Home » Nasional » Sekber Kirim Surat Ke Beberapa Pihak Terkait Lahan Kompensasi PT BSI, Eko Sukartono : Ini Demi Kepastian Mendapat Informasi Yang Benar

Sekber Kirim Surat Ke Beberapa Pihak Terkait Lahan Kompensasi PT BSI, Eko Sukartono : Ini Demi Kepastian Mendapat Informasi Yang Benar

Eni 12 Jul 2024 74

 

Nasionalpos.com l Banyuwangi – 12/07/2024, Sekretariat bersama (Sekber) yang merupakan gabungan dari Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM) Relawan Jokowi Banyuwangi (REJOWANGI) dan Dewan Pimpinan Wilayah Jaringan Pendamping Kinerja Pemerintah (DPW JPKP) Provinsi Jawa Timur mengirim surat klarifikasi.

Surat klarifikasi tersebut ditunjukan kepada pihak PT Bumi Suksesindo (PT BSI), PT Mereka Copper Gold Tbk (PT MCG), serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Adapun surat klarifikasi yang dikirim Sekber tersebut berkaitan dengan kebenaran lahan kompensasi.

Menurut Eko Sukartono selalu Ketua REJOWANGI, pihaknya menemukan 2 informasi yang bertolak belakang.

“Saya menemukan adanya informasi yang disampaikan salah seorang di sosial media platform TikTok yang intinya menyebutkan jika ada salah satu pelanggaran pada PT BSI, terkait belum melakukan kompensasi lahan hutan dengan luas kurang lebih 18 ribu Hektar (Ha),” jelasnya pada Jumat 12 Juli 2024.

“Sedangkan informasi yang disampaikan pihak PT Merdeka Copper Gold melalui websitenya menyebutkan jika pada bulan November 2023 pihak BSI telah menuntaskan kompensasi lahan dengan luas total 1.990,79 Hektar dimana luas tersebut sudah melebihi kewajibannya karena kewajiban totalnya 1985,72 hektar,” papar aktivis senior di Banyuwangi ini.

Baca Juga :  RUU Perampasan Aset Dapat Menciptakan Efek Jera Memiskinkan Koruptor

Jika dicermati, kata Eko Sukartono, dari 2 informasi tersebut terdapat 2 informasi yang menurut pihaknya sangat bertolak belakang yaitu dari sektor luas dan dari sektor penyelesaian lahan kompensasi.

“Informasi satunya bilang luas lahan pengganti hutan PT BSI kurang lebih 18 ribu, sedangkan pihak satunya bilang tidak lebih dari 2000 luas total lahan penggantinya. Ini kan perlu dicari kebenarannya mana yang yang menyampaikan informasi tidak benar dan mana yang menyampaikan informasi yang benar,” lanjutnya.

“Lalu terkait penyelesaian lahan kompensasi, yang informasi satunya bilang belum melakukan kompensasi lahan hutan, sedangkan satunya bilang sudah menuntaskan lahan kewajiban lahan kompensasi. Ini perlu kita perdalam juga informasi mana yang benar,” terang Eko Sukartono.

Baca Juga :  Wisuda Unhan RI 2025: Lulusan Siap Jadi Pemimpin Visioner dalam Era Perubahan

Lebih lanjut, Eko Sukartono menyebut jika Pemkab Banyuwangi memiliki saham di PT Merdeka Copper Gold dimana perusahaan tersebut merupakan induk dari perusahaan PT BSI, sehingga warga Banyuwangi memiliki hak untuk mendapatkan informasi yang benar.

“Saham Pemkab Banyuwangi sama saja rakyat Banyuwangi yang punya saham, jadi jangan sampai kita menerima informasi yang sifatnya disinformasi karena ini dapat menyesatkan arah pikiran kita dalam melihat sebuah persoalan,” katanya.

Eko Sukartono pun menambahkan jika klarifikasi ini sebagai proses dari kajian pihaknya dalam menentukan langkah untuk mendapatkan kepastian hukum.

“Nanti jika sudah kita dapatkan mana yang benar dan mana yang tidak benar, maka info yang tidak benar dapat kita ambil langkah jalur hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Ini demi hak masyarakat dalam mendapatkan informasi yang benar, akurat, dan valid,” imbuhnya. ***

Redaksi/Tim.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
PPM – LVRI Gandeng Pemerintah Turki Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Dunia Usaha

dito

14 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat.   Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …

Jelang Muktamar NU: Sebaiknya Cak Imin Fokus Besarkan PKB, Daripada Bertarung di NU

dito

12 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Di tengah semakin semarak nya situasi menjelang penyelenggaraan Muktamar NU yang rencananya di laksanakan pada tahun 2026 ini,   Tersiar info, mengenai para kandidat calon Ketum PBNU, salah satunya, dikabarkan Gus Imin ketua umum PKB akan maju di muktamar NU, demikian di sampaikan Damuri Fikri pengamat politik kepada wartawan, Jumat, 12/6/2026 di Jakarta. …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

H. Bagus Machdiantoro Kembali Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua Umum BBC Periode 2026-2031

Suryana Korwil Jabar

07 Jun 2026

Bandung, NasionalPos.com – H. Bagus Machdiantoro kembali dipercaya memimpin organisasi BBC untuk periode 2026-2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam forum pertanggungjawaban dan pemilihan kepengurusan yang digelar di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Minggu (7/6/2026). Terpilihnya kembali H. Bagus menjadi momentum penting bagi organisasi yang telah berdiri sejak tahun 1956 tersebut. Dalam wawancara usai …

Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

x
x