Home » Ekonomi » Selesaikan Investasi Rempang Eco City Secara Humanis

Selesaikan Investasi Rempang Eco City Secara Humanis

dito 20 Sep 2023 128

NasionalPos.com, Batam-  Proyek Strategis Nasional (PSN), merupakan investasi yang sedang digesa oleh pemerintah dengan nilai investasi lebih kurang US$ 11,5 miliar atau sekitar Rp 170- an triliun. Rencananya, melalui investasi ini, akan dibangun Rempang Eco City, oleh produsen kacaChina, Xinyi Glass Holdings Ltd. Perusahaan tersebut telah berkomitmen membangun pabrik pengolahan pasir kuarsa senilai US$11,5 miliar dan menjadikannya sebagai pabrik kaca kedua terbesar dunia setelah di China.

Rencana investasi tersebut, sempat mendapat penolakan dari warga, karena merasa belum mendapat penjelasan secara menyeluruh terkait investasi dimaksud serta merasa seperti dipaksa untuk meninggalkan kampung tempat tinggalnya. Apalagi sebagai warga tempatan merasa hak-hak sebagai warga negara Indonesia terabaikan. Perkumpulan Keluarga Nusa Tenggara Timur ( PK NTT) Kota Batam, merasa berkepentingan untuk meminta pemerintah memenuhi hak-hak masyarakat Rempang yang sudah turun temurun di Pulau Rempang terdampak Proyek Strategis Nasional (PSN).

Hal ini, sebagai wujud keseriusan pemerintah dan mempercepat proses investasi di Rempang dengan langkah dan cara yang humanis, sehingga kehadiran investasi dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitarnya dan proses inventasipun berjalan tanpa aral yang melintang.

Menyikapi Kondisi tersebut,  Ketua Umum PK NTT Kota Batam, Andi S. Mukhtar menyampaikan, bahwa untuk merealisasikan investasi di Rempang, maka pemerintah berkewajiban memenuhi permintaan atau hak-hak dari warga. Bahwa hasil negosiasi serta janji yang telah disampaikan pemerintah agar segera direalisasikan, sehingga ada tingkat kepercayaan dari masyarakat untuk menyetujui segera dilakukannya relokasi.

Pada perkembangannya, Andi menilai bahwa proses komunikasi yang dilakukan oleh pemerintah saat ini,sudah semakin membaik, sehingga diharapkan dapat terwujud sesuai denga apa yang telah diputuskan.

“Maka kami minta agar pemerintah segera mewujudkan keputusan, sehingga masyarakat percaya dengan janji pemerintah. Sudah saatnya masyarakat dikasih bukti atau paling tidak sudah ada proses menuju ke janji-janji yang telah disampaikan oleh pemerintah. Bahkan saya percaya jika komunikasi yang baik dengan warga dan memberikan pemahaman terhadap investasi yang akan dilakukan dan mewujudkan apa yang dijanjikan, maka akan timbul rasa yakin dari warga akanmengikuti keputusan atau kebijakan dari pemerintah terhadap perbaikan kehidupan mereka,” ungkap Andi Mukhtar kepada awak media, Rabu, 20 September 2023 di Batam.

Baca Juga :  Pangdam Kasuari Hadiri Perayaan 14 Tahun Berdirinya Kabupaten Maybrat

Lebih jauh, Andi berharap agar proyek strategis nasional atau pembangunan Rempang Eco City segera terwujud. Hal ini, karena menurut Andi, akan mendatangkan banyak manfaat dan keuntungan untuk Bangsa dan Negara terkhusus untuk warga sekitar dan mohon tenaga kerja sekitarnya menjadi prioritas sesuai dengan kemampuan dan keahlianya.

“Bahwa akan ada penyerapan tenaga kerja yang cukup banyak, bahkan menurut informasi yang kita dengar sampai puluhan hingga ratusan ribu tenaga kerja. Akan ada banyak bisnis-bisnis turunan dan usahausaha lain sebagai pendukung investasidi Rempang Eco City, sehingga akan semakin banyak tersedianya lapangan kerja bagi warga sekitar,” ujar Andi.

