Home » Headline » Sekda DKJ, Marullah Timbulkan Potensi Perpecahan Warga Jakarta?

Sekda DKJ, Marullah Timbulkan Potensi Perpecahan Warga Jakarta?

ridwan umar 23 Okt 2025 753

NasionalPos.com, Jakarta – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DK Jakarta Marullah Matali dianggap memicu potensi perpecahan warga. Isu tersebut makin mencuat pasca gelaran Kongres Istimewa Masyarakat Kaum Betawi (MKB) yang dipimpin Marullah pada 18 Oktober 2025 lalu.

“Ya, Kongres MKB yang dipimpin Pak Sekda, Marullah pada 18 Oktober kemarin itu jelas berdampak pada potensi perpecahan warga Jakarta. Makanya, ada 19 Ormas Betawi yang menolak tapi Marullah tetap menggelar kongresnya,” jelas Mujahidin, Ketua Umum Generasi Muda Islam (Gemuis) Betawi, Rabu (22/10/2025) di Jakarta.

Menurut Mujahidin, potensi perpecahan itu terjadi lantaran adanya upaya Marullah dan sejumlah pihak yang mengambil alih pembentukan Lembaga Adat Masyarakat (LAM) Betawi melalui Kongres ke-2 MKB yang dimotori Marullah.

Padahal, LAM Betawi merupakan program Ormas Betawi yang mendukung Paslon Pramono Anung – Rano Karno saat gelaran Pilkada DKI 2024.

“Jadi, kami dari Ormas-ormas pendukung Mas Pram dan Bang Dul pada Pilkada 2024 lalu sudah membuat kesepakatan tertulis dengan Mas Pram saat Pilkada bahwa jika beliau menang, maka akan mendukung semua program untuk kesejahteraan warga Betawi. Nah, ide itu dituangkan dalam kesepakatan tertulis dan ditanda tangani sendiri oleh Mas Pram sebagai bentuk keseriusan dan komitmen Mas Pram dan Bang Dul yang sudah menjabat Gubernur dan Wagub DKI. Program itu berbentuk LAM Betawi. Jadi, intinya LAM Betawi itu komitmen Mas Pram dan Bang Dul bersama Ormas Betawi yang mendukungnya saat Pilkada DKI dan tidak boleh dijalankan oleh Ormas yang tidak mendukungnya. Sementara, Pak Marullah bersama beberapa pihak dari Ormas lain tidak mendukung Mas Pram dan Bang Dul saat Pilkada, kok tiba-tiba Marullah gelar kongres istimewa dan hasilnya membentuk LAM Betawi? Inilah yang timbulkan potensi perpecahan dan ganggu stabilitas Ibukota, padahal Pak Presiden Prabowo dan juga Gubernur DKI sudah berpesan agar kita semua menjaga kerukunan,” beber Mujahidin.

Ketum Gemuis Betawi, Mujahidin saat memberikan bingkisan sembako kepada warga

Mujahidin pun menyayangkan Marullah yang nota bene menjabat Sekda DKI justru mengambil langkah yang berpotensi menimbulkan perpecahan warganya.

Baca Juga :  BPAI Siap Bantu Yayasan Memberikan Bantuan Hukum Gratis

“Pak Marullah inikan pejabat Sekda DKI, harusnya menjadi motor utama ciptakan ketenangan dan kedamaian, bukan sebaliknya. Apalagi, MKB ini tidak berbadan hukum tapi bisa gelar kongres sampai dua kali? harusnya Pak Marullah paham soal aturan dan semua yang terkait legalitas organisasi dan memberi contoh yang baik kepada warga Jakarta,” imbuh Mujahidin.

Baca Juga :  Karya Bakti TNI Wujud Nyata Pengabdian Prajurit Satgas Pamtas Yonarmed 10/ Bradjamusti Untuk Rakyat di Perbatasan

Sementara itu, Marullah menepis isu tersebut. Menurutnya. Tidak ada perpecahan melainkan sekedar perbedaan cara pandang semata.

“Anda dan saya kan pasti ada perbedaan, Tidak ada manusia yang sama, itu wajar. Jadi, tidak ada itu perpecahan,” jelas Marullah saat dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp, Rabu (22/10/2025) malam.

