu dapat berimplikasi menimbulkan persepsi negatif dari Masyarakat.”ungkap Andi Darwin Ranreng, SH,MH kepada pers, pada hari Senin, 20 November 2023 di Jakarta.

Baca Juga :  Kejaksaan Agung Memeriksa 1 Orang Saksi Terkait Perkara Impor Gula

Menurut Andi, dalam memberikan penilaian terhadap kinerja penegakkan hukum dan HAM di era Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin, selain di dasarkan dan didukung data yang akurat maupun fakta yang dapat dipertanggungjawabkan, seharusnya mas Ganjar , jangan menilainya secara parsial atau case per case melainkan mesti memberikan penilaian secara komprehensif.

Pasalnya bicara soal kinerja itu sangat erat kaitannya dengan kebijakan, regulasi, peraturan hingga operasional implementasi dari regulasi tersebut, dalam memberikan penilaian juga mesti ada tolok ukurnya, maupun parameternya, dan juga harus ada pembuktian secara ilmiah, misalnya melalui survey atau jajak pendapat dll.

“Sedangkan mas Ganjar tidak pernah melakukan survey mengenai kondisi kinerja penegakkan hukum di Era Kepemimpinan Jokowi, kok bisa memberikan penilaian jeblok, ini kan aneh dan tidak mendasar, ya, saya menduga mas Ganjar terjebak oleh penggiringan opini negatif terhadap kinerja penegakkan hukum di Era Jokowi, kalau itu terjadi, ini bisa menjadi senjata makan tuan bagi mas Ganjar, karena bisa saja masyarakat berbalik menilai pernyataan mas Ganjar itu hoax atau subyektif yang didasarkan pada kepentingan kontestasi pilpres 2024.”tukas Andi Darwin Ranreng, SH, MH.

Baca Juga :  Dalam Suratnya, DPRKP Provinsi DKI Jakarta Menilai RUALB P3SRS Apartemen Puri Kemayoran Tanggal 12 Agustus 2023 Tidak Sesuai Pergub No.132/2018

Padahal, lanjut Andi, realitasnya dari hasil survei Litbang Kompas yang dirilis Agustus 2023 lalu, masalah penegakan hukum itu mencapai 64 persen tertinggi sepanjang pemerintahan Pak Jokowi, kemudian  kepuasan masyarakat pada penegakkan hukum mencapai 61,9% responden, selain itu regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah Jokowi-Ma’ruf Amin, dalam hal upaya penegakkan hukum, juga semakin memperlihatkan betapa seriusnya Presiden Jokowi dalam hal penegakkan hukum,

Ditambah lagi dengan adanya kepercayaan publik yang terus meningkat terhadap kinerja jajaran Korps Adyaksa (Kejaksaan) maupun terhadap kinerja institusi Kepolisian yang juga terus mengalami peningkatan karena dua institusi penegak hukum tersebut berhasil mengukir prestasi yang memenuhi harapan Masyarakat dalam hal penanganan dan penyelesaian kasus dan juga perkara besar maupun sulit.

“Ya, kami sangat berharap di arena kontestasi Pilpres 2024 mendatang jangan ada lagi pernyataan penilaian terhadap suatu kondisi maupun kinerja tanpa data dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan, dan jangan terjebak dengan penciptaan maupun penggiringan opini negatif, sehingga memicu memunculkan asumsi negative dan bisa memicu konflik, semoga Mas Ganjar tidak mengulangi pernyataan yang tidak berdasarkan data dan fakta yang akuntabel serta kredibel.”pungkas Andi Darwin Ranreng, SH, MH.

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Kawal Demokrasi Tingkat Pekon, Polsek Pesisir Utara Pastikan Kampanye Aman

Taufik Hidayat

24 Okt 2026

Pesisir barat – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang pelaksanaan Pemilihan Peratin (Pilratin), Polsek Pesisir Utara melaksanakan pengamanan kegiatan kampanye di Pekon Penengahan, Kecamatan lemong, Kabupaten Pesisir Barat. Sabtu, 24/10/2026. Kegiatan pengamanan tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan kampanye berjalan dengan aman, …

Poros Rawamangun Desak Aparat Hukum, Usut Rp 50 Milyar APBD 2026 Pemprov DKI Jakarta, Untuk Pembangunan RSUD Cakung

dito

24 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Terkait dengan adanya temuan dugaan adanya dana Rp 50 Milyar bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026 Pemprov DKI Jakarta, yang semestinya peruntukkannya membangun Rumah Sakit Daerah Cakung, yang total membutuhkan biaya Rp 400 milyar, namun hingga saat ini pembangunan fisiknya belum ada,   Maka kepada wartawan, Rudy Darmawanto SH Ketua Umum Poros Rawamangun, …

Jaga Kondusivitas Pilratin, Kasat Reskrim Polres Pesibar Ingatkan Masyarakat Hindari Konflik dan Pelanggaran Hukum

Taufik Hidayat

23 Okt 2026

  Pesisir Barat –  Kontestasi Pemilihan Peratin (Pilratin) di sejumlah pekon di Kabupaten Pesisir Barat tak lama lagi akan dimulai. Tahapan pesta demokrasi di tingkat pekon tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin yang akan mengemban amanah dan membawa arah pembangunan pekon ke depan. Menjelang pelaksanaan Pilratin, masyarakat diharapkan dapat mengikuti seluruh tahapan dengan …

Resmi Dibuka ; Warga Kini Bisa Lapor Langsung ke Kapolda Lampung Lewat Hotline Ini

Taufik Hidayat

22 Okt 2026

Lampung – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung membuka layanan pengaduan masyarakat melalui hotline “Lapor Pak Kapolda Lampung”. Layanan tersebut menjadi saluran bagi masyarakat untuk menyampaikan pengaduan, informasi, maupun aspirasi secara langsung. Informasi mengenai layanan tersebut disampaikan melalui materi publikasi Polda Lampung menampilkan Kapolda Lampung Brigjen Pol Yustan Alpiani. Dalam publikasi itu, masyarakat dapat menghubungi hotline pengaduan …

Momentum Peringatan Hari Santri Nasional, Jadikan Santri Berani dan punya Kemampuan Hadapi Tantangan Zaman

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gagasan awal mengenai Hari Santri diusulkan oleh kalangan pesantren, yang kemudian diperkuat usulannya oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang kemudian di resmikan oleh Presiden Jokowi, bahwa tanggal 22 Oktober di tetapkan sebagai Hari Santri Nasional  melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015 guna mengenang jasa para ulama dan santri.   Terkait dengan situasi …

Perkuat Kualitas Penegakan Hukum, Polres Pesisir Barat Jalani Supervisi Semester II Ditreskrimum Polda Lampung

Taufik Hidayat

21 Okt 2026

Pesisir Barat – Polres Pesisir Barat melaksanakan kegiatan Supervisi Semester II TA 2026 dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung pada hari Rabu (21/10/2026) pukul 09.00 WIB s.d. selesai, bertempat di Aula Polres Pesisir Barat. Kegiatan supervisi tersebut diikuti oleh seluruh personel Reskrim dari Polres Pesisir Barat dan Polres Lampung Barat yang dipusatkan di …

x
x