Hal senada juga disampaikan penasehat PK NTT Kota Batam, Bali Dalo, kepada wartawan, ia mengatakan, bahwa pada dasarnya, semua orang di Batam, bahkan di Indonesia, pasti mendukung adanya investasi. Apalagi nilai investasi yang digelontorkan ke Rempang, sepanjangsejarah berdirinya Otorita Batam sampai dengan merubah nama menjadi BP Batam, baru kali ini bisa mendatangkan nilai investasi yang besar.

“Saya pikir, semua orang pasti mendukung adanya investasi. Karena dengan investasi pasti mendatangkan kemakmuran atau kemajuan daerah tersebut. Maka dengan sendirinya, masyarakat sekitar pasti merasakan manfaat dan keuntungan dari investasi itu sendiri. Saya melihat ada komunikasi yang kurang bagus diawal rencanapelaksanaan investasi di Rempang, sehingga Rempang menjadi Trending topic hari ini yang menggempar Indonesia”, ujar Bali Dalo yang juga pernah menjadi kuasa hukum Otorita Batam sebelum berubah nama menjadi BP Batam,

Dirinya menilai kehadiran BP Batam sebagai lembaga pemerintah yang bertugas mendatangkan investasi di Batam, seharusnya sudah mensosialisasikan rencana investasi ini, jauh sebelumnya. Walaupun menurutnya pernah ada cerita tentang investasi pada tahun 2004 harus dinyatakan sebagai sebuah cerita lama yang telah berlalu dan hari ini datang kembali investasi Rempang Eco City harus diceritakan sebagai sebuah cerita investari baru yang humanis,

karena yang lama itu mirip dengan hari ini tetapi tidak sama dengan hari ini, sehingga semua orang yang berkepentingan dan terdampak dari investasi ini, memahami dan mengetahuinya.

Menurut Bali Dalo, saat ini telah terjadi pergeseran diskusi dan musyawarah yang ke arah yang lebih baik dan terima kasih kepada pemerintah yang telah berbesar hati mengaku salah melalui ucapan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dan ucapan maaf dari Panglima TNI Laksmana Yudo Margono atas peristiwa yang terjadi di Rempang. “Harapan kami semoga janji-janji yang telah disampaikan atau disepakati dan yang diputuskan dapat diwujudkan sebagaimana mestinya, sehingga kenyamanan hari ini yang mulai dirasakan oleh masyarakat tetap terpelihara dengan baik,” kata Bali Dalo.

Baca Juga :  Ringankan Beban Orang Tua, Yonif 126/KC Bagikan Baju dan Buku Tulis Kepada Anak-Anak Perbatasan

Sementara itu, penasehat PK NTT lainnya, Simon Payong Masan, menilai saat ini,dengan kehadiran beberapa pejabat tinggi dari Jakarta yang turun langsung menemui masyarakat di Rempang, membuat situasi di Kota Batam, kembali kondusif. Maka, Simon Payong Meminta semua pihak untuk menahan diri, apalagi melakukan provokasi yang memperkeruh suasana dan kondisi.

“Jangan pula karena adanya kepentingan politik sehingga melakukan provokasi dan informasi-informasi yang menyesatkan sehingga menambah atau bahkan memperkeruh kondusifitas Kota Batam,” tegas Simon Payung.

“Bahwa ini, murni investasi untuk kemakmuran bangsa dan negara terkhususnya masyarakat di Kota Batam yang berdampak langsung dengan kehadiran investasi di Kota Batam. Jadi kami minta agar investasi ini, jangan dibelokkan hanya untuk kepentingan politik,”tukasnya.

Sedangkan menurut ketua harian PK NTT Kota Batam, Dominggus RR Woge, kepada wartawan, ia menyampaikan rasa prihatin dan rasa simpati atas peristiwa yang terjadi dan menimpah warga Rempang pada umumnya dan meminta warga atau masyarakat di Rempang asal NTT atau keturunan dari NTT yang berdomisili di Rempang agar terus membangun komunikasi dengan semua warga Rempang pada umumnya dengan berprinsip dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung dan tetap menjaga keharmonisan dengan semua pihak dan mengikuti perkembangan dari proses investasi Rempang Eco City ini.

