Home » Nasional » Pro dan Kontra PIK 2 di Himbau Presiden RI Lebih Pro Untuk Rakyat Menurut Prof. SUTAN NASOMAL

Pro dan Kontra PIK 2 di Himbau Presiden RI Lebih Pro Untuk Rakyat Menurut Prof. SUTAN NASOMAL

Syamsul Bahri 30 Nov 2024 155

 

Nasionalpos.com

Pembangunan PIK 2 apakah sudah sesuai dengan prinsip tata kota yang ideal

Setiap pembangunan itu di atur oleh regulasi
Diutamakan bermanfaat untuk masyarakat luas. Melindungi hak hak sosial masyarakat. Prospek kedepannya bagaimana untuk masyarakat. Apakah masyarakat akan mendapatkan kesejahteraan dampak adanya PIK 2 dan keamanan selanjutnya. Juga harus diperhatikan kebutuhan yang lain agar tidak terganggu baik sumber air masyarakat atau akses jalan serta drainase agar tidak terjadi banjir. Kebutuhan dan kemudahan menuju sekolah atau kepasar dari akses jalan juga harus di atur.

Maka banyak hal yang perlu dipertimbangkan agar tidak terganggu roda ekonomi masyarakat setempat dan tidak mengalami kesulitan dengan akses jalan yang di tutup oleh pagar serta perlunya kemudahan dalam mencari pekerjaan untuk masyarakat setempat.

Pemerintah harus mengambil langkah langkah kongkrit menolong masyarakat nelayan serta masyarakat lokal, harus ada perhatian ke masyarakat lokal di sekitar PIK 2 adalah orang kecil dan nelayan atau petani. Bila untuk kepentingan pembangunan tetapi masyarakat malah harus di gusur dan tidak mendapatkan keuntungan serta manfaat apa apa.

Maka keadilan itu untuk siapa ?

Masyarakat kehilangan kampungnya, kehilangan jejak tradisi budaya asli di wilayahnya, bila tergusur maka para keluarga asli setempat tercerai berai dan terpisah. Majelis majelis ilmu agama dan tempat sarana Ibadah yang biasa diramaikan oleh anak anak dan remaja harus hilang jejaknya karena tergusur. Mungkin akan semakin bertambah terlihat kesenjangan sosial di sekitar PIK 2

Apa hanya pihak pengembang yang harus untung dan menikmati kemakmuran.

Baca Juga :  Kalapas Lumajang Hadiri Karya Tawur Agung Labuh Gentuh, Panca Wali Krama Lan Pangusaban di Pura Mandara Giri Semeru Agung

Masyarakat INDONESIA saat ini terjadi perbedaan yang menyolok antara pihak yang kaya dan yang miskin. Kesenjangan sosial terlihat dari mewahnya Proyek Nasional PIK 2 dan masyarakat di luar wilayah tersebut. Maka tidak kepuasan masyarakat dengan kebijakan yang di ambil sebagai sikap pemerintah yang akar permasalahan saat ini. Apalagi bila ada cara cara memaksakan ke masyarakat, menguasai tanah masyarakat dan di bayar sangat murah

Prof KH Sutan Nasomal SH,MH juga menyampaikan kepada media sebagai pemerhati Proyek Strategis Nasional (29/11/2024)
Secara pribadi saya juga memperhatikan. Menggali lebih dalam tujuan Proyek Stategis Nasional adalah merubah wilayah yang tidak maju berkembang dirubah menjadi wilayah berkembang dengan anggaran besar dan berjangka panjang. Wilayah utara Banten dan DKI Jakarta serta Bekasi yang tanahnya semakin turun memudahkan banjir besar dengan waktu lama karena permukaan air laut semakin tinggi. Sudah semakin sulit masyarakat luas diwilayah tersebut mengalami dampak tersebut. Semakin lama di biarkan maka akan hilang daratan menjadi lautan. Maka Proyek Strategis Nasional di jalankan dengan bekerja sama dan dilibatkan para pengembang yang sudah berpengalaman hebat. Hal ini mungkin juga pada daerah daerah pulau jawa utara lainnya akan di bangun Proyek Strategis Nasional. Agar daratan di utara pulau jawa tidak hilang karena tanahnya semakin turun dan air laut masuk. Pembangunan adalah solusi yang sangat bagus dengan menjadikan kota kota besar dan baru di seluruh utara pulau jawa. Perlu pembenahan secara jangka panjang menata ulang seluruh utara pulau jawa.

Baca Juga :  Pemkab Tegal Lolos Uji Publik KIP Award Jateng

Himbauwan dari PROF KH SUTAN NASOMAL SH,MH agar pro kontra pembangunan Proyek Strategis Nasional seperti PIK 2 Presiden RI Bapak Prabowo lebih PRO kepada rakyat.

Masyarakat saat ini sangat butuh lapangan pekerjaan maka sudah sewajibnya Pemerintah yang memiliki kebijakan dan kekuasaan tertinggi menjembatani untuk masyarakat yang terdampak dari Proyek Startegis Nasional agar bisa bekerja di proyek.

