Home / Peristiwa / daerah / Headline / Sosial-Budaya

Minggu, 15 Mei 2022 - 20:07 WIB

Sebanyak 110 Rumah Warga dan Lahan Pertanian Terendam Banjir di Mamuju Tengah, Sulawesi Barat

NasionalPos.com, Mamuju Tengah– Banjir yang terjadi di wilayah Kabupaten Mamuju Tengah menyebabkan 110 rumah dan lahan pertanian warga terendam banjir. Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan meluapnya sungai Karama yang memicu banjir pada hari Minggu (15/5) pukul 10.45 WITA.  Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamuju Tengah tercatat sebanyak 110 KK terdampak kejadian tersebut. Daerah yang penduduknya mengalami dampak yakni Dusun Bajo dan Dusun Along-along di Desa Lemo-Lemo, Kecamaran Pangale, dan juga berdasarkan laporan pemantauan visual terdapat beberapa titik yang masih tergenang banjir, tinggi muka air berkisar antara 50 sentimeter.

Baca Juga  Dukcapil Serahkan 53 Akta Kematian Awak KRI Nanggala 402

Sulitnya akses menuju lokasi terdampak, menjadi kendala yang ditemui, akan nampaknya petugas dan pemerintah setempat saat ini sedang mengupayakan akses transportasi yang dapat digunakan untuk mempermudah penanganan darurat bagi warga terdampak, hal ini disampaikan Hengky  salah seorang petugas BPBD Mamuju, kepada pers, Minggu, 15/5/2022 di Desa Lemo-Lemo, Kecamatan Pangale, Kabupaten Mamuju Tengah.

“Ya, kami mengalami kendala, karena sulitnya akses lokasi berdampak, namun kami tetap bekerja membantu masyarakat yang berdampak akibat banjir ini, mas”ungkap Hengky

banjir di mamuju tengah edit

Selain itu, imbuh Hengky, saat ini, untuk penanganan bencana ini, BPBD juga melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat untuk melakukan monitoring dan pendataan dilokasi kejadian. Hal ini bertujuan untuk menjadi acuan dalam pengambilan langkah percepatan penanganan banjir.

Baca Juga  Update Corona (31/5/2020) Jumlah Pasien Positif 26.473 Orang Dan Meninggal Menjadi 1.613 Orang

Sementara itu, Mengacu kepada prakiraan cuaca dari BMKG untuk dua hari kedepan (17/5) wilayah Mamuju berpotensi hujan ringan pada siang atau malam hari. Oleh karena itu, diharapkan bagi warga yang tinggal disekitar aliran sungai lebih meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Salah satunya, warga dapat melakukan pengecekan secara berkala terhadap kenaikan debit air ketika hujan deras dengan intensitas tinggi dan berdurasi panjang terjadi. Hal ini dilakukan agar langkah-langkah kedaruratan dapat berjalan baik pada saat diperlukan.

Share :

Baca Juga

Irjen Pol Napoleon Bonaparte

Headline

Napoleon Laporkan Majelis Hakim Soal Rekaman Percakapan ‘King Maker’ Djoko Tjandra
virus corona 3

Headline

Update Data Corona (21/10/2020) Korban Jumlah Pasien Positif 373.109 Orang dan Meninggal 12.857 Orang
IMG 20210328 WA0150 copy 640x360

Headline

5 Milyard Potensi Kerugian Negara Berhasil Diselamatkan Patroli TNI AL
Erick Thohir 2

Headline

Ada Apa Menteri BUMN dan Menkes Datangi KPK?
pistol

Headline

Keluarga Korban Penembakan di Papua Minta Kasusnya Dibawa Ke Pengadilan HAM
fgd 2

Headline

TNI AL Gelar FGD Aturan Hukum Aktifitas Militer Asing Di ZEE Indonesia
Busyro Muqoddas

Headline

Muhammadiyah Desak DPR Batalkan RUU Cipta kerja Yang Bertentangan Dengan Moral Konstitusi
Perwakilan Keluarga Ridwan Kamil Kami Ikhlaskan Eril 780x470 1

Nasional

Perwakilan Keluarga Ridwan Kamil: Kami Ikhlaskan Eril