Home » Nasional » BPAI Siap Bantu Yayasan Memberikan Bantuan Hukum Gratis

BPAI Siap Bantu Yayasan Memberikan Bantuan Hukum Gratis

Eni 12 Des 2024 68

 

Jakarta – NASIONALPOS.com ll Sutrisno Nurhumaedi, Ketua Departemen Pendidikan dan Pembinaan Masyarakat LKBH BPAI, mengatakan banyak manfaat yang akan diperoleh oleh umat jika Yayasan dan DKM Masjid membuka posko bantuan hukum secara gratis.

“Masalah hukum yang sering dikeluhkan oleh umat kebanyakan adalah masalah utang piutang riba, seperti rentenir, pinjol, leasing, dan Bank,” ucapnya.

“Islam mengajarkan untuk selalu menolong sesama. Dengan adanya posko bantuan hukum, Yayasan dan DKM telah menjalankan ajaran Islam untuk membantu umat yang kesulitan, dalam hal ini adalah kesulitan menyelesaikan hutang riba. Ini akan membawa berkah dan membuat ibadah semakin diterima Allah Subhanahu wa ta’ala,” ujarnya lagi.

Sutrisno ingin posko bantuan hukum ini memberikan ketenangan dan keamanan bagi umat, sehingga mereka bisa fokus beribadah dan bekerja. Ini sejalan dengan nilai-nilai agama yang mengajarkan untuk saling tolong menolong.

Baca Juga :  Bahas Kebebasan Berpendapat Di Era Digital, Komisi I Dukung Implementasi HAM Dalam Pemilu 2024

Youtuber dakwah dengan channel @youtuberhapusriba yang membahas edukasi dan konsultasi hutang riba sekaligus Muballigh IKADI angkatan 15 ini mengatakan, banyak manfaat yang didapatkan oleh umat dari layanan bantuan hukum yang diberikan Yayasan dan DKM diantaranya,

*Umat merasa lebih tenang dan aman.*
Tidak perlu khawatir menghadapi masalah hukum sendiri. Ada tempat mengadu untuk menyelesaikan masalahnya tanpa melanggar hukum agama dan negara.

*Ibadah menjadi lebih khusyuk.*
Pikiran tidak terbebani masalah hukum. Ketika seseorang sedang beribadah, idealnya pikirannya sepenuhnya tertuju kepada Allah SWT. Namun, jika ada masalah hukum yang mengganjal, pikiran bisa terpecah dan fokus ibadah terganggu. Bayangkan seseorang yang sedang sholat, tapi pikirannya terus memikirkan surat panggilan pengadilan atau utang yang menumpuk. Tentu saja, konsentrasi dalam beribadah akan berkurang.

Baca Juga :  PT Bumisari Diduga Menyerobot 1000 Hektar Tanah Negara Sejak 1985, Ketua Forsuba Turun Tangan???.

*Usaha berjalan lebih lancar.*
Tidak perlu takut ditekan atau diteror. Jika seseorang terus-menerus merasa tertekan, hal ini bisa berdampak pada kesehatan mental dan emosional mereka. Akibatnya, kinerja mereka dalam menjalankan usaha bisa menurun dan berdampak pada reputasi bisnis mereka.

*Masyarakat semakin percaya pada masjid* Masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pelayanan masyarakat yang sangat penting. Dengan memberikan berbagai layanan yang dibutuhkan masyarakat, masjid tidak hanya memperkuat iman, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mempererat tali silaturahmi.

“Saya bersama teman-teman pengurus dan anggota LKBH BPAI siap membantu jika ada Yayasan dan Masjid ingin membuka layanan bantuan hukum gratis kepada jama’ah,” pungkasnya.(Red)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
22 Tahun Penantian Berakhir: UU Perlindungan PRT Disahkan, Negara Hadir untuk Pekerja Domestik

dito

23 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PRT) menjadi tonggak historis dalam reformasi kebijakan ketenagakerjaan nasional. Setelah lebih dari dua dekade diperjuangkan, regulasi ini tidak hanya mencerminkan kemajuan legislasi, tetapi juga menjadi bentuk koreksi atas ketimpangan struktural yang selama ini menempatkan pekerja domestik dalam posisi rentan dan minim perlindungan. Secara empiris, urgensi kehadiran UU …

Tantangan Menteri Pertahanan RI ditengah Isu Agama dan Konflik Papua

Dhio Justice Law

22 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera)   NasionalPos.com, Jakarta – Beberapa hari terakhir, negeri tercinta ini dihadapkan pada isu sensitif soal agama dan masalah konflik Papua . Jika pemerintah salah atau abai dalam menangani hal tersebut, maka kedaulatan NKRI taruhannya. Ironisnya, isu agama dan kondisi Papua mencuat di tengah konflik global akibat perang Iran Vs …

Desa Kalibarumanis “Ketuk Pintu” DPRD, Kebun Plasma Lonsum Dipertanyakan: Hak Warga Mandek???

- Banyuwangi

22 Apr 2026

Banyuwangi,  Nasionalpos.com – Pemerintah Desa Kalibarumanis, Kecamatan Kalibaru, secara resmi mengajukan permohonan hearing kepada Ketua DPRD Banyuwangi terkait belum jelasnya realisasi kebun plasma oleh PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (Alas Sukses Estate). Rabu (22/4/2026). Permohonan tersebut tertuang dalam surat tertanggal 20 april 2026 yang ditandatangani Kepala Desa Kalibarumanis, H. Andrian Bayu Donata, S.H. Desa …

Panitia Musda Ke-III Resmi Buka Pendaftaran Bacalon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pesisir Bara

Admin Redaksi

21 Apr 2026

Pesisir Barat NASIONALPOS.com – Panitia Musyawarah Daerah (Musda) Ke- III DPD Partai Golkar Kabupaten Pesisir Barat resmi mengumumkan pembukaan pendaftaran bakal calon Ketua DPD Kabupaten Pesisir Barat untuk masa bakti 2026-20231 mendatang. Pengumuman ini disampaikan melalui konferensi pers yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Pesisir Barat Lampung, pada Selasa 21 April 2026. Ketua …

Aspirasi Warga Banyuwangi Akan Disuarakan di Ibu Kota, Komunitas IWB Siapkan Massa

- Banyuwangi

20 Apr 2026

Banyuwangi ,Nasionalpos.com – Aspirasi warga Banyuwangi dipastikan akan bermuara ke ibu kota. Komunitas Info Warga Banyuwangi (IWB) menegaskan rencana aksi pada 26 April 2026 di Jakarta bukan sekadar wacana, melainkan langkah terukur yang telah melalui prosedur resmi. Pihak IWB menyebutkan, surat pemberitahuan aksi telah dilayangkan dan diterima oleh aparat, termasuk Polres Jakarta Selatan dan Polda …

Dewas KPK Diminta Selidiki dan Klarifikasi Tudingan Terhadap Faisal Assegaf

Dhio Justice Law

18 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Barang bukti disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan aktivis Faisal Assegaf terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Jendral Bea Cukai terus menuai polemik. Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof, TB Massa Djafar mengungkapkan kekawatirannya terhadap KPK yang dicurigai publik telah diintervensi kekuatan politik untuk membungkam kelompok sipil …

x
x