Para pedagang berpenghasilan dan bermodal kecil agar bisa usaha kebagian rezeki.

Para penggiat UMKM serta pengrajin juga bisa andil mendapatkan rezeki.

Para anak anak yang sedang mengikuti pendidikan agar mendapatkan akses yang lebih mudah serta sejuknya majelis majelis keagamaan tetap merajut kerukunan di wilayah Proyek Strategis Nasional. Sehingga semua tokoh masyarakat yang berprofesi Mulia dan berilmu yang tinggi tetap mengalirkan kearifan ilmunya dengan mudah. Terbukanya pintu pintu kebaikan dan jalan jalan rezeki untuk masyarakat luas harus hadir dalam Proyek Strategis Nasional. Agar kebersamaan ini terjaga dan mengecilkan rasa cemburu saat ini.

Presiden RI dihimbau agar PRO untuk rakyat dalam melaksakan Proyek Strategis Nasional dan ikut memikirkan bagaimana rakyat di sekitar proyek tidak padam matapencahariannya. Janganlah tembok benteng di bangun setinggi tingginya untuk kawasan mewah dan mengecilkan para tetangga di luar wilayahnya. Kita bangsa yang bertata kerama dan saling menghormati tampa memandang dan memilih milih. Kemajuan sebuah negara tidak akan meninggalkan tatakrama dan budaya aslinya.

(S.Bahri)

Narasumber : PROF KH. SUTAN NASOMAL SH,MH pemerhati Proyek Strategis Nasional

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Hari Sumpah Pemuda ke 98 Harapkan Pemuda Berjiwa Patriotik, Gigih, Berempati dan Berakhlak Mulya.

dito

28 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- 98 tahun yang lalu para pemuda Indonesia mengikrarkan janji yang menyatukan perbedaan, menguatkan perjuangan, dan melahirkan tekad untuk berdiri sebagai satu bangsa.   Semangat tersebut dinilai harus tetap hidup dan mewujud dalam pembangunan manusia, begitu pula yang di sampaikan Oleh Dr KH Yusuf Aman MA Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Propinsi DKI …

Poros Rawamangun Ingatkan Kadis Pendidikan DKI Jakarta, Jangan Main-Main Soal Dana Revitalisasi SDN 05 Baru PS Rebo”

dito

28 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Revitalisasi gedung SDN Baru 05 Pagi di Pasar Rebo, Jakarta Timur, yang kondisi gedungnya sangat memprihatinkan itu, ditargetkan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di mulai September 2026 ini, setelah proses perencanaannya berjalan sejak 2023, Akan tetapi hingga saat ini, revitalisasi yang sudah di siapkan dananya Rp 101 Milyar tersebut, belumlah berjalan pembangunan …

Tutup Kejuaraan Taekwondo Piala Dansat Siber TNI: Ini Pesan Ketum PPM-LVRI Berto

dito

27 Okt 2026

NasionalPos.com, Binjai- Tim Taekwondo Tiger Sumatra Binjai meraih juara umum Kejuaraan Taekwondo Piala Dansat Siber TNI yang ditutup Ketua Umum Pemuda Panca Marga (PPM), Berto Izak Deko, di Gedung Olahraga (GOR) Kota Binjai, Jalan Jambi, Minggu (25 Oktober 2026).   Kejuaraan perdana yang digelar Tiger Sumatra Binjai itu diikuti atlet, pelatih, dan penonton dengan antusias. …

Poros Rawamangun Sorot Kualitas Kinerja Inspektorat Pemprov DKI Jakarta Terhadap Dua Proyek Pengadaan di DKI Jakarta

dito

27 Okt 2026

NasionalPos. com, Jakarta-  Tekad Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono, untuk membersihkan di kalangan Pemprov DKI Jakarta dari tindak pidana korupsi, ternyata masih terganjal dengan adanya temuan dua kasus yang hingga saat ini belum ada penetapan tersangka nya, yakni Dua proyek pengadaan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang di temukan oleh BPK.   …

Momentum Peringatan Hari Santri Nasional, Jadikan Santri Berani dan punya Kemampuan Hadapi Tantangan Zaman

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gagasan awal mengenai Hari Santri diusulkan oleh kalangan pesantren, yang kemudian diperkuat usulannya oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang kemudian di resmikan oleh Presiden Jokowi, bahwa tanggal 22 Oktober di tetapkan sebagai Hari Santri Nasional  melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015 guna mengenang jasa para ulama dan santri.   Terkait dengan situasi …

Raport Merah Penegakan Hukum selama 2 Tahun Pemerintah Prabowo-Gibran”

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, masyarakat Indonesia merasakan mengenai upaya penegakan hukum, maka terkait dengan hal itu Ralian Jawalsen, S.H seorang praktisi hukum. kepada wartawan, Rabu, 21/10/2026, di Jakarta.   Ia mengatakan bahwa Pemerintahan Presiden Prabowo- Gibran selama dua tahun ini telah terjadi kemunduran dalam penegakan hukum.   …

x
x