Home » Nasional » Pro dan Kontra PIK 2 di Himbau Presiden RI Lebih Pro Untuk Rakyat Menurut Prof. SUTAN NASOMAL

Pro dan Kontra PIK 2 di Himbau Presiden RI Lebih Pro Untuk Rakyat Menurut Prof. SUTAN NASOMAL

Syamsul Bahri 30 Nov 2024 121

 

Nasionalpos.com

Pembangunan PIK 2 apakah sudah sesuai dengan prinsip tata kota yang ideal

Setiap pembangunan itu di atur oleh regulasi
Diutamakan bermanfaat untuk masyarakat luas. Melindungi hak hak sosial masyarakat. Prospek kedepannya bagaimana untuk masyarakat. Apakah masyarakat akan mendapatkan kesejahteraan dampak adanya PIK 2 dan keamanan selanjutnya. Juga harus diperhatikan kebutuhan yang lain agar tidak terganggu baik sumber air masyarakat atau akses jalan serta drainase agar tidak terjadi banjir. Kebutuhan dan kemudahan menuju sekolah atau kepasar dari akses jalan juga harus di atur.

Maka banyak hal yang perlu dipertimbangkan agar tidak terganggu roda ekonomi masyarakat setempat dan tidak mengalami kesulitan dengan akses jalan yang di tutup oleh pagar serta perlunya kemudahan dalam mencari pekerjaan untuk masyarakat setempat.

Pemerintah harus mengambil langkah langkah kongkrit menolong masyarakat nelayan serta masyarakat lokal, harus ada perhatian ke masyarakat lokal di sekitar PIK 2 adalah orang kecil dan nelayan atau petani. Bila untuk kepentingan pembangunan tetapi masyarakat malah harus di gusur dan tidak mendapatkan keuntungan serta manfaat apa apa.

Maka keadilan itu untuk siapa ?

Masyarakat kehilangan kampungnya, kehilangan jejak tradisi budaya asli di wilayahnya, bila tergusur maka para keluarga asli setempat tercerai berai dan terpisah. Majelis majelis ilmu agama dan tempat sarana Ibadah yang biasa diramaikan oleh anak anak dan remaja harus hilang jejaknya karena tergusur. Mungkin akan semakin bertambah terlihat kesenjangan sosial di sekitar PIK 2

Apa hanya pihak pengembang yang harus untung dan menikmati kemakmuran.

Baca Juga :  Siti Mufattahah: Pinjam dari Pinjol untuk Kebutuhan Konsumtif, Hindari!

Masyarakat INDONESIA saat ini terjadi perbedaan yang menyolok antara pihak yang kaya dan yang miskin. Kesenjangan sosial terlihat dari mewahnya Proyek Nasional PIK 2 dan masyarakat di luar wilayah tersebut. Maka tidak kepuasan masyarakat dengan kebijakan yang di ambil sebagai sikap pemerintah yang akar permasalahan saat ini. Apalagi bila ada cara cara memaksakan ke masyarakat, menguasai tanah masyarakat dan di bayar sangat murah

Prof KH Sutan Nasomal SH,MH juga menyampaikan kepada media sebagai pemerhati Proyek Strategis Nasional (29/11/2024)
Secara pribadi saya juga memperhatikan. Menggali lebih dalam tujuan Proyek Stategis Nasional adalah merubah wilayah yang tidak maju berkembang dirubah menjadi wilayah berkembang dengan anggaran besar dan berjangka panjang. Wilayah utara Banten dan DKI Jakarta serta Bekasi yang tanahnya semakin turun memudahkan banjir besar dengan waktu lama karena permukaan air laut semakin tinggi. Sudah semakin sulit masyarakat luas diwilayah tersebut mengalami dampak tersebut. Semakin lama di biarkan maka akan hilang daratan menjadi lautan. Maka Proyek Strategis Nasional di jalankan dengan bekerja sama dan dilibatkan para pengembang yang sudah berpengalaman hebat. Hal ini mungkin juga pada daerah daerah pulau jawa utara lainnya akan di bangun Proyek Strategis Nasional. Agar daratan di utara pulau jawa tidak hilang karena tanahnya semakin turun dan air laut masuk. Pembangunan adalah solusi yang sangat bagus dengan menjadikan kota kota besar dan baru di seluruh utara pulau jawa. Perlu pembenahan secara jangka panjang menata ulang seluruh utara pulau jawa.

