Home » Headline » Reshuffle Kabinet Merangkul Oposisi Perkuat Pemerintahan

Reshuffle Kabinet Merangkul Oposisi Perkuat Pemerintahan

dito 16 Jun 2022 144

NasionalPos.com, Jakarta- Reshuffle kabinet adalah kebijakan Presiden mengganti atau menambah personil kabinet dengan mempertimbangkan berbagai dimensi kepentingan politik, representasi kekuatan politik, representasi demografi hingga dimensi kinerja pemerintahan, mengotak atik susunan kabinet tidak semudah menyusun bidak bidak catur. Pro dan kontra atas penempatan personil pasti akan muncul akibat perbedaan persepsi, posisi dan kepentingan politik. Ditambah lagi dengan problematika sosial politik kekinian yang perlu diatasi, serta gangguan dari kelompok oposisi maupun kelompok kepentingan lainnya, agar reshuffle kabinet berjalan baik perlu adanya dukungan politik baik dari internal maupun eksternal. Syukur syukur dapat menarik atau mengajak kekuatan politik oposisi menjadi mitra koalisi baru demikian disampaikan Y Widirahardjo Ketum TKR Jokowi-Ma’ruf Amin, saat dihubungi perisaihukum.co.id Kamis, 16 Juni 2022 di Jakarta.

“Menarik kekuatan politik oposisi tentunya akan menambah kekuatan politik. Tapi bagaimanapun juga “no free for lunch”. Ada penukaran yang harus dibayar berupa jabatan politik atau peluang politik. Dengan adanya penukaran politik ini maka aroma “dagang sapi” pada setiap reshuffle akan selalu muncul.”ucap Y.Widiraharjo

Baca Juga :  Komunitas Armada Trevel Pemalang Memberi Dukungan Ke Mansur Hidayat Calon Bupati Pemalang

Menurut Y.Widiraharjo, dalam hal mencermati kebijakan Jokowi melakukan reshuffle kabinet kali ini terlihat lebih condong menggalang kekuatan politik untuk mengamankan berbagai program besar (Mega projek) yang tengah berjalan, utamanya projek Ibu Kota Negara (IKN) “Nusantara”, project infrastruktur, project Strategis Nasional dll.

Dalam menggalang kekuatan politik baru, maka ditariklah PAN dan Partai partai non parlemen menjadi anggota kabinet baik sebagai menteri atau wakil menteri, harapannya adalah menambah kekuatan dan mengurangi potensi lawan, sehingga program kerja presiden tidak lagi terganggu.

“Langkah reshufle tersebut bukan berarti Jokowi terkunci tapi malah Jokowi yang mengunci manuver politik dari kaum oposan sekaligus meredusir kekuatan mereka, Melemahnya kekuatan oposisi memberi keleluasaan Jokowi mengeksekusi program-program ambisiusnya.”tukas Y.Widiraharjo

Baca Juga :  Dibuka Menpora, KLB PSSI Berhasil Memilih Erick Thohir Ketum PSSI Periode 2023-2027 Didampingi Ratu Tisha & Zainuddin Amali Sebagai Waketum

Terbukti, lanjut Y.Widirahardjo, sekarang program-program Jokowi berjalan lancar. Memang ada kendala finansial, tapi kendala itu tidak membuat pemerintahan Jokowi bangkrut, sehingga boleh dikatakan Reshufle kali ini pada dasarnya simbiosis mutualisme, masing masing pihak dapat untung. Pemerintahan Jokowi dapat untung dukungan politik yang semakin kuat di parlemen sehingga mudah meloloskan peraturan perundangan yang dibutuhkan untuk melancarkan terwujudnya program strategis nasional. Partai amanat Nasional juga beruntung dapat “kue” politik yg bisa menjadi logistik pemilu 2024. Tergantung cara main agar kue politik itu bisa “aman” dinikmati.