“Saat ini posisi kita sedang dalam kondisi yang sangat baik. Sama sekali tidak ada perpecahan, pertengkaran maupun perselisihan. Kalaupun terjadi “perbedaan”, itu masih sangat wajar sekali. Saya kira pasti terjadi dimana-mana. Bukan hanya di teman-teman kami di Betawi. Kita semua bertekad agar Betawi Guyub, rempug, kompak dan bersahabat sampai kapanpun juga. Itu menjadi modal dasar kami untuk memberikan support dan dukungan kepada pemerintah, baik pusat maupun daerah. Mohon ini menjadi perhatian kawan2 media serta semua pihak untuk menyongsong Jakarta menjadi “Global City”,” tulis Marullah melalui WhatsApp. (rid)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Respons Aspirasi Pedagang, Pemdes Cipendeuy Buka Dialog Soal Sistem Parkir Pasar Cipeundeuy

Dewi Apriatin

02 Mar 2026

Bandung Barat,NASIONALPOS .COM<>   2 Maret 2026 – Pemerintah Desa Cipendeuy, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat, angkat bicara terkait polemik pemasangan sistem gateway parking di Pasar Tradisional Cipeundeuy yang sebelumnya disebut dilakukan tanpa sosialisasi dan perencanaan matang. Kepala Desa Cipendeuy, Rusmana, menegaskan bahwa proyek tersebut bukanlah kebijakan mendadak. Menurutnya, program itu telah dirancang sejak beberapa bulan …

Momentum Kedua Anas Urbaningrum dalam Pentas Politik Nasional

Dhio Justice Law

01 Mar 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Pesta Demokrasi Tanah Air masih tiga tahun lagi, namun publik mencermati mesin politik mayoritas partai politik mulai dipanaskan. Branding partai dan sosok atau figure pun dibangun. Meski ada pesimis dibenak sebagian publik Tanah Air menyaksikan sepak terjang para elit politik yang kerap mengecewakan dan tak …

Tanda Tangan Ketua DPRD Diduga Dipalsukan, Skandal Undangan PAW Pesibar Memanas: Siapa Aktor Intelektualnya

Admin Redaksi

28 Feb 2026

NASIPNALPOS.com PESISIR BARAT, 28 Februari 2026 – Aroma skandal mencuat dari gedung DPRD Kabupaten Pesisir Barat. Tanda tangan Ketua DPRD dalam surat undangan pertama pelantikan Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD diduga dipalsukan. Kasus yang sempat menjadi bisik-bisik internal kini resmi memasuki babak hukum. Ketua DPRD Kabupaten Pesisir Barat, Mohammad Emir Lil Ardi, atau yang …

Darurat Tak Bisa Menunggu: Dugaan Kelalaian IGD RSUD Cikalong Wetan Uji Kepatuhan Hukum

Dewi Apriatin

27 Feb 2026

Darurat Tak Bisa Menunggu: Dugaan Kelalaian IGD RSUD Cikalong Wetan Uji Kepatuhan Hukum BANDUNG BARAT – Dugaan tersendatnya penanganan pasien sesak napas di IGD RSUD Cikalong Wetan bukan sekadar isu pelayanan. Ini menyentuh jantung kewajiban hukum rumah sakit dalam kondisi gawat darurat. Video yang beredar memperlihatkan kepanikan keluarga yang merasa anaknya tidak segera ditangani. Di …

KOBAR: Pejuang Demokrasi Hingga Misi Kemanusiaan

Dhio Justice Law

26 Feb 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI)   NasionalPos.com, Jakarta – Pada 25 Februari 2026, Komando Barisan Rakyat (KOBAR) genap berusia 11 tahun. Sebagai sebuah organisasi gerakan, perjalanan panjang telah dilalui KOBAR. Ia telah melalui sejumlah fase; Pembentukan, Konsolidasi, ujian internal hingga ujian eksternal. Dalam pengamatan publik, KOBAR pun telah melewati beragam dinamika tak hanya …

Lisda Hendrajoni Tinjau Korban Banjir dan Longsor di Bayang Utara, Salurkan Bantuan Ramadan untuk 31 KK

Primadoni,SH

25 Feb 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Anggota Komisi VIII DPR RI, Lisda Hendrajoni, melakukan kunjungan ke lokasi Hunian Sementara (Huntara) korban banjir dan longsor di Nagari Puluik-Puluik, Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (23/2). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi warga terdampak bencana yang saat ini masih menempati Huntara. Sebanyak …

x
x