Baca Juga :  Lapas Kelas IIA Jember laksanakan Skrining HIV Bagi 38 Tahanan Baru

Himbauwan dari PROF KH SUTAN NASOMAL SH,MH agar pro kontra pembangunan Proyek Strategis Nasional seperti PIK 2 Presiden RI Bapak Prabowo lebih PRO kepada rakyat.

Masyarakat saat ini sangat butuh lapangan pekerjaan maka sudah sewajibnya Pemerintah yang memiliki kebijakan dan kekuasaan tertinggi menjembatani untuk masyarakat yang terdampak dari Proyek Startegis Nasional agar bisa bekerja di proyek.

Para pedagang berpenghasilan dan bermodal kecil agar bisa usaha kebagian rezeki.

Para penggiat UMKM serta pengrajin juga bisa andil mendapatkan rezeki.

Para anak anak yang sedang mengikuti pendidikan agar mendapatkan akses yang lebih mudah serta sejuknya majelis majelis keagamaan tetap merajut kerukunan di wilayah Proyek Strategis Nasional. Sehingga semua tokoh masyarakat yang berprofesi Mulia dan berilmu yang tinggi tetap mengalirkan kearifan ilmunya dengan mudah. Terbukanya pintu pintu kebaikan dan jalan jalan rezeki untuk masyarakat luas harus hadir dalam Proyek Strategis Nasional. Agar kebersamaan ini terjaga dan mengecilkan rasa cemburu saat ini.

Presiden RI dihimbau agar PRO untuk rakyat dalam melaksakan Proyek Strategis Nasional dan ikut memikirkan bagaimana rakyat di sekitar proyek tidak padam matapencahariannya. Janganlah tembok benteng di bangun setinggi tingginya untuk kawasan mewah dan mengecilkan para tetangga di luar wilayahnya. Kita bangsa yang bertata kerama dan saling menghormati tampa memandang dan memilih milih. Kemajuan sebuah negara tidak akan meninggalkan tatakrama dan budaya aslinya.

(S.Bahri)

Narasumber : PROF KH. SUTAN NASOMAL SH,MH pemerhati Proyek Strategis Nasional

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
KM Fortune Melimpah Disita, Nasib 1 Nahkoda dan 36 ABK Jadi Sorotan

- Banyuwangi

20 Jun 2026

Jakarta, Nasionalpos.com – Tim Kuasa Hukum PT Fortun Berkah Samudra menyampaikan keprihatinan atas penanganan perkara yang saat ini sedang berlangsung terhadap KM. FORTUNE MELIMPAH 99 GT 258. Perkara tersebut tidak hanya berdampak terhadap perusahaan sebagai pemilik kapal, tetapi juga berdampak langsung terhadap 1 (satu) orang nahkoda dan 36 (tiga puluh enam) Anak Buah Kapal (ABK) …

Klarifikasi Dugaan Pungli, SMAN 3 Painan Tegaskan Dana Orang Tua Merupakan Sumbangan Berdasarkan Kesepakatan Bersama

Primadoni,SH

19 Jun 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Mencuatnya dugaan pungutan liar (pungli) di SMA Negeri (SMAN) 3 Painan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), pihak sekolah bersama Komite Sekolah dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Sumatera Barat (Sumbar) memberikan klarifikasi terbuka kepada publik. Mereka menegaskan bahwa dana yang selama ini dibayarkan oleh orang tua siswa bukanlah pungutan liar, melainkan sumbangan yang …

Ketum PP- PPM Paramita: PPM Siap sebagai solusi Ketahanan Nasional di bawah naungan Bacadnas

dito

19 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP-PPM), Patriani Paramita Mulia, SH., LL.M, beserta jajaran dan rombongan diterima dengan sangat baik oleh Kepala Badan Cadangan Nasional (Bacadnas), Letjen TNI Gabriel Lema beserta seluruh pimpinan Bacadnas pada Kamis, 18 Juni 2026 di Markas Besar Badan Cadangan Nasional di Jakarta.   Pada kegiatan ini, Letjen …

PPM – LVRI Gandeng Pemerintah Turki Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Dunia Usaha

dito

14 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat.   Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …

Jelang Muktamar NU: Sebaiknya Cak Imin Fokus Besarkan PKB, Daripada Bertarung di NU

dito

12 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Di tengah semakin semarak nya situasi menjelang penyelenggaraan Muktamar NU yang rencananya di laksanakan pada tahun 2026 ini,   Tersiar info, mengenai para kandidat calon Ketum PBNU, salah satunya, dikabarkan Gus Imin ketua umum PKB akan maju di muktamar NU, demikian di sampaikan Damuri Fikri pengamat politik kepada wartawan, Jumat, 12/6/2026 di Jakarta. …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

x
x