“Adapun soal “abuse of power” adalah hal biasa dalam perpolitikan dimana saja. Yg penting kata pepatah Jawa : “ngono Yo ngono ning Ojo ngono”.pungkas Y.Widirahardjo. (*dit)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Blunder Politik Gibran Buah Konspirasi Ketum Partai

Dhio Justice Law

15 Okt 2026

NasionalPos. com – Jakarta — Pengamat kebijakan publik Chazali H. Situmorang (CHS) menilai desakan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka harus diarahkan kepada para ketua umum partai politik, bukan semata-mata kepada fraksi-fraksi di DPR RI. Menurutnya, para ketua umum memiliki pengaruh besar dalam menentukan sikap politik partai sehingga harus bertanggung jawab atas keputusan maupun sikap …

Di Momentum Hari Musium Nasional, H. Waspada SAg MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, Himbau Musium Bisa Jadi Ajang Edukasi Anak

dito

13 Okt 2026

NasionalPos.com, Bogor- Pada setiap tanggal 12 Oktober, di peringati sebagai peringatan Hari Musium kemarin, oleh karena itu, terkait dengan hal tersebut, kepada wartawan, H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor dan Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta., Selasa, 13/10/2026 di Bogor, ia mengatakan bahwa tentu musium sangat bermanfaat dan sangat penting bagi anak …

Makan Anggaran Rp1,4 Miliar, Proyek Jalan di Pesisir Barat Malah Diduga Caplok Lahan Mantan Bupati

Taufik Hidayat

12 Okt 2026

Pesisir Barat — Pembangunan proyek jalan menuju rumah sakit di Kabupaten Pesisir Barat yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 senilai Rp1,4 miliar tengah menjadi sorotan publik. Proyek tersebut diduga dibangun di atas lahan pribadi milik mantan Bupati Pesisir Barat, H. Agus Istiqlal, tanpa izin. Protes Langsung di Lokasi Proyek Pemilik lahan, H. …

Pernikahan RINI ANGGRAENI dan AZHAR DZULFIQAR di BANDUNG Berlangsung Megah, Karangan Bunga Tokoh Publik Curi Perhatian

- Banyuwangi

11 Okt 2026

BANDUNG, NASIONALPOS.COM — Suasana penuh kebahagiaan dan kemeriahan menyelimuti pernikahan Rini Anggraeni, S.Tr.Kes., dan Azhar Dzulfiqar, S.T., yang berlangsung pada Minggu (11/10/2026) di Maison Grande, Bandung, Jawa Barat. Perhelatan istimewa ini menjadi momentum bersejarah bagi kedua mempelai untuk memulai perjalanan baru dalam membangun rumah tangga. Pernikahan tersebut berlangsung dengan nuansa elegan, memadukan kesakralan prosesi dengan …

Dugaan Penarikan Kendaraan oleh Debt Collector di Banyuwangi, WOM Finance Diminta Buka Dasar Hukumnya

- Banyuwangi

11 Okt 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS. COM – Penarikan satu unit mobil Toyota Avanza tahun 2009 bernomor polisi DK 1156 IS di wilayah Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, tepatnya di depan Masjid Arohman, menuai keberatan dari pemilik kendaraan, (RR). Mobil yang disebut dibeli melalui pembiayaan WOM Finance tersebut diduga telah ditarik paksa oleh pihak ketiga yang disebut sebagai debt …

Karhula TNBBS Pesisir BARAT Disorot : 2 Hektare Terbakar, Kapolres Turun Langsung – Pembakar Hutan Jangan Berharap LOLOS!!!

- Banyuwangi

08 Okt 2026

PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM  — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, menjadi peringatan keras bahwa ancaman terhadap kawasan hutan tidak boleh dianggap sepele. Sekitar ±2 hektare kawasan hutan terdampak kebakaran, sementara dampak lingkungan masih dalam pendataan. Peristiwa tersebut diketahui pada Rabu, …

x
x