Publik Diajak WHO, Sumbang Ide untuk Nama Baru Penyakit Cacar Monyet
Home » Headline » Publik Diajak WHO, Sumbang Ide untuk Nama Baru Penyakit Cacar Monyet

Publik Diajak WHO, Sumbang Ide untuk Nama Baru Penyakit Cacar Monyet

dito 18 Agu 2022 95

Nasionalpos.com, Jenewa– Diperoleh informasi yang dilansir dari kantor berita Reuters, menyebutkan Para ahli memperingatkan bahwa, nama penyakit cacar monyet dapat memberikan stigma pada hewan primata yang memiliki peran kecil dalam penyebarannya. Stigma tersebut juga dapat meluas ke benua Afrika yang sering dikaitkan dengan hewan primata. Belum lama ini di Brasil, sejumlah orang dilaporkan menyerang monyet karena takut terinfeksi cacar monyer yang saat ini meluas di hampir seluruh belahan dunia.

Terkait dengan kondisi itu, maka Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengundang masyarakat menyumbangkan ide untuk perubahan nama baru cacar monyet. WHO juga meminta agar tidak terlalu memberikan stigma negatif di masyarakat.

Baca Juga :  Soal Peluang Medali dalam Olimpiade 2024 Paris, PBSI Optimis Meraihnya

“Nama penyakit cacar monyet muncul sebelum ada praktik terbaik dalam menamai penyakit, seperti saat ini. Kami benar-benar ingin menemukan nama yang tidak menstigmatisasi,” kata juru bicara WHO, Fadela Chaib, dilansir Aljazirah, Rabu, 17/8/2022 waktu setempat.

Chaib mengatakan, WHO membuka sumbangan ide nama baru untuk penyakit cacar monyet melalui situs web khusus. Menurut Chaib, menemukan nama baru untuk penyakit cacar monyet sangat penting agar tidak membuat pelanggaran terhadap kelompok etnis, wilayah, negara, dan hewan tertentu.

Baca Juga :  Eksportir Berharap Pengaturan DHE Dibuat Lebih Menarik

“Sangat penting kami menemukan nama baru untuk cacar monyet, karena ini adalah praktik terbaik untuk tidak membuat pelanggaran terhadap kelompok etnis, wilayah, negara, hewan, dll,” kata Chaib.

WHO telah menerima usulan nama antara lain, OPOXID-22 yang diajukan oleh dokter darurat Harvard Medical School Jeremy Faust. Bahkan ada yang mengusulkan nama Poxy McPoxface, diajukan oleh Andrew Yi. Nama tersebut merupakan kiasan dari Boaty McBoatface.

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Di Momentum Hari Udara Bersih International, Biru Voice Desak Pemerintah Menjaga Udara Bersih Yang Sudah Semakin Polutif

dito

07 Sep 2026

National pos.com. Jakarta- Mengingat sifat polusi udara yang lintas batas, semua pemangku kepentingan memiliki tanggung jawab untuk melindungi atmosfer bumi dan memastikan udara yang sehat bagi semua orang.     Bekerja bersama, melintasi batas dan batas, antar sektor dan melampaui silo, akan membantu mengurangi polusi udara, meningkatkan keuangan dan investasi untuk langkah-langkah dan solusi kualitas …

Masyarakat Nahdliyyin tidak Hendaki Muktamar NU ke 35 menuju ke 2029

dito

07 Sep 2026

NasionalPos.com-Jakarta Pasca terselenggaranya Muktamar NU ke 35 di Tambak Beras Jombang Jawa Timur, tentunya memicu terjadinya pihak yang tidak setuju dengan hasil Muktamar NU ke 35, terkesan ada campur tangan penguasa hari ini, demikian di sampaikan ustadz Damuri Fikri kepada wartawan, Senin, 7/9/2026 di Jakarta.   “Ya, kesan muktamar NU ke 35 menjadi ajang mencari …

Ketua Dewan Pembina Persatuan Golf Indonesia terima kunjungan Panitia LA Connection charity golf tournamen

dito

05 Sep 2026

NasionalPost.com, Jakarta- Panitia LA Connection charity golf tournamen yang merupakan komunitas para alumni yang pernah kuliah di kota Los Anggeles dan kota kota lain di Amerika Serikat, berencana menggelar kegiatan LA Connection charity golf tournamen di pondok indah golf course pada 28 Oktober 2026 mendatang, demikian disampaikan oleh ketua panitia Sofyan Saleh kepada wartawan, Sabtu, …

Insentif Baru BGN Harus Diikuti Grading SPPG

dito

05 Sep 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Pius Luistrilanang    Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memastikan bahwa insentif Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak lagi disamaratakan sebesar Rp6 juta per hari. “Sekarang tidak, ya, tidak rata semua dapur semua kemudian dibayar Rp6 juta, itu tidak adil,” kata Sudaryono seusai rapat dengan Komisi IX DPR, Kamis, …

Sambut Hari Kejaksaan Nasional, Advokat Andi Darwin R Ranreng, SH, MH Soroti Pentingnya Reformasi Kejaksaan demi Kembalikan Kepercayaan Publik

dito

02 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Menyambut peringatan Hari Kejaksaan Nasional yang jatuh setiap tanggal 2 September, Advokat senior sekaligus pengamat hukum Andi Darwin R Ranreng, S.H., M.H kepada wartawan, Rabu, 2 September 2026 di Jakarta, ia menyampaikan pandangan kritis namun konstruktif mengenai perjalanan dan tantangan Kejaksaan Republik Indonesia di usianya yang ke-81 tahun.   Tokoh hukum yang juga …

RUU Perampasan Aset Di Sorot Praktisi Hukum, Tekankan Kejelasan Kewenangan dan Pencegahan Penyalahgunaan

dito

01 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset Tindak Pidana kembali menjadi perhatian publik.   Kali ini, masalah tersebut di respon Praktisi hukum publik Andi Darwin R. Ranreng, yang kemudian kepada wartawan, ia mengatakan bahwa regulasi tersebut perlu dirumuskan secara komprehensif agar benar-benar menjadi instrumen efektif dalam pemberantasan kejahatan, khususnya korupsi, tanpa membuka ruang penyalahgunaan kewenangan. …

x
x