“Kami meminta warga asal NTT yang berdomisili di Rempang ataupun yang berada di Kota Batam dan disekitarnya, agar jangan mudah terprovokasi dengan informasi-informasi yang tidak bertanggujawab, sehingga menambah situasi menjadi tidak kondusif. Kita berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan Rempang Eco City ini, sehingga bisa membuka lapangan kerja buat kita semua dan terkhusus buat saudara kami yang berada di Rempang.” tandas Don Woge

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Era Digital: Mahasiswa Melemah atau Dilemahkan?

Dhio Justice Law

25 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Diirwktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.Com – Mengapa mahasiswa hari ini tidak lagi seganas generasi sebelumnya? Meski demonstrasi masih ada. Kritik masih terdengar. Namun gaungnya tak lagi cukup kuat mengguncang kekuasaan. Lalu muncul kesimpulan sederhana: mahasiswa telah melemah. Padahal persoalannya mungkin lebih dalam. Bisa jadi mahasiswa bukan kehilangan daya, melainkan menghadapi …

Di HUT ke 23, FSAB Serukan Perkuat Soliditas Kebangsaan Dalam Hadapi Badai Krisis Global

dito

25 Mei 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pada setiap tanggal 25 Mei, seluruh pengurus beserta anggota keluarga besar Forum Silahturahmi Anak Bangsa (FSAB) memperingati hari lahirnya FSAB, sebuah organisasi yang memiliki missi menyebarkan “Benih” perdamaian ke masing-masing kelompok yang terkait konflik masa lalu, serta menyuarakan mencegah terjadinya konflik di masa kini dan di masa mendatang. Terkait dengan momentum peringatan Hari …

Warga Jombang Keberatan Adanya Perjudian di Hutan Jati Sendang Rejo;Berharap Kaplores Jombang Ambil Sikap

- Banyuwangi

25 Mei 2026

Jombang, Nasionalpos.com – Perjudian sabung ayam di kawasan hutan jati Sendangrejo Jombang belum tersentuh pihak penegak hukum polres Jombang. Masyarakat sekitar sangat keberatan dengan adanya aktivitas perjudian itu. Seperti yang di katakan salah satu warga sekitar sebut saja (Musdi). Kami sangat keberatan adanya perjudian itu mas,karena adanya perjudian itu berbagai daerah kabupaten lain datang ke …

Ketika Parlemen Kehilangan Suara Rakyat

Dhio Justice Law

24 Mei 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)    NasionalPos.Com, Jakarta – Sejatinya, parlemen adalah wakil rakyat. Tetapi realitas politik hari ini, parlemen sudah tidak mewakili rakyat, bahkan lebih dekat dengan kekuasaan? Fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran tampak berjalan. Namun daya kritis parlemen semakin melemah. Ketika hampir semua kekuatan politik berada dalam lingkar kekuasaan, …

Kajari Baru Banyuwangi Diuji Bongkar “Lingkaran Aman”, Publik Tagih Keberanian Tanpa Tebang Pilih

- Banyuwangi

22 Mei 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Pergantian Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi kali ini tidak lagi dipandang sekadar rotasi jabatan rutin birokrasi. Penunjukan Dr. Farid Gunawan sebagai Kajari baru justru memantik perhatian besar publik yang selama ini menunggu keberanian nyata aparat penegak hukum dalam membongkar berbagai persoalan yang dinilai mengendap tanpa kepastian. Di tengah banyaknya sorotan terhadap dugaan penyimpangan …

Forum Komunikasi Ojol Tertindas Gelar Aksi Unras Bertajuk Revisi Perpres 27 Tahun 2026 atau Reformasi

dito

21 Mei 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Sekitar Ribuan Driver ojol dari wadah taktis bernama Forum Komunikasi Ojol Tertindas (FORKOT) yang merupakan gabungan berbagai Organisasi, Komunitas dan Paguyuban ojol Indonesia melakukan aksi unjuk rasa di depan patung kuda di Jalan Thamrin Jakarta pusat, Kamis, 21/5/2026.   ” Kami dari FORKOT dengan ini menyatakan dengan tegas dan mengapresiasi sikap Pemerintah terhadap …

x
x